Mitsubishi Fuso: Truk China Banjiri Indonesia, Tapi Tak Kelihatan

Liberty Jemadu

Senin, 24 Maret 2025 | 20:08 WIB
Mitsubishi Fuso: Truk China Banjiri Indonesia, Tapi Tak Kelihatan
Mitsubishi Fuso mengatakan masuknya truk-truk China ke Indonesia pada 2025 akan membuat persaingan semakin ketat. Foto: Lokasi pertambangan ore nikel di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. [ANTARA/Jojon]

Suara.com - Truk-truk China semakin membanjiri pasar otomotif Indonesia, tetapi sayang penetrasinya ke pasar kendaraan komersial Tanah Air belum bisa diukur dengan pasti karena datanya yang tidak jelas.

Sales & Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Aji Jaya mengakui bahwa persaingan di segmen kendaraan niaga pada tahun 2025 akan semakin ketat. Salah satu penyebabnya adalah masuknya merek-merek mobil niaga dari Tiongkok.

"Salah satu tantangan pasar kendaraan komersial di 2025 adalah persaingan pasar yang semakin ketat, dari datangnya brand baru di Indonesia," terang Aji dalam acara Media Gathering KTB, distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso Truck dan Bus Corporation di Indonesia, Jumat (21/3/2025).

Ia melanjutkan tantangan semakin pelik karena penetrasi dan kontribusi merek-merek China itu tak bisa diukur sebab tidak ada laporan yang transparan tentang baik jumlah penjualan hingga kendaraan yang diimpor ke Indonesia.

Selama ini merek-merek mobil di Indonesia selalu melaporkan capaian penjualan, ekspor dan impor mereka ke Gaikindo, asosiasi industri otomotif Indonesia.

Tetapi menurut Aji sebagian besar merek kendaraan niaga China yang masuk ke Indonesia belum menjadi anggota Gaikindo sehingga tak melaporkan penjualan mereka di Tanah Air.

"Sampai saat ini kita susah mengukurnya, karena biasanya kita melihat data Gaikindo. Sayangnya banyak brand China yang belum menjadi member Gaikindo," terang dia.

"Yang menyulitkan kita, karena mereka enggak kelihatan. Ada, tapi enggak kelihatan. Berapa banyak kita enggak tahu," lanjut Aji.

Ia mengatakan kebanyakan truk-truk China itu beroperasi di wilayah tambang dan proyek tertentu, yang terpencil sehingga sukar untuk dideteksi jumlah serta jalur masuknya.

baca juga

"Mereka ada di beberapa lokasi seperti di tambang dan proyek tertentu. Secara data, berapa persen dan berapa porsi mereka di pasar, belum bisa kita ketahui," kata Aji.

Yang pasti, lanjut Aji, pada 2025 ini akan semakin banyak merek bermain di pasar kendaraan niaga Indonesia.

"Persaingan semakin ketat, karena tadinya cuma 5 sampai 6 brand sekarang jadi 8, 9, atau 10 brand," beber dia.

Masuk Ilegal

Sebelumnya, pada Januari lalu, salah satu pemain utama di segmen kendaraan niaga Indonesia, Hino mengeluhkan soal masuknya truk-truk China ke Tanah Air.

Direktur Produksi PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) Kristijanto Saputra, dalam pertemuan dengan Dedi Mulyadi, yang kini sudah menjadi Gubernur Jawa Barat, mengatakan truk-truk dari China masuk ke Indonesia tanpa lewat jalur resmi.

Truk-truk itu, lanjut Kristijanto, masuk melalui Pelabuhan Tanjung Priok dan pelabuhan lain sekitar Morowali, salah satu wilayah pusat industri tambang dan pengolahan nikel di Sulawesi Tengah.

Kristijanto menerangkan truk-truk buatan Indonesia, termasuk dari Hino, kesulitan bersaing dengan truk-truk China tersebut dijual dengan harga murah sebab diimpor secara utuh atau CBU dari Tiongkok. 

Truk-truk China itu, lanjut Kristijanto, beroperasi tanpa memiliki STNK dan BPKB, serta tak mengantongi sertifikat uji tipe dari Kementerian Perhubungan.

"Ini fakta, karena tim kami turun ke lapangan," tegas Kristijanto dalam video yang diunggah di akun Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Kamis (16/1/2025). 

Kini Kristijanto berharap pemerintah memberikan perlindungan pada pabrikan yang telah memproduksi kendaraan niaga di dalam negeri.

"Perdagangan bebas adalah keniscayaan, kami tidak bisa menolak. Tetapi kami mengharapkan perlakuan yang sama. Berapa banyak ketentuan yang dibebankan kepada pabrikan kami, harusnya (ketentuan yang sama) juga diberikan kepada importir dari Tiongkok," harap dia.

"Kalau yang produksi di dalam negeri sesuai standar, yang dari luar negeri pun harus diperlakukan sama," lanjut Kritijanto.

Ia mengingatkan bahwa truk-truk Hino yang diproduksi di Indonesia sudah memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN di atas 40 persen. HMMI sendiri kini mempekerjakan 1800 karyawan dan ekosistem bisnisnya melibatkan 150.000 pekerja.

Kristijanto juga memperingatkan adanya risiko PHK jika produsen kendaraan niaga di Indonesia tak dilindungi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fuso Resmikan Bengkel Siaga 24 Jam di Magelang

Fuso Resmikan Bengkel Siaga 24 Jam di Magelang

Otomotif | Senin, 27 Januari 2025 | 15:31 WIB

Mitsubishi Fuso Masih Dominasi Pasar Mobil Niaga di 2024

Mitsubishi Fuso Masih Dominasi Pasar Mobil Niaga di 2024

Otomotif | Jum'at, 17 Januari 2025 | 20:25 WIB

Hino Keluhkan Banjir Truk China di Indonesia

Hino Keluhkan Banjir Truk China di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 17 Januari 2025 | 18:32 WIB

Mitsubishi Fuso Masih Pertimbangkan Rakit Truk Listrik eCanter di Indonesia

Mitsubishi Fuso Masih Pertimbangkan Rakit Truk Listrik eCanter di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 15 November 2024 | 19:18 WIB

Mitsubishi Fuso Minta Pemerintah Tambah Insentif untuk Truk Listrik, Disamakan dengan Mobil Listrik

Mitsubishi Fuso Minta Pemerintah Tambah Insentif untuk Truk Listrik, Disamakan dengan Mobil Listrik

Otomotif | Kamis, 14 November 2024 | 19:36 WIB

Terkini

Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize

Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:00 WIB

Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan

Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:07 WIB

Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium

Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:50 WIB

Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung

Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:10 WIB

Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit

Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:00 WIB

Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan

Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00 WIB

Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin

Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:13 WIB

Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota

Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:05 WIB

Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?

Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:00 WIB

Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar

Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:59 WIB