Bikin Bising, Sepeda Motor Bakal Dilarang Melintas di Swiss?

Angga Roni Priambodo, Cesar Uji Tawakal

Selasa, 07 Juli 2020 | 16:37 WIB
Bikin Bising, Sepeda Motor Bakal Dilarang Melintas di Swiss?
Ilustrasi touring naik motor. (pexels.com)

Suara.com - Pelarangan penggunaan motor di Eropa masih berlanjut. Setelah sebelumnya beberapa kota di Austria disterilkan dari si kuda besi, kebijakan serupa tengah diwacanakan di Swiss.

Dilansir dari Visordown, kebijakan ini didengungkan oleh Gabriela Suter yang merupakan anggota Partai Sosial Demokrat Swiss.

Ia berujar bahwa motor di yang mempunyai kebisingan di atas 95 dB akan dilarang melintas di Tyrol.

“Motor yang kebisingan parkirnya melebihi 95 desibel akan dilarang pada rute perjalanan populer di Tyrol mulai 10 Juni 2020. Ini  merupakan reaksi terhadap polusi suara yang disebabkan oleh sepeda motor yang bising." ujarnya.

"Khususnya pada akhir pekan musim panas, suara 'ledakan' saat arus lalu lintas sepeda motor berkecepatan tinggi merupakan gangguan ketenangan di Pegunungan Alpen," imbuhnya.

Ilustrasi motor Ducati. (Unsplash/Motoculturel)
Ilustrasi motor Ducati. (Unsplash/Motoculturel)

“ Kebisingan terlalu mempengaruhi orang dan alam. Berbagai proposal di Parlemen sejauh ini gagal karena argumen bahwa tingkat kebisingan harus sesuai arahan Uni Eropa agar tidak membahayakan perjanjian transportasi darat dengan UE. Saat ini larangan mengemudi di Tyrol jelas dimungkinkan sesuai dengan UE, sepeda motor dengan tingkat parkir lebih dari 95 dB / A juga tidak boleh lagi mengemudi di Swiss,” tuturnya.

Rencana pelarangan itu jelas mendapat kritik dari komunitas sepeda motor Swiss, termasuk dari salah satu anggota parlemen, Walter Wobmann, yang juga merupakan presiden pusat Federasi Pengendara Sepeda Motor di Swiss.

Ia menyerukan agar pengendara sepeda motor untuk 'berdiri bersama' menentang rencana tersebut.

“Kita semua harus melawan. Setiap orang yang tertarik pada sepeda motor harus berdiri bersama di semua batas partai. Bagaimanapun, aku akan bertarung dengan sekuat tenaga," kata Wobmann.

baca juga

"Jika semua orang berdiri bersama, kita bisa menang. Waktu berikutnya akan menentukan! Anda benar-benar kalah hanya jika Anda tidak bertarung. Itu prinsip saya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merinding! Viral Video Ular Piton Sembunyi di Motor, Digelitik Ogah Keluar

Merinding! Viral Video Ular Piton Sembunyi di Motor, Digelitik Ogah Keluar

News | Selasa, 07 Juli 2020 | 15:17 WIB

Begini Sosok Honda CBR400R, Siap Tantang Yamaha R3 dan KTM RC 390?

Begini Sosok Honda CBR400R, Siap Tantang Yamaha R3 dan KTM RC 390?

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2020 | 14:50 WIB

Pandemi COVID-19 Dongkrak Penjualan Sepeda Motor Bulan Juni

Pandemi COVID-19 Dongkrak Penjualan Sepeda Motor Bulan Juni

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2020 | 13:42 WIB

Terkini

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat, Hashim Ternyata Pernah Nunggak Pajak Rp2,4 T

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat, Hashim Ternyata Pernah Nunggak Pajak Rp2,4 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 21:45 WIB

Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Monas dan Pengembangan Kereta Api di Bali

Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Monas dan Pengembangan Kereta Api di Bali

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:45 WIB

Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta

Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta

Jatim | Kamis, 05 November 2026 | 21:43 WIB

Enam Laga Tanpa Menit Bermain, Nasib Elkan Baggott di Millwall Jadi Sorotan

Enam Laga Tanpa Menit Bermain, Nasib Elkan Baggott di Millwall Jadi Sorotan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 21:35 WIB

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:22 WIB

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 21:17 WIB

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:15 WIB

×