Dampak Larangan Penggunaan Motor, 200 Ribu Bikers Turun ke Jalan

Rima Sekarani Imamun Nissa, Cesar Uji Tawakal

Kamis, 09 Juli 2020 | 21:05 WIB
Dampak Larangan Penggunaan Motor, 200 Ribu Bikers Turun ke Jalan
Ilustrasi pengendara motor. (Shutterstock)

Suara.com - Akhir pekan pertama Juli 2020 diwarnai dengan aksi para pengendara sepeda motor di seluruh Eropa tengah bergabung untuk memprotes larangan naik di beberapa jalan Tyrol dan Alpine yang terletak di daerah Pegunungan Alpen Timur, Eropa Tengah.

Demo berlangsung di sejumlah kota di Jerman. Aksi tersebut disertai dengan peluncuran petisi online yang telah memperoleh 199.663 pendukung sejak pertengahan Maret.

Dilansir dari Visordown, Kamis (9/7/2020), pihak kepolisian setempat berujar bahwa terdapat sekitar 8.000 pengendara sepeda motor bergabung di Stuttgart untuk berdemonstrasi menentang larangan naik motor. Aksi protes serupa juga terjadi di Schwerin, Düsseldorf, Wiesbaden, Friedrichshafen, Dresden, Hamburg, dan beberapa kota lainnya di Jerman.

Dilaporkan bahwa banyak anggota masyarakat berada di belakang mereka yang berada tergabung dalam aksi solidaritas roda dua.

Ilustrasi pengendara motor. [Shutterstock]
Ilustrasi pengendara motor. [Shutterstock]

Seperti telah dijelaskan di atas, aksi ini digelar untuk menentang larangan sepeda motor dari jalan tertentu di Eropa tengah dan selatan yang dianggap tidak adil.

Dalam beberapa kasus, larangan tersebut menargetkan sepeda motor dengan kebisingan knalpot tertentu. Padahal, mobil-mobil nyaring dibiarkan bebas berkeliaran tanpa penalti.

Beberapa negara federal Jerman telah mengumumkan rencana untuk melarang sepeda motor dengan tingkat polusi suara dalam jumlah tertentu di jalan. Dewan federal juga mempertimbangkan larangan parsial untuk menggunakan sepeda motor pada Minggu dan hari libur.

Pendukung sepeda motor, termasuk juru bicara kebijakan transportasi partai FDP yang pro-bisnis, mengatakan bahwa larangan seperti itu tidak perlu.

"Daripada menuntut beberapa 'kambing hitam' di komunitas sepeda motor, kontrol yang lebih ketat bakal membuat kita semua dicurigai," kata Oliver Lukisc.

baca juga

Pejabat federal akan mempertimbangkan proposal dalam beberapa minggu mendatang. Walau begitu, Menteri Transportasi Federal Andreas Scheuer telah menyuarakan penentangannya terhadap rencana tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Pemotor Cegah Maling Motor Ini Bikin Greget, Modal Gembok Sederhana

Cara Pemotor Cegah Maling Motor Ini Bikin Greget, Modal Gembok Sederhana

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2020 | 17:44 WIB

Pemilik Keluar dari Cafe, Tiba-Tiba Motornya Terbakar di Parkiran

Pemilik Keluar dari Cafe, Tiba-Tiba Motornya Terbakar di Parkiran

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 16:06 WIB

Bikin Bising, Sepeda Motor Bakal Dilarang Melintas di Swiss?

Bikin Bising, Sepeda Motor Bakal Dilarang Melintas di Swiss?

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2020 | 16:37 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×