Dari Putri Guru Otomotif, Tercipta Lampu Hemat Listrik

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 02 Februari 2019 | 11:20 WIB
Dari Putri Guru Otomotif, Tercipta Lampu Hemat Listrik
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Fadhiela Noer Hafiezha (kanan) dan Chaieydha Noer Hafiezha (kiri) menunjukan inovasi lampu darurat hemat energi dan ramah lingkungan karyanya saat jumpa pers di UGM, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (1/2/2019). Lampu darurat yang diberi nama La Helist (Lampu Hemat Listrik) tersebut menggunakan energi dari baterai kecil tipe AAA 1,5 volt, mampu bertahan hingga sekitar 12 jam [ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko].

Suara.com - Memiliki seorang ayah yang berprofesi sebagai guru otomotif SMK di Blora sekaligus menggemari bidang elektronika rasanya menjadi bekal penting bagi kedua kakak-beradik ini. Dua mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM), Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang berhasil menciptakan "La Helist", singkatan dari Lampu Hemat Listrik.

Dikutip dari kantor berita Antara, Fadhiela Noer Hafiezha (20), mahasiswi jurusan Teknik Mesin UGM, dan Chaieydha Noer Hafiezha (23), mahasiswi pascasarjana Fakultas Pertanian UGM, asal Kabupaten Blora, Jawa Tengah berhasil menciptakan inovasi lampu darurat hemat energi, lagi ramah lingkungan.

"Lampu darurat ini awalnya kami kembangkan sebagai pengganti lilin bagi masyarakat Blora, mengingat sering mengalami pemadaman listrik malam hari," papar Fadhiela Noer Hafiezha, di Kampus UGM, Jumat (1/2/2019).

Namun, lanjutnya, pemakaian lilin berpotensi menyebabkan kebakaran bila ditinggal tidur. Itulah alasan keduanya menggarap projek pada awal 2017, yang kemudian diproduksi dalam jumlah besar mulai Agustus 2017.

Spesifikasinya adalah tahan beroperasi 12 jam, dengan baterai tipe AAA 1,5 volt, serta trafo ferit berkonfigurasi lilitan tertentu. Luarannya adalah lampu berdaya 3 watt dan 9 watt dilengkapi saklar dan bisa bekerja tanpa perlu energi listrik PLN. Juga tidak perlu diisi ulang atau melakukan proses charging.

Patut dicatat, trafo ferit itu sendiri diambil dari limbah lampu yang sudah tidak terpakai.

Chaieydha Noer Hafiezha menambahkan, hingga 2019, produksi lampu La Helist telah mencapai 8 ribu unit, dan dipasarkan ke berbagai wilayah di Tanah Air. Dengan harga per unit Rp 50.000 untuk kapasitas 3 watt, serta Rp 90.000 untuk kapasitas 9 watt.

Kilas-balik keberhasilan dua kakak-beradik Chaieydha Noer Hafiezha dan Fadhiela Noer Hafiezha dalam mengembangkan La Helist serta mempekerjakan tiga karyawan dari tetangga sendiri ini tentunya tak lepas dari peran ayah mereka berdua.

"Bapak saya guru otomotif SMK di Blora, akan tetapi menyukai elektronika. Sejak kecil saya sering melihat, dan diajari Bapak mengutak-atik barang-barang elektronik," kisah Chaieydha Noer Hafiezha.

baca juga

Sehingga tak heran, keduanya sukses mengembangkan inovasi ini, meski tidak berhubungan langsung dengan disiplin ilmu yang tengah digeluti oleh Chaieydha Noer Hafiezha maupun Fadhiela Noer Hafiezha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kurangi Bahan Bakar Fosil, Jerman Tutup 84 Pabrik Batu Bara

Kurangi Bahan Bakar Fosil, Jerman Tutup 84 Pabrik Batu Bara

Otomotif | Rabu, 30 Januari 2019 | 19:00 WIB

Polisi Manfaatkan Teknologi Informasi untuk Generasi Milenial

Polisi Manfaatkan Teknologi Informasi untuk Generasi Milenial

Otomotif | Rabu, 30 Januari 2019 | 18:00 WIB

Terbukti: Aturan Ganjil Genap Tidak Pengaruhi Penjualan Mobil

Terbukti: Aturan Ganjil Genap Tidak Pengaruhi Penjualan Mobil

Otomotif | Selasa, 22 Januari 2019 | 14:00 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×