Ternyata ... Inilah Penyebab Bandung Menjadi Kota Termacet

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Sabtu, 12 Oktober 2019 | 10:00 WIB
Ternyata ... Inilah Penyebab Bandung Menjadi Kota Termacet
Suasana antrean pengendara yang melintas di kawasan Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (6/10). [ANTARA FOTO/Novrian Arbi]

Suara.com - Siapa yang sanggup menolak pesona Bandung? Sebuah destinasi wisata menarik di Pulau Jawa. Tempat berakhir pekan yang tidak terlalu jauh dari Ibu Kota Jakarta, juga kota-kota tetangga di Provinsi Jawa Tengah. Sayangnya, kemacetan tak jarang membuat penjelajahan ke Kota Kembang jadi terkendala waktu.

Dikutip oleh kantor berita Antara, EM Ricky Gustiadi, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menyebutkan bahwa salah satu penyebab Kota Bandung mendapat label kota termacet se-Indonesia seperti demikian.

Uji coba rekayasa lalu lintas di Kota Bandung Jawa Barat. [Antara]
Uji coba rekayasa lalu lintas di Kota Bandung Jawa Barat. Sebagai ilustrasi [ANTARA Foto]

"Jumlah pertumbuhan kendaraan (pribadi) cukup tinggi dibandingkan jumlah pertumbuhan pembangunan infrastruktur jalan. Artinya, (jalan raya) masih didominasi pengguna kendaraan pribadi," papar EM Ricky Gustiadi di Bandung, Senin (7/10/2019).

Disebutkan pula bahwa sampai kini, warga yang menggunakan kendaraan pribadi mencapai 80 persen, sedangkan warga yang menggunakan transportasi umum hanya 20 persen. Dengan demikian, ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, wajar jika kemacetan kerap terjadi di wilayah ini.

Warga yang lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi, menurutnya bukan tanpa sebab. Ia menilai saat ini sarana transportasi umum di Kota Bandung masih kurang menunjang.

Selain itu, transportasi umum pun menurutnya kurang memiliki ketepatan waktu yang jelas. Akibatnya, warga lebih memilik menggunakan kendaraan pribadinya masing-masing, baik roda dua atau sepeda motor, maupun roda empat alias mobil.

Senada disebutkan oleh EM Ricky Gustiadi, adalah pandangan Yana Mulyana, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana.

Ia juga menyebut bahwa warga Bandung belum tentu memilih menggunakan transportasi umum yang kurang memiliki ketepatan waktu.

Meskipun transportasi umum dinilai nyaman, lanjut Yana Mulyana, warga lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi demi mencapai tujuan dalam waktu yang diinginkan.

"Kalau sekarang beralih ke transportasi massal meski nyaman akan tetapi tidak bisa memprediksi waktu, orang juga belum tentu mau," papar Yana Mulyana di Balai Kota Bandung.

Namun dari Dinas Perhubungan Kota Bandung, EM Ricky Gustiadi menyebutkan bahwa pihaknya telah berupaya maksimal untuk menekan kemacetan meski Pemerintah Kota Bandung memiliki keterbatasan anggaran dalam menyediakan transportasi umum yang baik. Pihaknya akan terus mengimbau masyarakat agar menggunakan transportasi umum demi kelancaran lalu lintas.

"Solusinya sudah ada dalam rencana strategis Dishub Kota Bandung tahun 2018 sampai dengan 2023. Harus mencapai 25 persen yang menggunakan angkutan umum dalam melakukan mobilitas setiap hatinya," tandas EM Ricky Gustiadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Bulan Perluasan Ganjil Genap, Dinas Perhubungan Menyatakan Begini

Satu Bulan Perluasan Ganjil Genap, Dinas Perhubungan Menyatakan Begini

Otomotif | Rabu, 09 Oktober 2019 | 08:00 WIB

Otoped Listrik Masuk Kampus, Jalin Kemitraan Penelitian Transportasi

Otoped Listrik Masuk Kampus, Jalin Kemitraan Penelitian Transportasi

Otomotif | Rabu, 02 Oktober 2019 | 08:00 WIB

Keren, Ratusan Mobil Modifikasi Bersolek, Unjuk Gigi di Bandung

Keren, Ratusan Mobil Modifikasi Bersolek, Unjuk Gigi di Bandung

Otomotif | Sabtu, 28 September 2019 | 11:00 WIB

Terkini

Geely Bertekad Menjadi Toyota Versi China di Tengah Sengitnya Persaingan Industri Otomotif

Geely Bertekad Menjadi Toyota Versi China di Tengah Sengitnya Persaingan Industri Otomotif

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:10 WIB

Hitungan Gila BBM Fortuner 2026, Uang Bensin Setahun Kini Setara 18 Gram Emas Antam

Hitungan Gila BBM Fortuner 2026, Uang Bensin Setahun Kini Setara 18 Gram Emas Antam

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:00 WIB

Mobil Listrik Geely Termurah Mulai Harga Berapa? Ini Daftar Lengkapnya di Indonesia

Mobil Listrik Geely Termurah Mulai Harga Berapa? Ini Daftar Lengkapnya di Indonesia

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:50 WIB

Indomobil Gelar Pameran Khusus Mobil Listrik Demi Genjot Penjualan

Indomobil Gelar Pameran Khusus Mobil Listrik Demi Genjot Penjualan

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:31 WIB

Pakai Mesin Pajero Sport Versi Simpel, Mobil Ramah Biosolar Harga 60 Jutaan Ini Layakkah Dipinang?

Pakai Mesin Pajero Sport Versi Simpel, Mobil Ramah Biosolar Harga 60 Jutaan Ini Layakkah Dipinang?

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:23 WIB

Penjualan Daihatsu April 2026 Melejit Sigra dan Gran Max Jadi Primadona

Penjualan Daihatsu April 2026 Melejit Sigra dan Gran Max Jadi Primadona

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:50 WIB

7 Mobil Pertama yang Irit BBM untuk Pasutri Baru: Harga Termurah dan Onderdil Mudah

7 Mobil Pertama yang Irit BBM untuk Pasutri Baru: Harga Termurah dan Onderdil Mudah

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:27 WIB

Update Harga Mobil JAECOO Mei 2026: Kejutan Seri J5 EV Melompat Naik Rp30 Juta

Update Harga Mobil JAECOO Mei 2026: Kejutan Seri J5 EV Melompat Naik Rp30 Juta

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:13 WIB

Skuter Premium Peugeot Motocycles Kembali Melalui Dealer Flagship Terbaru

Skuter Premium Peugeot Motocycles Kembali Melalui Dealer Flagship Terbaru

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:53 WIB

Perawatan Tidak Ribet, Harga Mirip: Mending Suzuki Nex, Nex Cross atau Address untuk Mahasiswa?

Perawatan Tidak Ribet, Harga Mirip: Mending Suzuki Nex, Nex Cross atau Address untuk Mahasiswa?

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:38 WIB