GPS Disebut Ganggu Konsentrasi, Begini Kata Driver Ojol

Angga Roni Priambodo

Jum'at, 01 Februari 2019 | 20:42 WIB
GPS Disebut Ganggu Konsentrasi, Begini Kata Driver Ojol
Ilustrasi driver ojol. [suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Larangan berkendara pakai GPS nyatanya sampai ke telinga para driver ojek online (ojol). Beberapa dari mereka yang setiap harinya bekerja di jalanan untuk melayani pelanggan pergi dan pulang dari berbagai keperluan memberikan pendapatnya terkait hal tersebut.

Kebanyakan dari mereka menentang keras larangan tersebut lantaran setiap harinya para driver ojol bekerja dengan mengandalkan GPS. Sebelumnya diketahui Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan aturan tersebut karena pertimbangan keselamatan pengendara. Berkendara dengan menggunakan GPS dianggap bisa mengganggu konsentrasi dan membahayakan keselamatan. 

Sariyo (29) yang telah bekerja selama dua tahun sebagai driver ojol mengaku, GPS tidak mengganggu keselamatan berkendara. Menurutnya, para driver ojol tidak melulu menatap layar handphone saat berkendara di jalan.

Driver ojol di sekitar Stasiun Lempuyangan,Yogyakarta. (Mobimoto.com/Husna Rahmayunita)
Driver ojol di sekitar Stasiun Lempuyangan,Yogyakarta. (Mobimoto.com/Husna Rahmayunita)

"Konsentrasi tergantung drivernya. Kalau sudah hafal jalan kan nggak lihat GPS, paling kalau sudah dekat lokasi baru ngecek. Posisi HP kan juga bisa diatur, ditegakin, dimiringin jadi nggak ganggu konsentrasi" ungkap Sariyo saat ditemui Mobimoto.com di sekitaran Jembatan Layang Lempuyangan, Yogyakarta Jumat (1/2/2019).

Sama halnya dengan Sariyo, Sarmidi (35) yang juga berprofesi seagai driver ojol juga memberikan tanggapan yang serupa. Menurutnya, GPS tidak menganggu konsentrasi, semuanya tergantung cara berkendara masing-masing orang.

"Di zaman canggih ini, semua orang pakai GPS. Kalau dibilang mengganggu konsentrasi ya nggak begitu setuju, tergantung orangnya. Yang penting jangan main HP saat dijalan, tengok kanan kiri dan menepi ketika mendapat orderan," ungkap Sarmidi.

Mobimoto.com/ Husna Rahmayunita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dirjen Perhubungan Darat: Tol Tak Dirancang untuk Sepeda Motor

Dirjen Perhubungan Darat: Tol Tak Dirancang untuk Sepeda Motor

Otomotif | Rabu, 30 Januari 2019 | 19:39 WIB

Beginilah "Keisengan" atas Motor yang Layak Ditiru

Beginilah "Keisengan" atas Motor yang Layak Ditiru

Otomotif | Rabu, 30 Januari 2019 | 16:00 WIB

Motor Boleh Masuk Tol, YLKI : Sesat Pikir! Menggelikan dan Wajib Ditolak

Motor Boleh Masuk Tol, YLKI : Sesat Pikir! Menggelikan dan Wajib Ditolak

Bisnis | Rabu, 30 Januari 2019 | 11:05 WIB

Motor Boleh Masuk Tol, Pemerintah Bahas Teknisnya

Motor Boleh Masuk Tol, Pemerintah Bahas Teknisnya

Bisnis | Rabu, 30 Januari 2019 | 07:26 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×