Pandemi Covid-19, Daihatsu Pastikan Recall Gran Max Jalan Terus

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 18 Mei 2020 | 10:45 WIB
Pandemi Covid-19, Daihatsu Pastikan Recall Gran Max Jalan Terus
Ilustrasi komponen mobil. [Shutterstock]

Suara.com - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menegaskan kampanye perbaikan atau recall atas produk Daihatsu Gran Max tetap berjalan di tengah pandemi Nover Coronavirus atau Covid-19.  Bahkan Direktur Pemasaran PT ADM, Amelia Tjandra mengungkapkan, dalam kondisi bengkel lesu pun, perbaikan Gran Max bisa menjadi pilihan.

"Masih berjalan (recall Gran Max). Bahkan kami melihat karena kosong bisa menjadi kesempatan untuk melakukan perbaikan. Tapi tidak serta merta, karena ada konsumen juga yang tidak mau recall di tengah situasi saat ini," papar Amelia Tjandra, saat bincang virtual bersama awak media.

Fasilitas produksi mobil Daihatsu di Sunter, Jakarta Utara (Suara.com/Deny Yuliansari).
Fasilitas produksi mobil Daihatsu di Sunter, Jakarta Utara. Sebagai ilustrasi pabrik Daihatsu (Suara.com/Deny Yuliansari).

Sebagai infornasi, akhir tahun lalu PT ADM mengumumkan kampanye penarikan kembali atau recall terhadap 36.915 unit model Gran Max 1.5 dan Luxio akibat masalah Connecting Rod.

Service Parts Division Head PT ADM, Anjar Rosjadi mengatakan, masalah Connecting Rod menyebabkan suara mengelitik. Buntutnya, bisa terjadi membuat mesin mobil mati mendadak dengan dampak terparah bisa menyebabkan parts patah.

Untuk itu, dilakukan recall kepada model terdampak dengan tahun produksi Maret 2018 sampai April 2019. Dari total unit yang terkena recall, komposisinya masing-masing 4.000 unit untuk Luxio dan 32.000 unit untuk model Gran Max.

Waktu perbaikan sendiri akan memakan waktu selama 14 jam dengan mengganti parts baru. Tidak hanya itu, proses perbaikan dengan cara diganti parts baru akan dilakukan secara gratis disertai paket penggantian oli tak berbayar untuk kedatangan berikutnya.

Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isuzu Indonesia Tetap Layani Kebutuhan Servis di Tengah Pandemi

Isuzu Indonesia Tetap Layani Kebutuhan Servis di Tengah Pandemi

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2020 | 15:20 WIB

Recall Mobil Mitsubishi Bisa Manfaatkan Layanan Home Service?

Recall Mobil Mitsubishi Bisa Manfaatkan Layanan Home Service?

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2020 | 21:40 WIB

Bersama UGM, Daihatsu Modifikasi Xenia Jadi Mobil Siaga Covid-19

Bersama UGM, Daihatsu Modifikasi Xenia Jadi Mobil Siaga Covid-19

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2020 | 13:11 WIB

Terkini

Pertumbuhan Ekonomi 8% Hanya Mimpi Jika Industri Manufaktur Lesu

Pertumbuhan Ekonomi 8% Hanya Mimpi Jika Industri Manufaktur Lesu

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 18:08 WIB

Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!

Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 18:05 WIB

Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air

Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 18:03 WIB

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Health | Minggu, 27 September 2026 | 17:45 WIB

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:43 WIB

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:36 WIB

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:31 WIB

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:28 WIB

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 17:25 WIB

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 17:20 WIB

×