Aksi Mobil Sport Polisi Dipakai Ngebut untuk Mengantar Ginjal, Salut!

Irwan Febri Rialdi, Cesar Uji Tawakal

Minggu, 29 November 2020 | 18:57 WIB
Aksi Mobil Sport Polisi Dipakai Ngebut untuk Mengantar Ginjal, Salut!
Mobil sport jadi alat transportasi untuk mengantar ginjal. (Youtube/Earliest Info)

Suara.com - Saat ini, pihak kepolisian di beberapa negara di dunia telah mempunyai mobil sport guna menunjang kinerja, begitu juga dengan yang terjadi di Italia.

Dilansir dari Motor1, Minggu (29/11/2020), pada 2017, Unit Patroli Jalan Raya di Bologna, Italia, mendapatkan mobil Lamborghini Huracan untuk kedua kalinya oleh pabrikan mobil itu sendiri.

Pada saat itu, dikatakan bahwa polisi Italia akan menggunakan kemampuan kecepatan tinggi supercar untuk digunakan dengan baik dalam situasi mendesak sebagai kendaraan pertolongan pertama dan sebagai pengangkut untuk organ.

Polisi rupanya tidak bercanda sedikitpun dengan itu, seperti yang terlihat pada video (link di bawah halaman ini) dan tweet dari akun Twitter resmi lembaga penegak hukum tersebut.

"Berkat Lamborghini Huracan kami, kami mengangkut ginjal donor tepat waktu untuk transplantasi ke seseorang. Untuk menyelamatkan hidup Anda tidak perlu kekuatan super. Solidaritas, teknologi, dan efisiensi juga membantu," tulis pihak kepolisian Bologna melalui akun Twitternya.

Mobil sport jadi alat transportasi untuk mengantar ginjal. (Youtube/Earliest Info)
Mobil sport jadi alat transportasi untuk mengantar ginjal. (Youtube/Earliest Info)

Benar saja, supercar 602 tenaga kuda (449 kilowatt) tentu cukup cepat untuk menyelamatkan nyawa. Apalagi jika penggunanya memiliki lisensi untuk melaju cepat di tengah kerumunan pengguna lalu lintas.

Menurut laporan, Huracan berlari selama dua jam dengan kecepatan rata-rata 145 mil per jam (233 kilometer per jam) untuk memberikan ginjal yang menyelamatkan jiwa.

Seluruh perjalanan dimulai dari Roma ke Rumah Sakit Universitas Gemelli di Padua dengan menempuh jarak total 303 mil (489 km). Dalam kondisi berkendara normal menggunakan kendaraan normal, jarak itu membutuhkan waktu lima jam untuk menyelesaikannya.

Salah satu alasan mereka tidak menggunakan helikopter untuk mengangkut organ, sepertinya rumah sakit tempat organ donor berasal tidak memiliki helipad. Huracan juga memiliki bagasi depan yang mempunyai pendingin untuk penggunaan khusus ini, jadi mereka cukup serius dengan tugas pengiriman organ mobil polisi super.

baca juga

*Untuk menuju video terkait, klik di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merinding! Detik-detik Bocah Terlindas Mobil di SPBU karena Blind Spot

Merinding! Detik-detik Bocah Terlindas Mobil di SPBU karena Blind Spot

News | Minggu, 29 November 2020 | 17:25 WIB

Hanya Modal Kabel, Performa Kendaraan Bisa Maksimal

Hanya Modal Kabel, Performa Kendaraan Bisa Maksimal

Otomotif | Minggu, 29 November 2020 | 15:40 WIB

Viral Pengendara Toyota Rush Kena Semprot Pengamen, Meresahkan

Viral Pengendara Toyota Rush Kena Semprot Pengamen, Meresahkan

Otomotif | Minggu, 29 November 2020 | 13:47 WIB

Terkini

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×