Bukan Rakitan Pabrik, Motor Elektrik Ini Dibuat Menggunakan Printer

Rima Sekarani Imamun Nissa, Cesar Uji Tawakal

Minggu, 21 Juli 2019 | 15:45 WIB
Bukan Rakitan Pabrik, Motor Elektrik Ini Dibuat Menggunakan Printer
Motor elektrik yang dibuat menggunakan printer 3D. (rideapart.com)

Suara.com - Saat ini semua motor yang beredar di masyarakat memang bermula dari bikinan pabrik dengan sederet peralatan canggih mereka. Namun di masa depan, mungkin pabrik bukan menjadi tempat satu-satunya di mana kendaraan bisa "dilahirkan", termasuk produk motor elektrik.

Dilansir dari Rideapart, seorang desainer asal Polandia bernama Piotr Krzyczkowski dikabarkan berhasil membuat sebuah sepeda motor fungsional hanya bermodalkan printer.

Bukan printer biasa yang kerap ditemukan di tempat-tempat pecetakan, jenis mesin cetak yang digunakan adalah printer tiga dimensi.

Mesin tersebut bisa menghasilkan beragam jenis benda, termasuk motor elektrik. Namun ia tak sendirian, Krzyczkowski bekerja sama dengan perusahaan printer 3D asal Polandia yang bernama Zortrax.

Motor elektrik yang dibuat menggunakan printer 3D. (rideapart.com)
Motor elektrik yang dibuat menggunakan printer 3D. (rideapart.com)

Hasilnya adalah sebuah motor elektrik yang diberi nama Falectra. Pembuatan motor tersebut memakan waktu sekitar 6 bulan.

Kabarnya, proses paling rumit dalam pembuatan motor ini adalah masalah penempatan baterai di mana hal tersebut dapat mempengaruhi keseimbangan motor. Baterai yang digunakan harus diposisikan serendah mungkin agar motor tetap stabil.

Motor yang masih dalam tahap prototipe ini memiliki berat sekitar 90 kg. Itu bisa dibilang cukup ringan jika dibanding dengan motor-motor 100-an cc konvensional.

Motor elektrik yang dibuat menggunakan printer 3D. (rideapart.com)
Motor elektrik yang dibuat menggunakan printer 3D. (rideapart.com)

Selain itu, motor ini dapat menempuh jarak 70 km dalam sekali pengisian ulang secara penuh. Mengenai performa, Falectra bisa menempuh kecepatan 60 km/jam.

Rencananya, mereka akan membuat 10 motor serupa sebagai bahan riset pada 2020, Mereka juga bakal merambah ke produksi massal pada 2021 nanti. Itu sekaligus membuatnya menjadi motor produksi massal pertama asal Polandia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wih, Diam-diam Honda PCX Elektrik Sudah Mengaspal dan Dipakai Ojol

Wih, Diam-diam Honda PCX Elektrik Sudah Mengaspal dan Dipakai Ojol

Otomotif | Jum'at, 12 Juli 2019 | 13:05 WIB

Tampil Beda, Pabrikan Swedia ini Bikin Motor Elektrik Berkonsep Retro

Tampil Beda, Pabrikan Swedia ini Bikin Motor Elektrik Berkonsep Retro

Otomotif | Rabu, 26 Juni 2019 | 08:19 WIB

Desain Motor Elektrik BMW akan Dilengkapi dengan Atap, Ini Wujudnya

Desain Motor Elektrik BMW akan Dilengkapi dengan Atap, Ini Wujudnya

Otomotif | Senin, 03 Juni 2019 | 16:30 WIB

Bikin Penasaran, Begini Sensasi Naik Motor Balap Elektrik

Bikin Penasaran, Begini Sensasi Naik Motor Balap Elektrik

Otomotif | Kamis, 23 Mei 2019 | 14:10 WIB

Terkini

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

News | Rabu, 30 September 2026 | 20:38 WIB

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 20:22 WIB

Prabowo Minta Kemenkeu-Danantara Kolaborasi Jaga Ekonomi RI

Prabowo Minta Kemenkeu-Danantara Kolaborasi Jaga Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 20:20 WIB

Biaya Logistik dan Jalur Air Lumpuh, Sektor Ekspor Tertatih-tatih Tahan Laju

Biaya Logistik dan Jalur Air Lumpuh, Sektor Ekspor Tertatih-tatih Tahan Laju

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 20:19 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Volume Air dalam Tabung Horizontal yang Terisi Sebagian?

Bagaimana Cara Menghitung Volume Air dalam Tabung Horizontal yang Terisi Sebagian?

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 20:10 WIB

Titi Anggraini dan Bivitri Jadi Ahli di Sidang PHPU Ijazah Gibran

Titi Anggraini dan Bivitri Jadi Ahli di Sidang PHPU Ijazah Gibran

News | Rabu, 30 September 2026 | 20:09 WIB

Gagal Kencan Gegara Wajah Tak Sesuai di MiChat, Pria Pekanbaru Jadi Korban Pemerasan

Gagal Kencan Gegara Wajah Tak Sesuai di MiChat, Pria Pekanbaru Jadi Korban Pemerasan

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 20:06 WIB

Two Way Cake Marina Sudah Ada SPF? Ini Kandungan, Pilihan Shade, dan Ulasannya

Two Way Cake Marina Sudah Ada SPF? Ini Kandungan, Pilihan Shade, dan Ulasannya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:05 WIB

Review Novel Resign!: Saat Keluar dari Kantor Jadi Sebuah Taruhan

Review Novel Resign!: Saat Keluar dari Kantor Jadi Sebuah Taruhan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 20:00 WIB

Tudingan Uang Korupsi Rp480 M ke Muktamar NU, Gus Ipul: Silakan Buktikan atau Kita Proses Hukum!

Tudingan Uang Korupsi Rp480 M ke Muktamar NU, Gus Ipul: Silakan Buktikan atau Kita Proses Hukum!

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:57 WIB

×