Penjualan Mobil Global Turun 71 Juta Unit, Kapankah Bangkit?

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 21 April 2020 | 14:25 WIB
Penjualan Mobil Global Turun 71 Juta Unit, Kapankah Bangkit?
Geneva International Motor Show yang dilangsungkan di Palexpo, Jenewa, Swiss. Diabadikan pada 2017. Pergelaran tahun ini batal karena ancaman Novel Coronavirus atau COVID-19. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Lembaga analisa otomotif dunia LMC Automotive Limited yang bermarkas di London, Britania Raya memprediksi penjualan mobil dunia akan mengalami penurunan 71 juta unit sebagai dampak dari pandemi Virus Corona atau Covid-19. Dengan demikian total penurunan diperkirakan mencapai 20 persen hingga akhir 2020.

Melansir Reuters, angka ini merupakan penurunan yang jauh lebih tajam dibandingkan prediksi awal tahun. Saat itu penjualan mobil yang terganggu oleh pandemi diperkirakan hanya akan turun sebanyak 19 juta unit.

Suasana hall produk otomotif dari luar Korea dalam Seoul Motor Show 2019 [Seoul Motor Show/gallery].
Suasana hall produk otomotif dari luar Korea dalam Seoul Motor Show 2019. Sebagai ilustrasi salah satu pentas otomotif dunia  [Seoul Motor Show/gallery].

Namun demikian, LMC Automotive Limited  tidak berani menyebut prediksi ini benar-benar akurat. Pasalnya penurunan penjualan bisa saja merosot lebih tajam bila negara-negara utama belum bisa bangkit.

Dari data yang dipaparkan LMC Automotive Limited, di Amerika Utara, sebagian besar produksi kendaraan yan masih tutup pada April 2020 memaksa produsen mobil menunda pengenalan produk baru. Bahkan nama-nama seperti Tesla model Y, Ford Mustang Mach E, Fiat Chrysler I, Jeep Grand Cherokee, dan General Motors sudah mempersiapkan model SUV teranyar.

Analis memperkirakan penjualan kendaraan di Amerika Utara dan Eropa pada April turun tajam. Sementara masa pemulihan tidak akan dapat berlangsung dengan cepat.

Di sisi lain, China yang merupakan pasar otomotif utama di dunia berharap hanya akan mengalami penurunan penjualan sebesar 12 persen tahun ini. Walaupun Negeri Tirai Bambu menjadi negara pertama yang terdampak Coronavirus Disease.

Sedangkan lembaga riset IHS Markit mengatakan, harapan pemulihan ekonomi sirna karena virus melanda sebagian besar dunia, menjerumuskan semua wilayah utama ke dalam resesi. Industri otomotif kemungkinan baru bisa bangkit pada akhir 2020.

Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, informasi seputar Coronavirus Disease (Covid-19) bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing, minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasca-Ditunda, Gelaran Otomotif IIMS Tahun Ini Belum Jelas

Pasca-Ditunda, Gelaran Otomotif IIMS Tahun Ini Belum Jelas

Otomotif | Senin, 20 April 2020 | 10:29 WIB

Industri Otomotif Diperkirakan Masuk Masa Pemulihan Mulai Oktober

Industri Otomotif Diperkirakan Masuk Masa Pemulihan Mulai Oktober

Otomotif | Selasa, 14 April 2020 | 15:07 WIB

Pasar Otomotif China Kembali Meningkat Pasca Covid-19

Pasar Otomotif China Kembali Meningkat Pasca Covid-19

Otomotif | Sabtu, 11 April 2020 | 10:40 WIB

Terkini

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 05:55 WIB

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

×