Pertolongan Pertama Korban Kecelakaan, Jangan Asal Dipindahkan

Iwan Supriyatna, Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 16 November 2019 | 16:47 WIB
Pertolongan Pertama Korban Kecelakaan, Jangan Asal Dipindahkan
Ilustrasi kecelakaan sepeda motor. [Antara/Eric Ireng]

Suara.com - Berdasarkan data, kecelakaan lalu lintas di jalan raya masih didominasi kendaraan roda dua. Namun sayangnya penanganan yang salah saat membantu korban kecelakaan menjadi salah satu faktor yang justru memperburuk keadaan korban.

Lalu bagaimana sebenarnya langkah tepat saat menemui korban kecelakaan. Mengutip RideApart, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan.

Pertama pastikan saat hendak menolong tidak dalam keadaan panik. Jadi usahakan tetap tenang dan bisa menjauhkan korban dari berbagai bentuk rasa takut dan panik.

Kedua pastikan wilayah sekitar korban juga aman. Hal tersebut perlu dilakukan agar tidak terlalu banyak orang yang masuk ke dalam wilayah kecelakaan yang dapat menghambat proses pertolongan pertama.

Ketiga segera hubungi pihak berwajib dan berikan informasi lengkap kejadian.

Keempat, hindari memindahkan korban dari tempat kecelakaan. Hal ini dikarenakan, korban bisa saja mengalami cedera serius seperti patah tulang atau luka lain seandainya dipindahkan tanpa langkah yang tepat.

Namun jika terpaksa dipindahkan, pastikan dilakukan dengan aman dan ada orang yang memegang bagian kepala agar tetap lurus.

Kelima hindari melepas helm, hal ini dapat memicu cedera tulang leher atau tulang belakang. Jika memang harus memberi nafas buatan, mintalah bantuan orang lain untuk menstabilkan korban ketika melepas helm.

Terakhir bicara pada korban. Cara ini sebenarnya jarang sekali berhasil. Sebab, korban yang sedang dalam keadaan terkapar dan menahan sakit, akan sulit menjawab pertanyaan.

baca juga

Tapi jika memungkinkan ada baiknya tanya bagian mana yang mengalami luka agar bisa segera ditangani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Tangki Masuk Jurang di Sukabumi

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Tangki Masuk Jurang di Sukabumi

Jabar | Sabtu, 16 November 2019 | 10:40 WIB

Honda Siapkan Motor Scrambler Bergaya Retro, Basisnya Dari Motor Cruiser

Honda Siapkan Motor Scrambler Bergaya Retro, Basisnya Dari Motor Cruiser

Otomotif | Jum'at, 15 November 2019 | 19:07 WIB

Bawa Rombongan Aparat, Bus Sudiro Tungga Jaya Nyangkut Lagi di Bromo

Bawa Rombongan Aparat, Bus Sudiro Tungga Jaya Nyangkut Lagi di Bromo

Otomotif | Jum'at, 15 November 2019 | 16:30 WIB

Terkini

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation Harian

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation Harian

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 18:45 WIB

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:42 WIB

Tim Tenis Indonesia Tunduk 0-4 dari Rumania di Ajang Piala Davis 2026

Tim Tenis Indonesia Tunduk 0-4 dari Rumania di Ajang Piala Davis 2026

Video | Senin, 21 September 2026 | 18:40 WIB

Ulasan Your Lie in April: Tentang Belajar Hidup sebelum Semuanya Terlambat

Ulasan Your Lie in April: Tentang Belajar Hidup sebelum Semuanya Terlambat

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:40 WIB

Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK

Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 18:36 WIB

BPK Temukan Masalah di Tapera, 543 Rumah Tak Dimanfaatkan

BPK Temukan Masalah di Tapera, 543 Rumah Tak Dimanfaatkan

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 18:35 WIB

Api Hanguskan Deretan Kontainer ISO Tank di Terminal NPCT 1 Priok, 14 Unit Damkar Diterjunkan

Api Hanguskan Deretan Kontainer ISO Tank di Terminal NPCT 1 Priok, 14 Unit Damkar Diterjunkan

News | Senin, 21 September 2026 | 18:34 WIB

Soal Wacana Syarat 2 Fraksi untuk Capres, PKB Minta Tunggu Pembahasan Panja RUU Pemilu

Soal Wacana Syarat 2 Fraksi untuk Capres, PKB Minta Tunggu Pembahasan Panja RUU Pemilu

News | Senin, 21 September 2026 | 18:29 WIB

Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp3,67 Miliar

Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp3,67 Miliar

Foto | Senin, 21 September 2026 | 18:28 WIB

Usut Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon Bogor

Usut Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon Bogor

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 18:26 WIB

×