Ternyata, Inilah Jenis Mobil Paling Tepat Buat Diajak Lebaran 2019

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 05 Juni 2019 | 16:00 WIB
Ternyata, Inilah Jenis Mobil Paling Tepat Buat Diajak Lebaran 2019
Suasana pemudik di Pelabuhan Merak Banten, Minggu (2/6/2019) dini hari [Suara.com/Yandhi Deslatama].

Suara.com - Menyebut kata Mudik Lebaran 2019 atau Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, tunggangan di kategori MPV (Multi-Purpose Vehicle) atau SUV (Sport Utility Vehicle) keluar sebagai juara. Apa pasal: kabin yang lega sudah pasti menjadi jaminan untuk mengangkut seluruh anggota keluarga. Sebut saja ayah dan ibu, dua buah hati, satu Asisten Rumah Tangga (ART) atau anggota keluarga lain, serta dua orang yang dituakan, semisal kakek dan nenek. Bisa pula dua sepupu atau rekan.

Toyota New Avanza diluncurkan Selasa (15/1/2019) [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Toyota New Avanza diluncurkan Selasa (15/1/2019). Termasuk kategori MPV [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Namun, ada pula pemudik yang mengandalkan mobil jenis Low Cost Green Car (LCGC) untuk menuju kampung halaman mereka.

Sony Susmana, Direktur Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) memaparkan bahwa mudik menggunakan mobil jenis LCGC sebenarnya kurang tepat. Sebab, kemampuan mobil jenis ini tidak sama dengan lainnya.

"Untuk perjalanan jauh memang kurang pas. Karena mobil LCGC dibuat dengan part yang minim. Artinya, kemampuan tidak sebadak mobil non-LCGC," ujar Sony Susmana kepada Suara.com.

Kendati demikian, Sony Susmana menjelaskan, bukan berarti mobil jenis LCGC tidak bisa dipakai buat mudik. Hanya, pengemudi dituntut untuk paham keterbatasan atau kemampuan kendaraan.

"Atur kecepatan kendaraan sesuai rambu 60 - 80 km per jam. Jangan mengemudi over speed apalagi over tuned. Karena ini membuat kerja mesin semakin berat," kata Sony Susmana.

Terakhir, Sony Susmana menegaskan, jenis kendaraan apapun bebas untuk dipakai mudik, sekalipun LCGC. Namun yang terpenting, pengemudi paham kemampuan kendaraan. Karena masing-masing jenis memiliki handicap yang berbeda saat dipakai perjalanan jauh.

Secara harfiah, mobil LCGC sendiri berarti mobil murah ramah lingkungan. Mobil jenis ini memiliki spesifikasi mesin untuk bahan bakar bensin maksimum 1.200 cc, minimal 1L BBM untuk 20 km, dan bahan bakar solar maksimum 1.500 cc, minimal 1L BBM untuk 20 km.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agar Mobil Tak Overheating Saat Mudik, Perhatikan Komponen Ini

Agar Mobil Tak Overheating Saat Mudik, Perhatikan Komponen Ini

Otomotif | Senin, 03 Juni 2019 | 16:00 WIB

Mudik Lebaran, Ketua YLKI Minta Pertamina Tetap Waspada

Mudik Lebaran, Ketua YLKI Minta Pertamina Tetap Waspada

Otomotif | Senin, 03 Juni 2019 | 13:00 WIB

Agar Handling Makin Paten, Pemudik Perlu Balancing Mobilnya

Agar Handling Makin Paten, Pemudik Perlu Balancing Mobilnya

Otomotif | Senin, 03 Juni 2019 | 12:00 WIB

Terkini

6 Aturan Posisi Tempat Tidur untuk Menjaga Kualitas Tidur Menurut Feng Shui

6 Aturan Posisi Tempat Tidur untuk Menjaga Kualitas Tidur Menurut Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:25 WIB

Tablig Akbar di Monas, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Indonesia

Tablig Akbar di Monas, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Indonesia

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

×