Tak Butuh Bensin, Solar, Listrik atau Fuel Cell: Ini Jenis Mesin Mobil Baru Racikan Toyota

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 28 Februari 2024 | 10:24 WIB
Tak Butuh Bensin, Solar, Listrik atau Fuel Cell: Ini Jenis Mesin Mobil Baru Racikan Toyota
All-New Toyota Mirai adalah generasi kedua Toyota Mirai (2014) [Toyota Global].

Suara.com - Kendaraan listrik (EV) sering kali menjadi fokus upaya transportasi berkelanjutan. Namun ada revolusi yang belum banyak diketahui orang yang sedang berlangsung.

Alih-alih ditenagai baterai atau bensin, kendaraan jenis baru akan hadir dengan menggunakan pendekatan yang berbeda: mesin pembakaran hidrogen (HCE).

Tidak seperti kendaraan listrik sel bahan bakar (FCEV), yang mengandalkan teknologi sel bahan bakar yang mahal dan canggih, HCE memanfaatkan infrastruktur yang ada dan konsep teknis dari mesin pembakaran internal.

Keakraban yang melekat ini menawarkan HCE ptensi untuk lebih mudah diakses dan hemat biaya untuk kendaraan bertenaga hidrogen.

Teknologi sel bahan bakar hidrogen yang dikembangkan oleh Toyota adalah salah satu contohnya.

Menurut laporan La Grada, Toyota telah menjadi advokat terkemuka untuk pengembangan teknologi sel bahan bakar hidrogen, berinvestasi besar-besaran di bidang ini selama lebih dari 30 tahun.

Produsen mobil ini memandang teknologi ini sebagai langkah penting untuk mencapai netralitas karbon di berbagai industri, tidak hanya di sektor otomotif.

Penampang melintang atau cross section  Toyota Mirai berbahan hidrogen atau Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) di xEV Center milik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Jawa Barat, Senin (22/1/2024) [ANTARA/Lia Wanadriani Santosa]
Penampang melintang atau cross section Toyota Mirai berbahan hidrogen atau Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) di xEV Center milik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Jawa Barat, Senin (22/1/2024) [ANTARA/Lia Wanadriani Santosa]

Namun, salah satu tantangan utama dengan mesin pembakaran hidrogen adalah bahwa mesin ini beroperasi pada suhu yang jauh lebih tinggi daripada mesin bensin.

Masalahnya muncul karena rentang suhu terbakarnya hidrogen yang lebih luas dibandingkan dengan bensin, sehingga memungkinkannya untuk menyala dalam rentang campuran udara-bahan bakar yang lebih luas.

baca juga

Meskipun hal ini dapat meningkatkan efisiensi, hal ini juga menghasilkan panas tambahan, yang mengakibatkan masalah seperti peningkatan emisi nitrogen oksida (NOx). Selain itu, ketukan mesin mengurangi efisiensi dan daya tahan mesin.

Toyota telah meneliti opsi bahan bakar alternatif, dan pengembangan terbaru mereka adalah mesin pembakaran hidrogen berpendingin air. Mesin ini unik karena mampu mengatasi tantangan mesin pembakaran hidrogen tradisional.

Mesin hidrogen berpendingin air Toyota yang sedang menunggu paten bertujuan untuk mengatasi tantangan suhu panas hidrogen.

Toyota Mirai, mobil bertenaga sel bahan bakar yang menggunakan Hidrogen sebagai sumber energi (Shutterstock).
Toyota Mirai, mobil bertenaga sel bahan bakar yang menggunakan Hidrogen sebagai sumber energi (Shutterstock).

Produsen mobil Jepang ini telah mengembangkan sistem untuk mengurangi suhu mobil hidrogen dengan menyuntikkan air ke dalam ruang bakar.

Sistem terkontrol ini menggunakan katup yang terletak di port intake setiap silinder untuk mengatur waktu dan volume air yang masuk ke dalam silinder secara tepat.

Penting untuk dicatat bahwa ini bukan sistem injeksi air biasa. Sistem terkontrol ini menggunakan katup yang terletak di port intake setiap silinder untuk mengatur waktu dan volume air yang masuk ke dalam silinder secara tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ciut Nyali, Kalah dari Xiaomi: Apple Batal Bikin Mobil Listrik Swakemudi

Ciut Nyali, Kalah dari Xiaomi: Apple Batal Bikin Mobil Listrik Swakemudi

Otomotif | Rabu, 28 Februari 2024 | 09:08 WIB

5 Fakta tentang Rem ABS: Seberapa Penting Fitur Ini untuk Mobil?

5 Fakta tentang Rem ABS: Seberapa Penting Fitur Ini untuk Mobil?

Otomotif | Selasa, 27 Februari 2024 | 19:15 WIB

Target Penjualan Mobil Listrik 50% Mercedes-Benz Diundur, Apa Sebab?

Target Penjualan Mobil Listrik 50% Mercedes-Benz Diundur, Apa Sebab?

Otomotif | Selasa, 27 Februari 2024 | 18:54 WIB

Pantang Berebut Paling Dulu Bikin Mobil Listrik, Toyota Sudah Patenkan Mesin Ini

Pantang Berebut Paling Dulu Bikin Mobil Listrik, Toyota Sudah Patenkan Mesin Ini

Otomotif | Selasa, 27 Februari 2024 | 17:34 WIB

Asap Putih dari Knalpot: Pertanda Bahaya atau Hal Biasa?

Asap Putih dari Knalpot: Pertanda Bahaya atau Hal Biasa?

Otomotif | Selasa, 27 Februari 2024 | 17:31 WIB

Sebelum Kendaraan Listrik Makin Menjamur, Damkar Perlu Dimodernisasi: Kenapa?

Sebelum Kendaraan Listrik Makin Menjamur, Damkar Perlu Dimodernisasi: Kenapa?

Otomotif | Selasa, 27 Februari 2024 | 15:57 WIB

Terkini

Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize

Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:00 WIB

Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan

Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:07 WIB

Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium

Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:50 WIB

Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung

Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:10 WIB

Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit

Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:00 WIB

Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan

Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00 WIB

Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin

Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:13 WIB

Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota

Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:05 WIB

Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?

Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:00 WIB

Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar

Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:59 WIB