PERIKLINDO Berdiri, Moeldoko Sebutkan Baterai Lithium adalah Masa Depan

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 26 April 2021 | 09:44 WIB
PERIKLINDO Berdiri, Moeldoko Sebutkan Baterai Lithium adalah Masa Depan
Salah satu bus tenaga listrik yang produsennya bergabung dalam Periklindo [Periklindo].

Suara.com - Hari terakhir gelaran Indonesia International Motor Show atau IIMS Hybrid 2021 (25/4/2021) yang berlokasi di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat, lahirlah deklarasi PERIKLINDO. Singkatan dari Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia.

Lebih lanjut tentang prospek industri kendaraan listrik, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara, mengungkapkan bagi Indonesia baterai merupakan masa depan dan masa depan adalah baterai. Hal ini berangkat dari kondisi Tanah Air yang kaya akan sumber daya alam untuk bahan baku baterai kendaraan listrik.

"Saya ingin menyampaikan angan-angan sejak menjabat sebagai Gubernur Lemhanas 2012. Saya berpikir bahwa baterai Lithium adalah masa depan dan masa depan adalah baterai," ungkap Moeldoko pada saat deklarasi PERIKLINDO di IIMS Hybrid 2021.

Ketua Umum: DR. H. Moeldoko dari Mobil Anak Bangsa (MAB) dalam Deklarasi Periklindo [Periklindo].
Ketua Umum: DR. H. Moeldoko dari Mobil Anak Bangsa (MAB) dalam Deklarasi Periklindo [Periklindo].

Untuk mengejar mimpi Indonesia yang bersih dari polusi, dan menghasilkan kendaraan listrik di dalam negeri, Moeldoko lantas berangkat ke China untuk meninjau langsung pabrik-pabrik di sana.

"Diajak teman saya dari BPPT dan ITB ke Shanghai, untuk lihat baterai listrik. Pada saat saya ke sana, saya melihat mobil listrik dan merenung: kalau seperti ini juga bisa bangun di Indonesia," tandasnya.

Setelah itu, Moeldoko langsung mengirimkan tim untuk belajar dan menimba ilmu di China mengenai baterai. Setelah sukses mengantongi pengetahuan soal baterai kendaraan listrik, Moeldoko lantas membuat bus listrik.

"Dari hasil kerja sama, tanpa memikirkan membuat perusahaan, saya memberanikan diri membuat bus listrik pada 2016-2017," kisah Moeldoko.

Produksi pertama bus listrik dari PT Mobil Anak Bangsa atau PT MAB yang didirikan Moeldoko menggunakan sasis atau kerangka dari kendaraan Mercedes-Benz sebagai proyek rekayasa.

"Kami potong sasis dari Mercy yang sudah disetujui untuk proyek rekayasa, dan waktu itu kami hanya ingin Indonesia punya kendaraan listrik, dan kami beranikan maju, dengan segala risikonya," lanjutnya.

baca juga

Kekinian, PT MAB sudah menghasilkan kendaraan bus listrik generasi kelima, di mana kenyamanan dan keamanan sudah jauh lebih baik dari sebelumnya.

Bus listrik buatan PT MAB mampu menjelajah hingga 250 km dalam sekali pengisian daya baterai penuh, dan kecepatan maksimal 70 km per jam. Baterai bus listrik PT MAB bisa diisi penuh dalam tiga jam.

Kembali ke PERIKLINDO, kehadiran kendaraan listrik di Indonesia perlu diakselerasi guna mendapatkan banyak keuntungan yang bisa didapatkan, mulai kendaraan ramah lingkungan tanpa emisi karbon gas buang hingga ketahanan energi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krisis Iklim vs Warisan Harta: Nikmat di Generasi Lalu, Sengsara di Kita

Krisis Iklim vs Warisan Harta: Nikmat di Generasi Lalu, Sengsara di Kita

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Periklindo Minta Kepastian Kebijakan Insentif Motor Listrik Demi Kelangsungan Industri

Periklindo Minta Kepastian Kebijakan Insentif Motor Listrik Demi Kelangsungan Industri

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Review Once We Were Us: Saat Masa Depan Membawa Cinta ke Arah yang Berbeda

Review Once We Were Us: Saat Masa Depan Membawa Cinta ke Arah yang Berbeda

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Healing vs Saving: Dilema Gen Z Pilih Mental Health atau Masa Depan Aman

Healing vs Saving: Dilema Gen Z Pilih Mental Health atau Masa Depan Aman

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Rekonstruksi Makna YOLO: Hidup Cuma Sekali, tapi Masa Depan Butuh Biaya

Rekonstruksi Makna YOLO: Hidup Cuma Sekali, tapi Masa Depan Butuh Biaya

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Dialog Indonesia dan Masa Depan: Antara Modernisasi vs Kemanusiaan

Dialog Indonesia dan Masa Depan: Antara Modernisasi vs Kemanusiaan

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Teknologi Makin Canggih, Sekolah Dituntut Tetap Jaga Sisi Kemanusiaan Siswa

Teknologi Makin Canggih, Sekolah Dituntut Tetap Jaga Sisi Kemanusiaan Siswa

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Tentang Masa Depan yang Belum Terjadi dan Pikiran yang Sibuk Khawatir

Tentang Masa Depan yang Belum Terjadi dan Pikiran yang Sibuk Khawatir

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 09:30 WIB

4 Rekomendasi Sepeda Listrik Baterai Lithium Terbaik dan Termurah, Cuma Rp3 Jutaan!

4 Rekomendasi Sepeda Listrik Baterai Lithium Terbaik dan Termurah, Cuma Rp3 Jutaan!

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak

Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Terkini

Terkam CCTV! Perawat Puskesmas Kwanyar Laporkan Kades ke Polisi atas Dugaan Penganiayaan

Terkam CCTV! Perawat Puskesmas Kwanyar Laporkan Kades ke Polisi atas Dugaan Penganiayaan

Jatim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI, NeutraDC Ungkap Strategi di Sovereign Tech Summit 2026

Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI, NeutraDC Ungkap Strategi di Sovereign Tech Summit 2026

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Melalui SPSE V5

Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Melalui SPSE V5

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Salah Kaprah Budaya Nrimo dan Hilangnya Kesadaran atas Hak Hidup Layak

Salah Kaprah Budaya Nrimo dan Hilangnya Kesadaran atas Hak Hidup Layak

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Hair Removal Device vs Alat Cukur Elektrik: Mana yang Lebih Worth To Buy untuk Self Treatment?

Hair Removal Device vs Alat Cukur Elektrik: Mana yang Lebih Worth To Buy untuk Self Treatment?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:43 WIB

Pansel KPU-Bawaslu Belum Dibentuk, DPR Ungkap Dua Skenario Rekrutmen

Pansel KPU-Bawaslu Belum Dibentuk, DPR Ungkap Dua Skenario Rekrutmen

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kabar Duka, Anggota DPR RI Gandung Pardiman Meninggal Dunia

Kabar Duka, Anggota DPR RI Gandung Pardiman Meninggal Dunia

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:35 WIB

4 Kabar Baik untuk Warga Indonesia di Era 'In This Economy', Ada untuk Traveler

4 Kabar Baik untuk Warga Indonesia di Era 'In This Economy', Ada untuk Traveler

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:35 WIB

1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru

1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru

Banten | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Gus Ipul Targetkan 48 Juta Keluarga Terdaftar Perlinsos Digital Akhir 2026

Gus Ipul Targetkan 48 Juta Keluarga Terdaftar Perlinsos Digital Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:34 WIB

×