Susie Wolff Gugat FIA Atas Dasar Kesetaraan Gender

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 21 Maret 2024 | 15:07 WIB
Susie Wolff Gugat FIA Atas Dasar Kesetaraan Gender
Susie Wolff pernah menjadi test driver tim balap F1 asal Inggris, Williams Racing [picture courtesy of Susie Wolff].

Suara.com - Apakah dunia kerja sudah memberikan kesetaraan atas para pegawai tanpa membedakan jenis kelamin, kejadian yang terjadi atas Susie Wolff bisa dijadikan sebagai wacana.

Bila dipandang betapa prestisiusnya lingkup kerja di mana perempuan ini berada, insan otomotif bisa memberikan komentar satu kata "wow". Pasalnya ia bekerja di sebuah lingkup internasional, multi-kultural, lelaki dan perempuan, menjunjung persamaan derajat, menjadi impian banyak orang, akan tetapi kejadian seperti yang ia alami tidak terelakkan.

Susie Wolff atau lengkapnya Suzanne Stoddart Wolff adalah mantan pembalap single seater Formula 3 (F3), Formula Renault, balap ketahanan Jerman DTM, sampai test driver Formula 1 (F1) Williams Racing Team.  Jabatannya terkini adalah F1 Academy Director untuk para calon pembalap putri.

Pasangan bahagia Toto Wolff dan Susie Wolff [picture courtesy of Susie Wolff].
Pasangan bahagia Toto Wolff dan Susie Wolff [picture courtesy of Susie Wolff].

Di luar sektor balap dan profesional ini ia adalah istri dari Toto Wolff, CEO dan Team Principal Mercedes-AMG Petronas F1 Team.

Di sinilah awal kejadian Susie Wolff yang membuatnya mengambil tindakan hukum berupa tuntutan pidana terhadap Federasi Internasional Balap Roda Empat atau FIA.

Dikutip dari BBC Sport, tahun lalu majalah Business F1 menyusun artikel tentang klaim bahwa sejumlah petinggi tim telah menyampaikan kekhawatiran kepada FIA tentang potensi penyampaian informasi rahasia antara Mercedes dan F1 melalui pasangan Wolff, yaitu Toto dan Susie.

Disebutkan pula FIA melakukan penyelidikan berdasarkan klaim media itu, bahwa hubungan antara Susie Wolff dengan sang suami menimbulkan konflik kepentingan dalam olah raga di mana mereka bekerja.

Dua hari setelah mengumumkan hasil penyelidikan departemen kepatuhan tentang masalah Susie Wolff, FIA mengakhiri penyelidikannya, dan mengatakan pihaknya "puas" F1 memiliki langkah-langkah untuk melindungi dunia balap jet darat masalah itu.

Anehnya, baik pihak Mercedes-AMG Petronas F1 Team, Susie Wolff, mau pun F1 tidak dihubungi FIA sebelum mengumumkan bahwa mereka telah merujuk "tuduhan informasi bersifat rahasia yang diteruskan ke kepala tim F1 dari anggota personel FOM (Formula One Management)" ke departemen kepatuhan atau compliance department.

baca juga

Keesokan harinya, sembilan tim F1 mengeluarkan pernyataan terkoordinasi dan dengan kata-kata serupa, intinya mengklarifikasi tidak mengajukan keluhan kepada FIA tentang hubungan Susie Wolff dan pasangannya, serta "senang dan bangga mendukung F1 Academy serta direktur pelaksananya".

Susie Wolff (berlutut, keempat dari kiri) adalah Direktur Pelaksana F1 Academy yang memberikan kesempatan kepada para perempuan untuk menekuni balap Formula 1 (F1) [picture courtesy of Susie Wolff].
Susie Wolff (berlutut, keempat dari kiri) adalah Direktur Pelaksana F1 Academy yang memberikan kesempatan kepada para perempuan untuk menekuni balap Formula 1 (F1) [picture courtesy of Susie Wolff].

Pernyataan tim F1 ini melemahkan artikel yang telah beredar dan penyelidikan FIA.

Keputusan FIA untuk melakukan penyelidikan kepatuhan menghasilkan pernyataan tegas dari F1 dan Mercedes yang menolak tuduhan ini dan memperjelas rasa frustrasi mereka terhadap penanganan FIA terhadap masalah yang dialami Susie Wolff.

"Saya merasa sangat terhina namun tidak terkejut dengan situasi ini. Tuduhan itu sendiri sangat intimidatif serta misoginis--atau menunjukkan ketidaksukaan terhadap perempuan," tegas Susie Wolff.

Ia menambahkan, tuntutan pidana terhadap FIA sudah dilayangkan lewat pengadilan Prancis pada 4 Maret 2024.

"Masih belum ada transparansi atau akuntabilitas terkait tindakan FIA dan personelnya dalam masalah ini," tambah ibu satu putra bernama Jack Wolff itu.

"Saya penting untuk membela diri, menyerukan perilaku yang tidak pantas dan memastikan orang-orang dimintai pertanggungjawaban. Meskipun beberapa orang mungkin berpikir diam akan membebaskan mereka dari tanggung jawab, namun kenyataannya tidak demikian," ungkap Susie Wolff yang berdarah Skotlandia.

Tindakan FIA dalam kasus Susie Wolff tadi sangat kontras dengan penanganan terhadap Christian Horner, Team Principal Red Bull Racing terhadap seorang karyawati di tim balap F1 tempat Sergio Perez dan Max Verstappen bernaung.

Christian Horner, suami dari Geri Halliwell, anggota girlband Spice Girls membantah klaim bahwa ia mengirim pesan tidak senonoh kepada salah satu pegawainya.

Red Bull menolak pengaduan itu setelah melakukan penyelidikan internal dan melakukan skors terhadap pelaku pengaduan.

FIA menyatakan untuk kasus Toto dan Susie Wolff sebagai "mengetahui spekulasi media yang berpusat pada tuduhan ini".

Sebaliknya, sehubungan dengan Christian Horner, meskipun ada dua pengaduan dari pelapor dan satu pengaduan resmi dari karyawan perempuan Red Bull, FIA menolak untuk mengatakan apakah mereka sedang menyelidiki kasusnya.

"Pertanyaan dan keluhan diterima dan dikelola oleh Pejabat Kepatuhan, dan Komite Etik jika diperlukan. Kedua badan ini beroperasi secara mandiri, menjamin kerahasiaan yang ketat selama proses berlangsung. Sebagai konsekuensinya, dan secara umum, kami tidak dapat mengkonfirmasi penerimaan pengaduan tertentu dan kecil kemungkinannya kami dapat memberikan komentar lebih lanjut mengenai pengaduan yang mungkin kami terima dari pihak mana pun," jelas FIA terkait kasus Christian Horner.

Situasi itulah yang membuat sederet insan F1 mempertanyakan apa pandangan Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pensiun Aparat Diulur, Loker Sipil Berumur

Pensiun Aparat Diulur, Loker Sipil Berumur

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:56 WIB

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB

Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI

Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:38 WIB

AI Picu Tren Ekonomi Keterampilan Manusia di Dunia Kerja

AI Picu Tren Ekonomi Keterampilan Manusia di Dunia Kerja

Tekno | Senin, 15 Juni 2026 | 15:29 WIB

Polemik Modifikasi Kurikulum, Kenapa Lulusan Masih Sulit Siap Kerja?

Polemik Modifikasi Kurikulum, Kenapa Lulusan Masih Sulit Siap Kerja?

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:45 WIB

Saat Dunia Kerja Berubah, Generasi Muda Dituntut Siap: Keterampilan Digital Jadi Kunci

Saat Dunia Kerja Berubah, Generasi Muda Dituntut Siap: Keterampilan Digital Jadi Kunci

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:27 WIB

Kenapa Istirahat Laki-laki Dianggap Kebutuhan, Tapi Bagi Perempuan Itu Kemewahan?

Kenapa Istirahat Laki-laki Dianggap Kebutuhan, Tapi Bagi Perempuan Itu Kemewahan?

Your Say | Senin, 25 Mei 2026 | 15:21 WIB

Realita Tidak Estetik Dunia Kerja yang Abu-Abu: Antara Passion dan Tagihan

Realita Tidak Estetik Dunia Kerja yang Abu-Abu: Antara Passion dan Tagihan

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 13:00 WIB

Manager Fest 2026 Jadi Ruang Profesional Muda Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Manager Fest 2026 Jadi Ruang Profesional Muda Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:46 WIB

Toxic Tidak Punya Gender: Ketika Perjuangan Berubah Menjadi Kebencian

Toxic Tidak Punya Gender: Ketika Perjuangan Berubah Menjadi Kebencian

Your Say | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:32 WIB

Terkini

Changan Deepal S05 Tebar Pesona Lewat Teknologi REEV yang Sanggup Tempuh Jarak 1.100 Kilometer

Changan Deepal S05 Tebar Pesona Lewat Teknologi REEV yang Sanggup Tempuh Jarak 1.100 Kilometer

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05 WIB

3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa

3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:10 WIB

2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja

2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:00 WIB

Strategi Yadea Pikat Warga Jakarta di PRJ 2026 Obral Subsidi 10 Juta Cukup Modal Tunjukkan SIM C

Strategi Yadea Pikat Warga Jakarta di PRJ 2026 Obral Subsidi 10 Juta Cukup Modal Tunjukkan SIM C

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:21 WIB

KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik

KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:59 WIB

Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'

Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:48 WIB

Indomobil Perkenalkan Changan Deepal S05 SUV Listrik Penantang Baru di Pasar Otomotif Nasional

Indomobil Perkenalkan Changan Deepal S05 SUV Listrik Penantang Baru di Pasar Otomotif Nasional

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:40 WIB

Perbedaan Yamaha Gear Ultima dan Gear 125, Harga Bekasnya Lebih Menggoda dari BeAT

Perbedaan Yamaha Gear Ultima dan Gear 125, Harga Bekasnya Lebih Menggoda dari BeAT

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:11 WIB

Solar B50 Dijual Besok, Aman untuk Mobil dan Genset? Pakar Jelaskan Faktanya

Solar B50 Dijual Besok, Aman untuk Mobil dan Genset? Pakar Jelaskan Faktanya

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:34 WIB

Volkswagen Berguncang, Ducati akan Keluar dari Naungan VW Grup?

Volkswagen Berguncang, Ducati akan Keluar dari Naungan VW Grup?

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:08 WIB

×