Larangan Jual Mobil Mesin Bensin Lebih Efektif dari Pemberian Subsidi

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 07 Desember 2020 | 11:40 WIB
Larangan Jual Mobil Mesin Bensin Lebih Efektif dari Pemberian Subsidi
Peta negara-negara di Eropa. Sebagai ilustrasi penetapan mobil bebas mesin pembakaran internal [AFP].

Suara.com - Kepala eksekutif Volvo Cars, Hakan Samuelsson mengatakan bahwa larangan penjualan mobil bensin mampu mempercepat peralihan konsumen kepada penggunaan mobil listrik.

Menurutnya, cara ini akan lebih efektif dibandingkan pemberian subsidi. Selain itu mobil dengan pembakaran internal adalah teknologi masa lalu.

"Insentif dalam jangka pendek bisa mendorong peralihan industri. Tapi tidak ada bisnis yang sukses dan menguntungkan dengan mengandalkan insentif," ujar Hakan Samuelsson, seperti dikutip dari The Financial Times.

Volvo sendiri merencanakan bila 50 persen dari penjualan produknya pada 2025 adalah mobil listrik. Sedangkan sisanya menggunakan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV.

Mobil Hybrid Lamborghini Sian FKP 37. (Instagram/supercarblondie)
Mobil hybrid Lamborghini Sian FKP 37.  Sebagai ilustrasi mobil hybrid dari carmaker Eropa (Instagram/supercarblondie)

"Kami yakin bahwa segmen mobil premium akan menjadi sepenuhnya menjadi versi elektrik seiring waktu, dan ambisi kami adalah menjadi pemimpin di segmen itu," ungkap Hakan Samuelsson.

Perusahaan asal Swedia yang kini dimiliki China itu sekarang memiliki satu model listrik murni, yaitu Volvo XC40 Recharge. SUV bertenaga listrik ini populer di pasar Eropa dan menjadi model plug-in hybrid terlaris di Eropa.

Dan untuk kawasan Eropa sendiri, mobil dengan mesin pembakaran internal akan dilarang mulai 2030.

CNN Money menyusun daftar negara-negara di Eropa dan Britania Raya, yang telah menetapkan deadline bagi mobil-mobil bensin dan diesel.

Berikut daftarnya:

baca juga

1. Britania Raya

  • Pada Juli 2020, Inggris mengumumkan akan melarang penjualan mobil bensin dan diesel di wilayahnya mulai 2040. Alasannya untuk mengurangi polusi udara di negara ini. Dan diikuti negara-negara dalam lingkup United Kingdom.
  • Inggris adalah salah satu pasar mobil terbesar di dunia. Pada 2016, hampir 2,7 juta mobil baru terdaftar di negeri ini, dan menjadikannya sebagai pasar mobil terbesar keenam di dunia.

2. Prancis

  • Sama seperti Inggris, Prancis sudah menetapkan 2040 sebagai tahun terakhir penjualan mobil bensin dan diesel. Alasannya juga sama, untuk memerangi pemanasan global.
  • Setelah 2040, para produsen mobil hanya diizinkan menjual mobil listrik atau mobil berbahan bakar alternatif lainnya. Mobil hibrida, yang mengombinasikan mesin BBM dan listrik masih akan diizinkan dipasarkan di Prancis.
  • Pangsa pasar mobil listrik, hibrida, dan mobil ramah lingkungan lainnya di Prancis masih kecil, sekitar 4 persen. Tetapi penjualan mobil-mobil listrik di negeri itu terus naik cepat dan peningkatannya mencapai 25 persen di triwulan pertama 2017.

3. Jerman

  • Kanselir Jerman, Angela Merkel, pada Agustus lalu sudah mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menyusun kebijakan pelarangan mobil bensin dan diesel di negerinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Mulai Kurangi Insentif Mobil Listrik, Harga EV Terancam Naik

China Mulai Kurangi Insentif Mobil Listrik, Harga EV Terancam Naik

Otomotif | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Menguak Raksasa Industri Tiongkok di Balik Merek Otomotif BAW

Menguak Raksasa Industri Tiongkok di Balik Merek Otomotif BAW

Otomotif | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:33 WIB

Cara Cek Penerima BSU Rp900 Ribu untuk Pekerja

Cara Cek Penerima BSU Rp900 Ribu untuk Pekerja

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Enam Golongan Baru KLG Berlaku 2027, Bersamaan dengan Penyesuaian Tarif Transportasi Jakarta

Enam Golongan Baru KLG Berlaku 2027, Bersamaan dengan Penyesuaian Tarif Transportasi Jakarta

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:31 WIB

Cara Cek NIK Dapat BSU Kemnaker 2026 atau Tidak, Ini Link Resminya

Cara Cek NIK Dapat BSU Kemnaker 2026 atau Tidak, Ini Link Resminya

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:13 WIB

Apa Saja Syarat Penerima BSU Rp900 Ribu Kemnaker 2026? Begini Penjelasannya

Apa Saja Syarat Penerima BSU Rp900 Ribu Kemnaker 2026? Begini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 08:49 WIB

ASCO Performa Auto Perluas Jaringan Lewat Peresmian Dealer LEPAS Fatmawati

ASCO Performa Auto Perluas Jaringan Lewat Peresmian Dealer LEPAS Fatmawati

Otomotif | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas

Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:26 WIB

Pertama dalam Sejarah, Pangsa Pasar Mobil BBM Anjlok di Bawah 50 Persen

Pertama dalam Sejarah, Pangsa Pasar Mobil BBM Anjlok di Bawah 50 Persen

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:40 WIB

BSU Rp900 Ribu 2026 untuk Pekerja Kapan Cair? Ini Syarat dan Cara Cek Penerimanya

BSU Rp900 Ribu 2026 untuk Pekerja Kapan Cair? Ini Syarat dan Cara Cek Penerimanya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:39 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×