Apa Benar Wearpack Pembalap Sekali Pakai Saja? Begini Penjelasannya

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 14 Agustus 2024 | 17:11 WIB
Apa Benar Wearpack Pembalap Sekali Pakai Saja? Begini Penjelasannya
Ilustrasi wearpack pembalap (Instagram)

Suara.com - Pernahkah kalian bertanya-tanya apa yang terjadi pada wearpack pembalap MotoGP setelah mereka mengalami kecelakaan? Apakah pakaian balap yang sudah tergores aspal ini langsung dibuang?

Ternyata tidak sesederhana itu. Wearpack yang terlihat ringkih ini memiliki kisah yang menarik di baliknya.

Dilansir dari Alpinestars, wearpack pembalap bukan sekadar pakaian biasa. Dibuat dari bahan-bahan khusus yang sangat kuat dan ringan, wearpack ini dirancang untuk melindungi pembalap dari cedera parah saat terjadi kecelakaan. Karena fungsinya yang vital, wearpack ini memiliki harga yang sangat tinggi.

Saat seorang pembalap MotoGP mengalami kecelakaan, wearpack yang mereka kenakan seringkali mengalami kerusakan. Lantas, apa yang terjadi pada wearpack yang sudah tidak layak pakai ini?

Marc Marquez siap lelang wearpack kesayangannya demi perangi corona (speedweek)
Marc Marquez siap lelang wearpack kesayangannya demi perangi corona (speedweek)

Ternyata, wearpack yang rusak tidak serta-merta dibuang. Tim sponsor wearpack, seperti Alpinestars, memiliki tim ahli yang siap memperbaiki setiap kerusakan. Mulai dari goresan kecil hingga kerusakan yang parah, semua akan diperbaiki dengan cermat.

Selain diperbaiki, wearpack yang rusak juga akan dianalisis untuk mengetahui penyebab kerusakan dan tingkat kekuatan benturan yang terjadi. Data ini sangat berharga untuk pengembangan wearpack generasi berikutnya.

Setelah diperbaiki, wearpack akan dikembalikan ke kondisi semula. Pembalap akan tetap mendapatkan perlindungan maksimal saat menggunakan wearpack yang telah diperbaiki ini.

Ada beberapa alasan mengapa wearpack yang rusak diperbaiki:

  • Biaya: Membuat wearpack baru sangat mahal. Dengan memperbaiki wearpack yang rusak, tim balap dapat menghemat biaya.
  • Data Riset: Setiap kerusakan pada wearpack mengandung data yang berharga untuk pengembangan teknologi proteksi yang lebih baik.
  • Lingkungan: Memperbaiki wearpack juga merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan, karena mengurangi produksi limbah.

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pembalap, setiap pembalap MotoGP biasanya dibekali 5 set wearpack untuk setiap seri balapan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, seperti cuaca yang tidak menentu atau kecelakaan yang tidak terhindarkan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Performa Naik Turun, Pedro Acosta Yakin KTM akan Bangkit di MotoGP Austria

Performa Naik Turun, Pedro Acosta Yakin KTM akan Bangkit di MotoGP Austria

Your Say | Rabu, 14 Agustus 2024 | 11:29 WIB

Skip Rider Muda, Yamaha Sudah Pilih Dua Pembalap Ini untuk Pramac Racing

Skip Rider Muda, Yamaha Sudah Pilih Dua Pembalap Ini untuk Pramac Racing

Your Say | Rabu, 14 Agustus 2024 | 10:46 WIB

Race Week MotoGP, Ini Jadwal Lengkap dan Prediksi GP Austria 2024

Race Week MotoGP, Ini Jadwal Lengkap dan Prediksi GP Austria 2024

Your Say | Selasa, 13 Agustus 2024 | 10:34 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×