Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman

Vania Rossa

Senin, 06 Juli 2026 | 20:11 WIB
Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman
Ilustrasi komunikasi di dunia kerja. (Freepik/tirachardz)
baca 10 detik
  • Lalamove Indonesia melatih 50 mitra driver Jabodetabek melalui workshop komunikasi bertajuk Sapa Santun guna meningkatkan kualitas layanan pelanggan.
  • Program pelatihan ini mengajarkan teknik komunikasi profesional, cara menangani konflik, serta membangun kepercayaan diri bagi para mitra driver.
  • Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat profesionalisme mitra sekaligus memberikan pengalaman positif bagi pelanggan melalui interaksi yang lebih berkualitas.

Suara.com - Di dunia kerja yang semakin mengutamakan pengalaman pelanggan, kemampuan berkomunikasi kini tak lagi sekadar pelengkap. Cara menyapa, menjelaskan informasi, hingga merespons keluhan dapat menjadi pembeda antara layanan yang biasa saja dengan layanan yang meninggalkan kesan positif.

Hal ini juga berlaku di industri logistik. Di balik pengiriman yang cepat dan tepat waktu, pelanggan sering kali mengingat bagaimana mereka diperlakukan selama proses berlangsung. Sapaan yang ramah, informasi yang jelas, atau respons yang tenang saat terjadi kendala dapat membuat pengalaman pelanggan terasa jauh lebih nyaman.

Kesadaran akan pentingnya soft skill tersebut mendorong berbagai perusahaan mulai memberikan perhatian lebih pada pengembangan kemampuan komunikasi para pekerja di lapangan.

Salah satunya dilakukan melalui Lalamove Driver Academy, program pengembangan kompetensi yang kali ini menghadirkan workshop bertajuk Sapa Santun, Rezeki Lancar: Seni Komunikasi ala Mitra Driver Teladan. Sebanyak 50 mitra driver wilayah Jabodetabek mengikuti pelatihan yang membahas berbagai teknik komunikasi efektif, mulai dari membangun rasa percaya diri, menyampaikan informasi dengan jelas, hingga menangani konflik secara profesional.

Lalamove Driver Academy. (Dok. Ist)
Lalamove Driver Academy. (Dok. Ist)

Managing Director Lalamove Indonesia, Andito B. Prakoso, mengatakan kualitas layanan saat ini tidak hanya ditentukan oleh kecepatan pengiriman, tetapi juga kualitas interaksi antara mitra dan pelanggan.

"Di Lalamove, kami percaya bahwa layanan logistik yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kecepatan pengiriman, tetapi juga oleh kualitas interaksi antara mitra dan pelanggan. Karena itu, kami terus berinvestasi dalam pengembangan kompetensi mitra, termasuk keterampilan komunikasi yang mampu meningkatkan kepercayaan pelanggan sekaligus memperkuat profesionalisme mereka."

Menurutnya, kemampuan komunikasi menjadi investasi jangka panjang yang tidak hanya berguna dalam pekerjaan sehari-hari, tetapi juga dapat menjadi bekal bagi pengembangan karier para mitra di masa depan.

Dalam pelatihan tersebut, materi disampaikan oleh Kemal Mochtar, Founder Kemal Speaking Camp sekaligus praktisi public speaking. Ia membagikan berbagai teknik komunikasi yang dapat diterapkan dalam situasi kerja sehari-hari, mulai dari menyampaikan informasi secara efektif hingga membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan.

Bagi para peserta, materi yang diberikan terasa dekat dengan tantangan yang mereka hadapi di lapangan.

baca juga

"Saya sangat senang sekali berkesempatan mengikuti workshop ini. Ilmunya sangat berguna, tidak hanya untuk saya sebagai driver tapi juga ketika berkomunikasi dengan siapa pun di mana saja. Setelah mengikuti workshop ini, saya menyadari bahwa cara berkomunikasi dengan pelanggan juga sangat menentukan pengalaman mereka. Materi yang kami dapatkan sangat relevan dan bisa langsung diterapkan saat bekerja," ujar Arifin, salah satu mitra driver yang mengikuti pelatihan.

Selain membahas komunikasi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang dialog antara perusahaan dan para mitra untuk mendiskusikan berbagai tantangan operasional yang dihadapi di lapangan. Melalui sesi ini, peserta dapat berbagi pengalaman sekaligus mencari solusi bersama demi meningkatkan kualitas pelayanan.

Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif, kemampuan teknis memang tetap penting. Namun, soft skill seperti komunikasi, empati, dan kemampuan membangun hubungan kini menjadi nilai tambah yang semakin diperhitungkan. Sebab pada akhirnya, pelanggan tidak hanya mengingat layanan yang mereka terima, tetapi juga bagaimana mereka diperlakukan selama proses tersebut berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Gelar Tak Lagi Jadi Tiket Masuk: Realita Pahit Dunia Kerja Bagi Lulusan Baru

Saat Gelar Tak Lagi Jadi Tiket Masuk: Realita Pahit Dunia Kerja Bagi Lulusan Baru

Your Say | Senin, 06 Juli 2026 | 10:49 WIB

Dunia Kerja Bagi Gen Z: Tetap Merasa Lelah Meski Produktif Sepanjang Hari

Dunia Kerja Bagi Gen Z: Tetap Merasa Lelah Meski Produktif Sepanjang Hari

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:53 WIB

Dikelilingi Banyak Orang, Tapi Tak Punya Tempat Bercerita? Kamu Tidak Sendirian

Dikelilingi Banyak Orang, Tapi Tak Punya Tempat Bercerita? Kamu Tidak Sendirian

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:55 WIB

Terkini

Mentan Sebut Stok Beras Indonesia Aman hingga 10 Bulan di Tengah Krisis Pangan Global

Mentan Sebut Stok Beras Indonesia Aman hingga 10 Bulan di Tengah Krisis Pangan Global

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:11 WIB

Malaysia Dikepung Kabut Asap Kebakaran Hutan Indonesia, Kualitas Udara di 38 Titik Buruk

Malaysia Dikepung Kabut Asap Kebakaran Hutan Indonesia, Kualitas Udara di 38 Titik Buruk

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:07 WIB

Baja China Banjiri Indonesia, KADI Gelar Penyelidikan Antidumping

Baja China Banjiri Indonesia, KADI Gelar Penyelidikan Antidumping

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:07 WIB

Kesaksian Ahli BPOM di Sidang Richard Lee: Sanksinya Administratif, Bukan Pidana

Kesaksian Ahli BPOM di Sidang Richard Lee: Sanksinya Administratif, Bukan Pidana

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:07 WIB

Seprai Bersih Bukan Cuma Soal Wangi, Begini Cara Merawatnya agar Tetap Awet

Seprai Bersih Bukan Cuma Soal Wangi, Begini Cara Merawatnya agar Tetap Awet

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 13:06 WIB

Rose BLACKPINK Menyulap Denim Klasik Jadi Lebih Personal

Rose BLACKPINK Menyulap Denim Klasik Jadi Lebih Personal

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 13:05 WIB

Cara Memilih Bedak Padat Sesuai Warna Kulit agar Makeup Tidak Abu-Abu

Cara Memilih Bedak Padat Sesuai Warna Kulit agar Makeup Tidak Abu-Abu

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 13:02 WIB

Review Film Runner: Kisah Pengorbanan Mengharukan dalam Balutan Laga Modern

Review Film Runner: Kisah Pengorbanan Mengharukan dalam Balutan Laga Modern

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:00 WIB

6 Krim Pagi Wardah untuk Kulit Cerah dan Terawat, Harga Mulai Rp33 Ribuan

6 Krim Pagi Wardah untuk Kulit Cerah dan Terawat, Harga Mulai Rp33 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:57 WIB

Cangkang Rajungan Menumpuk, Peneliti Kembangkan Limbahnya Menjadi Material Baterai

Cangkang Rajungan Menumpuk, Peneliti Kembangkan Limbahnya Menjadi Material Baterai

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:55 WIB

×