Yuk, Intip Koleksi Motor Garang dari Menteri Susi Pudjiastuti

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 12 April 2019 | 09:15 WIB
Yuk, Intip Koleksi Motor Garang dari Menteri Susi Pudjiastuti
Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan [Suara.com/Muhaimin A Untung].

Suara.com - Sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Ibu Susi alias Susi Pudjiastuti sangatlah keren. Identik dengan slogan "Kalau tidak makan ikan, saya tenggelamkan!", tindakannya juga dilandasi kebijakan tegas. Seperti menenggelamkan kapal asing yang mencuri ikan di perairan Tanah Air.

Ibu Susi paham benar kekayaan alam negeri kita. Termasuk sumber daya alam laut, serta luasnya Indonesia yang dibatasi oleh lautan dan samudera. Karena itu, sebelum menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, latar belakangnya adalah pebisnis, di bidang transportasi udara, serta bidang perikanan.

Perempuan kelahiran Pangandaran, Ciamis, Jawa Barat ini mengerti benar, soal tangkapan ikan laut segar, serta mengirimkannya kepada konsumen tanpa kehilangan banyak waktu di jalan. Itu sebabnya mengapa dahulu ia mendirikan Susi Air, setelah menjumpai kondisi bahwa tangkapan laut segar mesti sesegera mungkin tiba di tangan konsumen. Caranya via transportasi udara.

Lantas bagaimana dengan transportasi darat untuk kesehariannya?

Dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LKHPN) pada tahun 2014, Ibu Susi atau Menteri Susi Pudjiastuti memiliki tiga kendaraan roda empat (R4) dan lima kendaraan roda dua (R2).

Tiga kendaraan R4 terdiri dari dua unit bermerek Mitsubishi, dan Mercedes-Benz E300. Sedangkan untuk R2, ternyata Ibu Susi tak suka motor matik alias transmisi otomatis.

Motor-motor yang dimiliki Menteri Susi Pudjiastuti sungguh epic. Mungkin bisa dibayangkan, saat ia masih menjadi pebisnis hasil laut, tentu tak segan untuk blusukan sendiri menjumpai para nelayan di Pangandaran untuk berinteraksi langsung dengan mereka.

Laman berikut adalah motor-motor garang koleksi Ibu Menteri Susi Pudjiastuti.

Inilah daftar motor-motor itu:

baca juga

1. Honda Win

Motor ini identik dengan sebutan "Tunggangan Pak Lurah" dan sudah eksis sejak 1980-an. Sedangkan yang dimiliki Ibu Susi adalah lansiran 2002 senilai Rp 5 juta.

2. Suzuki TS

Dengan tampilan motor trail, pilihan Ibu Susi adalah lansiran 2005 senilai Rp 6 juta. Bermesin 2-tak kapasitas 123 cc, sanggup memasok tenaga 13 daya kuda.

Suzuki TS 2005 [suzukicycles].
Suzuki TS 2005 [suzukicycles].

3. Honda Revo

Buat yang satu ini, Menteri Susi Pudjiastuti memiliki tiga unit, seluruhnya lansiran 2009 dan setiap unit seharga Rp 7 juta.

Tampilan baru Honda Revo X. [Dok Astra Honda Motor/Suara.com]
Tampilan baru Honda Revo X, generasi baru Revo. Sebagai ilustrasi  [Astra Honda Motor].

Mobimoto.com/Husna Rahmayunita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi 'Rebutan' Warga Filipina dan Indonesia, Menteri Susi Beri Jawaban

Jadi 'Rebutan' Warga Filipina dan Indonesia, Menteri Susi Beri Jawaban

News | Selasa, 09 April 2019 | 18:24 WIB

Menteri Susi Bakal Tenggelamkan 300 Kapal Ilegal Fishing Dalam Waktu Dekat

Menteri Susi Bakal Tenggelamkan 300 Kapal Ilegal Fishing Dalam Waktu Dekat

Bisnis | Selasa, 09 April 2019 | 16:16 WIB

Ikan Tuna Melimpah Berkat Aksi Susi Tenggelamkan Kapal Ilegal Fishing

Ikan Tuna Melimpah Berkat Aksi Susi Tenggelamkan Kapal Ilegal Fishing

Bisnis | Selasa, 09 April 2019 | 14:37 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×