Bila Jakarta Gelar Formula E, Pengguna Jalan Raya Beroleh Wacana

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 16 Juli 2019 | 17:30 WIB
Bila Jakarta Gelar Formula E, Pengguna Jalan Raya Beroleh Wacana
Balap single seater Formula E di New York, Amerika Serikat. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Menggelar balap single seater seperti Formula One (F1) di Ibu Kota Jakarta? Mengapa tidak. Beberapa kota di Eropa dan Asia mementaskan kejuaraan ini di sirkuit jalan raya alias sirkuit non-permanen.

Serunya start F1 GP Singapura 2018 di Marina Bay Circuit (16/9/2018) [AFP/Jewel Samad].
Serunya start F1 GP Singapura 2018 di Marina Bay Circuit (16/9/2018) [AFP/Jewel Samad].

Sebutlah gelaran F1 jalan raya yang paling terkenal di Eropa, yaitu Sirkuit Spa-Francorchamps (Belgia) dan Sirkuit Monte Carlo (Monako). Keduanya tergolong sirkuit jalan raya tertua di benua itu.  Kondisi trek bisa digunakan keseharian, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan penyelenggara, yaitu Federation Internationale de l'Automobile (FIA).

Sementara di Asia Tenggara, bisa disebutkan penyelenggaraan F1 GP Singapura. Dan untuk kelas balap formula di bawah kategori F1 dipentaskan antara lain di Macau, Special Administration Region (SAR) China. Rujukannya semua adalah memenuhi persyaratan sirkuit jalan raya dari FIA.

Di Tanah Air, gelaran ini sangat boleh jadi bakal seru, bahkan bisa menjadi wacana bagi pemerintah dan warga untuk semakin akrab dengan tunggangan non-emisi. Pasalnya gelaran yang mendarat di Indonesia adalah Formula-E Championship. Atau balap single seater dengan tunggangan bertenaga listrik.

"Masih dalam pembahasan yang lebih detail," demikian papar Achmad Firdaus, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, seperti dikutip dari kantor berita Antara pada Senin (15/7/2019) yang menyatakan sejumlah jalan raya di Jakarta tengah diuji kelayakannya oleh panitia pada 8 - 9 Juli 2019.

Bila lintasan jalan raya memenuhi kualifikasi FIA untuk gelaran bertajuk ABB FIA Formula E, seperti kutipan dari kantor berita Antara soal uji kelayakan rute, maka ruas di Ibu Kota bakal memberikan poin penting bagi pengguna jalan raya pula.

Pertama, aspal di Ibu Kota memenuhi standar untuk menggelar balapan yang berada dalam lingkup FIA. Artinya, tidak menutup kemungkinan balap dengan sirkuit jalan raya versi single seater lainnya akan digelar di sini pula.

Kedua, para pengguna jalan raya di Jakarta boleh bergirang hati bahwa kualitas lintasan yang mereka lintasi setiap hari berstandar internasional. Bila sebuah race saja bisa dilangsungkan di sini, maka menjadi semacam garansi bahwa pemakaian keseharian dijamin mantap. Meski bukan berarti untuk kebut-kebutan karena etika berlalu lintas mesti dijaga. Ditambah adanya pengawasan kamera CCTV untuk ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement).

Sebagai catatan, dikutip dari situs resmi FIA Formula E, ABB FIA Formula E saat ini menggunakan teknologi Gen2. Sekitar lima tahun menggelar balapan, sebelumnya adalah Gen1 dengan inisiasi balapan sekitar 2011 dan debut global pada 2014 di Beijing, China.

baca juga

Untuk musim 2018 dan 2019 dipentaskan 22 jet single seater Gen2 yang berlaga di sekitar 12 sirkuit. Sedangkan tim konstruktor yang bertarung adalah Jaguar, Nissan, BMW, Audi, DS, serta Mahindra.

Bertenaga 250kW, akselerasi tunggangan balap energi listrik Gen2 mampu berakselerasi 0 - 100 km per jam dalam 2,8 detik, dan kecepatan maksimal 280 km per jam.

Kira-kira jalan raya manakah di Jakarta yang memenuhi persyaratan ini, kita tunggu bersama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ruas Jalan Jakarta Dinilai Mampu Akomodir Ajang Balap Formula E

Ruas Jalan Jakarta Dinilai Mampu Akomodir Ajang Balap Formula E

Sport | Selasa, 16 Juli 2019 | 06:40 WIB

Ini Dua Opsi Lintasan Formula E Jakarta 2020

Ini Dua Opsi Lintasan Formula E Jakarta 2020

Sport | Senin, 15 Juli 2019 | 17:41 WIB

Jadi Tuan Rumah Formula E 2020, Jakarta Bangun Jalan Standar Balap

Jadi Tuan Rumah Formula E 2020, Jakarta Bangun Jalan Standar Balap

News | Senin, 15 Juli 2019 | 11:12 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×