Viral Bus Ditahan Pihak SPBU karena Kotoran BAB Penumpang, Begini Penjelasan Penggunaan Toilet Bus yang Benar

Cesar Uji Tawakal | Gagah Radhitya Widiaseno | Suara.com

Rabu, 08 Juni 2022 | 12:11 WIB
Viral Bus Ditahan Pihak SPBU karena Kotoran BAB Penumpang, Begini Penjelasan Penggunaan Toilet Bus yang Benar
Tangkapan layar video viral petugas keamanan SPBU bertanya siapa penumpang bus yang buang air besar. [Instagram @memomedsos]

Suara.com - Baru-baru ini viral di media sosial yang memceritakan dimana sebuah bus ditahan pihak SPBU gegara kelakuan penumpang yang buang air besar alias BAB hingga menyebabkan pom bensin kotor karena tinja.

Petugas keamanan SPBU itu pun langsung melarang bus tersebut untuk melanjutkan perjalanan hingga ketemu pelaku siapa yang BAB di dalam bus. Jika tidak ada yang ngaku, bus harus membayar denda.

Akhirnya penumpang bus memilih untuk patungan membayar denda karena tidak ada yang mau mengaku.

Insiden ini pun mendapat tanggapan dari warganet. Salah satu dari warganet lalu memberikan penjelasan bagaimana cara menggunakan toilet dalam bus. Hal ini tampak dalam sebuah unggahan akun Instagram @insta_julid.

Ia menjelaskan bagaimana cara kerja toilet bus. Ternyata toilet bus dilarang digunakan untuk buang air besar. Jadi toilet hanya bisa digunakan untuk buang air kecil saja.

Di dalam toilet bus biasa tertulis imbauan kalau hanya bisa dipakai untuk buang air kecil.

"Toilet hanya untuk buang air kecil. Jangan lupa disiram," tulis imbauan pada toilet bus.

Lalu kenapa toilet bus tidak bisa dipakai buat buang air besar. Ternyata toilet bus tidak tersedia septitank atau penampung sementara layaknya yang ada di dalam pesawat.

Cara kerja toilet di dalam bus (Instagram)
Cara kerja toilet di dalam bus (Instagram)

"Karena untuk septi tank sendiri itu langsung. Ga punya septitank seperti di dalam pesawat yang biasa buat menampung kotoran sementara," ujar warganet di keterangan video tersebut.

Lalu air yang ada di toilet tersebut berasal dari mana?

"Air yang di toilet tersebut berasal dari tandon. Biasanya tandon tersebut menampung kisaran 100 sampai 200 liter. Nah, sekarang sudah jarang banget lah ada bus yang bisa menampung sebesar itu," tambahnya.

Lalu saluran septitank pada bus, saluran pembuangannya dibuang kemana?

Ia pun langsung menunjukkan kalau saluran buang di toilet tersebut ternyata langsung turun ke jalan. Jadi saat bus berhenti, tidak disarankan untuk membuang air kecil.

Video penjelasan ini mengundang respons dari warganet di kolom komentar.

"Berarti untuk becek-becekan di jalan tuh sudah terkontaminasi pipis dan sejenisnya yah bayanginn keciprat pas ujan tuh aduh," tulis @ayu***.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potret Pertamini Jual Minyak Goreng Curah Dalam Mesin Dispenser, Tak Mau kalah dengan Pertalite dan Pertamax

Potret Pertamini Jual Minyak Goreng Curah Dalam Mesin Dispenser, Tak Mau kalah dengan Pertalite dan Pertamax

Otomotif | Rabu, 08 Juni 2022 | 11:09 WIB

Detik-detik Mobil Terbakar di SPBU Letda Sujono Medan Tembung

Detik-detik Mobil Terbakar di SPBU Letda Sujono Medan Tembung

Sumut | Selasa, 07 Juni 2022 | 20:18 WIB

Viral Tinja Jatuh di SPBU, Ini Alasan Penumpang Dilarang BAB di Toilet Bus!

Viral Tinja Jatuh di SPBU, Ini Alasan Penumpang Dilarang BAB di Toilet Bus!

News | Selasa, 07 Juni 2022 | 19:55 WIB

Terkini

Adu Ketangguhan Mobil Listrik Jaecoo J5 vs Byd Atto 1, Mana Paling Kuat dan Bandel?

Adu Ketangguhan Mobil Listrik Jaecoo J5 vs Byd Atto 1, Mana Paling Kuat dan Bandel?

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 21:19 WIB

7 Mobil PHEV 7 Seater Termurah di Indonesia: Desain Mewah Berkelas, Kabin Super Luas

7 Mobil PHEV 7 Seater Termurah di Indonesia: Desain Mewah Berkelas, Kabin Super Luas

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 21:15 WIB

5 Motor Listrik Roda 3 Tertutup Mirip Mobil, Baterai Bandel Kuat Jarak Jauh

5 Motor Listrik Roda 3 Tertutup Mirip Mobil, Baterai Bandel Kuat Jarak Jauh

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 20:54 WIB

BMW Sebut Mobil China Hanya Mengancam Dominasi Merek Jepang dan Korea

BMW Sebut Mobil China Hanya Mengancam Dominasi Merek Jepang dan Korea

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 20:50 WIB

Nostalgia Mobil Klasik di BMW Group Festival of JOY

Nostalgia Mobil Klasik di BMW Group Festival of JOY

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 18:42 WIB

Yamaha Classy Modifest 2026 Jadi Ajang Adu Kreativitas Modifikasi Fazzio dan Grand Filano

Yamaha Classy Modifest 2026 Jadi Ajang Adu Kreativitas Modifikasi Fazzio dan Grand Filano

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 17:50 WIB

Desain Komponen Terdaftar di Indonesia, Inikah Calon Motor Listrik Honda Pengganti EM1?

Desain Komponen Terdaftar di Indonesia, Inikah Calon Motor Listrik Honda Pengganti EM1?

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 16:01 WIB

Donald Trump Gandeng Raksasa Otomotif General Motors dan Ford untuk Produksi Senjata Militer

Donald Trump Gandeng Raksasa Otomotif General Motors dan Ford untuk Produksi Senjata Militer

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 15:53 WIB

5 Motor yang Dulu Dihina Sekarang Langka dan Jadi Buruan Kolektor, Harga Tergoreng Bebas

5 Motor yang Dulu Dihina Sekarang Langka dan Jadi Buruan Kolektor, Harga Tergoreng Bebas

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 15:14 WIB

Bocah Dua Tahun Meregang Nyawa, Recall Hyundai Palisade Juga Berlaku di Indonesia?

Bocah Dua Tahun Meregang Nyawa, Recall Hyundai Palisade Juga Berlaku di Indonesia?

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 14:17 WIB