Servis di Bengkel Resmi Lebih Mahal? Begini Penjelasannya

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 06 Juli 2019 | 12:20 WIB
Servis di Bengkel Resmi Lebih Mahal? Begini Penjelasannya
Bengkel Setiakawan Menara Motor, Cilegon. Sebagai ilustrasi bengkel resmi [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - Banyak anggapan bahwa melakukan service di bengkel resmi mengeluarkan biaya lebih mahal. Alhasil banyak pemilik mobil banting setir, beralih ke bengkel non authorized atau non-resmi dalam melakukan perawatan mobil tercinta.

Diler Suzuki di Purwokerto (Suzuki Indomobil Sales).
Diler Suzuki di Purwokerto. Sebagai ilustrasi authorized dealer dilengkapi dengan authorized garage pula [Dok. Suzuki Indomobil Sales].

Menanggapi hal ini, Toto Yulianto, Section Head of Service Administration PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan bahwa biaya yang dikeluarkan untuk melakukan servis di bengkel resmi sebenarnya masih termasuk wajar.

"Bengkel resmi itu bukannya mahal, harga masih reasonable, kok," ujarnya saat diskusi otomotif dalam rangka ulang tahun ke-16 Forum Wartawan Otomotif (Forwot) Indonesia akhir pekan lalu di Bogor.

Ia mengambil contoh, melakukan servis Suzuki Ertiga di bengkel resmi. Dalam 2,5 tahun, yaitu 1.000, 10.000, 20.000, 30.000, 40.000, dan 50.000 km, konsumen masih mendapatkan layanan atau servis gratis.

"Sampai 50.000 km masih untung, karena jasa servis masih gratis," terangnya.

Kemudian Toto Yulianto melanjutkan, total biaya penggantian part selama 2,5 tahun atau dari 0 - 50.000 km hanya senilai Rp 2.368.300 untuk mobil manual dan Rp 2.578.300 untuk jenis transmisi matik.

"Biaya perawatan untuk 2,5 tahun berikutnya juga masih terjangkau," kata Toto Yulianto.

Dirinya menjabarkan, total biaya servis 2,5 tahun berikutnya atau dari 60.000 km hingga 100.000 km untuk ongkos jasanya hanya Rp 2.060.000. Sementara untuk penggantian spare part atau suku cadang selama masa ini mencapai Rp 2.685.700 (manual) dan Rp 2.700.700 (matik).

Sehingga, dari skema ini bisa diperhitungkan, bahwa menggunakan layanan atau servis dari bengkel resmi atau authorized garage tergolong langkah ekonomis.

baca juga

Lokasi bengkel resmi pun mudah dijumpai, yaitu menjadi satu dengan authorized dealer, sesuai konsep pne stop shopping. Bisa pula di lokasi berdekatan beberapa show room resmi, sehingga membuat konsumen tak kesulitan untuk mengunjunginya. Terutama untuk melakukan perawatan berkala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deretan Mitos Tentang Kendaraan Listrik yang Ternyata Salah

Deretan Mitos Tentang Kendaraan Listrik yang Ternyata Salah

Otomotif | Rabu, 03 Juli 2019 | 19:29 WIB

Mitos Kutukan Helm Spesial Pembalap MotoGP, Benarkah?

Mitos Kutukan Helm Spesial Pembalap MotoGP, Benarkah?

Sport | Selasa, 02 Juli 2019 | 17:18 WIB

Servis ke Bengkel Resmi, Motor Orang Ini Dikenai Tarif Hingga Jutaan Rupiah

Servis ke Bengkel Resmi, Motor Orang Ini Dikenai Tarif Hingga Jutaan Rupiah

Otomotif | Jum'at, 28 Juni 2019 | 15:10 WIB

Terkini

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:40 WIB

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Sumut | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:22 WIB

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:07 WIB

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

Sport | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik

Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:02 WIB

Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan

Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:01 WIB

BRI dan BRI Finance Perkuat Pembiayaan Kendaraan lewat BRI KKB Expo 2026

BRI dan BRI Finance Perkuat Pembiayaan Kendaraan lewat BRI KKB Expo 2026

Sulsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:57 WIB

×