Penjualan Harley-Davidson Meningkat 9 Persen, Efek Restrukturisasi Masif?

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 21 April 2021 | 10:53 WIB
Penjualan Harley-Davidson Meningkat 9 Persen, Efek Restrukturisasi Masif?
Harley-Davidson Livewire dalam sebuah pameran jelang akhir 2018 di Italia [Shutterstock].

Suara.com - Saat Jochen Zeitz mengambil alih sebagai Presiden dan CEO baru Harley-Davidson pada Mei 2020, produsen motor gede (moge) legendaris tersebut mengalami restrukturisasi strategis besar-besaran.

Inisiatif Zeitz adalah memangkas model pengembangan Rewire dan Hardwire, mengurangi biaya pengoperasian, menyeimbangkan pasokan, dan fokus kembali ke bisnis inti: motor cruiser.

Dilansir dari Ride Apart, up date pendapatan Q1 Harley-Davidson menunjukkan tanda yang menggembirakan.

Didukung oleh segmen Touring yang bangkit kembali, Harley menjual 44.200 sepeda motor di Q1 dibandingkan dengan 40.400 unit selama periode yang sama di tahun 2020.

Selisih penjualan ini bisa dibilang mengalami peningkatan sembilan persen, dengan dominasi penjualan di Amerika Utara ambil bagian sebanyak 74% dari total angka tersebut.

Dengan 32.800 unit sudah terjual tahun ini, perusahaan mengalami pertumbuhan 30 persen dari 25.200 unit yang terjual selama Q1 tahun lalu.

Motor Harley Davidson CVO Limited jadi motor termahal di GIIAS 2018
Motor Harley Davidson CVO Limited jadi motor termahal di GIIAS 2018

"Saya sangat puas dengan pemulihan di semua aktivitas kami," kata CEO Harley-Davidson Jochen Zeitz.

“Hal ini menunjukkan bahwa, terutama di Amerika Utara, tindakan yang diambil untuk membentuk kembali bisnis kami berdampak positif,” imbuhnya.

Walaupun mereka moncer di 'kandang' namun lain halnya jika yang dibicarakan adalah pasar internasional. Pasar Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA) menyusut 36 persen pada 2021, dengan angka berkurang dari 7.700 menjadi 4.900.

baca juga

Tentu saja, pandemi COVID-19 memengaruhi penjualan di kawasan ini, tetapi penghapusan jajaran Street dan keluarga Sportster yang tidak memenuhi standar emisi Euro 5 juga merugikan Harley.

Sektor Asia-Pasifik tetap stabil dengan kenaikan satu persen pada tahun 2021, tetapi pasar Amerika Latin anjlok hingga 59 persen.

Terutama karena pandemi global dan situasi ekonomi yang diakibatkannya, penjualan Harley di Amerika Latin Q1 merosot dari 1.800 sepeda pada tahun 2020 menjadi hanya 700 unit pada tahun 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Badak Pandeglang Banjir, Motor Warga Rusak Terendam

Pasar Badak Pandeglang Banjir, Motor Warga Rusak Terendam

Banten | Rabu, 21 April 2021 | 09:21 WIB

Sepeda Motor Listrik  BL-SEV01 Uji Coba Kedua di Sirkuit Sentul

Sepeda Motor Listrik BL-SEV01 Uji Coba Kedua di Sirkuit Sentul

Otomotif | Rabu, 21 April 2021 | 09:05 WIB

Yamaha Byson bakal Punya Versi Adventure, Begini Bocoran Performanya

Yamaha Byson bakal Punya Versi Adventure, Begini Bocoran Performanya

Otomotif | Rabu, 21 April 2021 | 07:35 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×