Bus MAB Dites PLN, Moeldoko: Bangsa Kita Siap Bersaing dengan Negara Maju

Irwan Febri Rialdi, Cesar Uji Tawakal

Minggu, 12 Juli 2020 | 15:44 WIB
Bus MAB Dites PLN, Moeldoko: Bangsa Kita Siap Bersaing dengan Negara Maju
Moeldoko dan bus listrik MAB. (Facebook/Moeldoko)

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Moeldoko, menyatakan bahwa bus listrik racikan PT MAB (Mobil Anak Bangsa) saat ini sudah siap bersaing dengan produk buatan negara-negara maju.

Ia juga berujar bahwa bus ini sedang menjalani uji coba oleh PLN (Perusahaan Lisrik Negara) dan kedepannya bakal menjadi kendaraan dinas dari BUMN (Badan Usaha Milik Negara) tersebut.

"Atas izin Allah SWT, bus listrik buatan anak negeri MAB menjalani sesi uji coba dengan @pln_disjaya sejak tanggal 1 juli kemarin," tulis Moeldoko melalui halaman Facebook resminya kemarin (11/7/2020).

"Saya selaku founder PT. Mobil Anak Bangsa sangat bangga bahwa bangsa kita bisa mampu bersaing di dunia otomotif dengan negara-negara maju," imbuhnya.

Moeldoko dan bus listrik MAB. (Facebook/Moeldoko)
Moeldoko dan bus listrik MAB. (Facebook/Moeldoko)

Bus yang diuji coba tersebut mempunyai baterai dengan kapasitas 250 kWh dengan panjang 12 meter. 

"Kita telah menyerahkan unit prototype 2, bus listrik dengan panjang 12 meter, kepada PLN Disjaya untuk diuji coba. Bus dengan kapasitas baterai 250 kWh tersebut rencananya akan dijadikan kendaraan operasional PLN," ungkapnya.

Akhir tahun lalu, bus ini juga digunakan sebagai kendaraan operasional di Bandara Soekarno-Hatta.

"Sebelumnya bus kami sudah beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta dan PT Payton Energy. Banyak bekerja, sedikit berbicara... itulah motto kami," pungkasnya.

Bus yang jadi kendaraan operasional di bandara tersebut berjenis MD 12E NF seharga Rp 4,5 miliar. Bus ini memiliki spesifikasi dimensi 12x2, 5x3, 75 meter.

baca juga

Sementara di bagian baterai, bus listrik karya anak bangsa ini dibekali baterai LifePo water cooled berkapasitas 250 Kwh-404 Ah.

Selain itu, us listrik juga memiliki tipe motor permanent magnet syhchronous motor; power 150 KW (rated) 200 KW (peak); dan, torque 1.194 NM (Rated) 2.000 NM (peak). Dengan kapasitas itu, bus listrik ini diklaim memiliki maksimal kecepatan 100 KM.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingatkan Penumpang Pakai Masker, Sopir Bus Dikeroyok Hingga Tewas

Ingatkan Penumpang Pakai Masker, Sopir Bus Dikeroyok Hingga Tewas

News | Sabtu, 11 Juli 2020 | 20:38 WIB

Cewek Sindir Penumpang Busway yang Tak Beri Kursi, Warganet: Malu-maluin

Cewek Sindir Penumpang Busway yang Tak Beri Kursi, Warganet: Malu-maluin

Jogja | Rabu, 08 Juli 2020 | 20:43 WIB

Bus Penumpang Nyemplung ke Waduk, 21 Siswa Sekolah Meninggal Dunia

Bus Penumpang Nyemplung ke Waduk, 21 Siswa Sekolah Meninggal Dunia

News | Selasa, 07 Juli 2020 | 20:35 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×