7 Tips Servis Motor Usai Dipakai Jarak Jauh Mudik Lebaran 2025, Ganti Oli hingga Periksa Ban!

Riki Chandra

Selasa, 08 April 2025 | 23:05 WIB
7 Tips Servis Motor Usai Dipakai Jarak Jauh Mudik Lebaran 2025, Ganti Oli hingga Periksa Ban!
Servis motor usai mudik lebaran. [Dok. Antara]

Suara.com - Momen mudik lebaran selalu jadi waktu yang ditunggu-tunggu untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Banyak pemudik yang rela menempuh perjalanan jauh menggunakan sepeda motor, bahkan hingga ribuan kilometer.

Namun, setelah dipakai dalam waktu lama dengan jarak jauh, motor perlu dirawat agar kondisinya tetap prima dan siap kembali digunakan untuk aktivitas harian.

Dikutip dari Antara, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), Endro Sutarno mengatakan bahwa perawatan motor setelah perjalanan jauh tak hanya menjaga performa mesin tetap optimal, tetapi juga penting untuk keamanan pengendara.

Jika diabaikan, risiko kerusakan dan kecelakaan bisa meningkat. Berikut tujuh langkah penting dari AHM yang dapat dilakukan pemilik sepeda motor untuk menjaga kondisi kendaraan tetap baik usai mudik lebaran.

1. Cuci Motor dengan Teliti

Kotoran dan debu pasti menempel setelah motor menempuh perjalanan panjang. Segera cuci seluruh bagian motor, termasuk area bawah dan mesin, agar tidak terjadi kerak. Gunakan sabun khusus motor, spons lembut, dan sikat untuk bagian sulit dijangkau.

2. Ganti Oli Mesin dan Gear

Perjalanan jauh membuat beban kerja mesin meningkat. Ganti oli mesin setiap 4.000 km dan oli gear setiap 8.000 km, terutama untuk motor matic. Hal ini penting agar mesin tetap halus dan efisien.

3. Periksa Filter Udara

Debu dari perjalanan jauh bisa menumpuk di filter udara, menyebabkan motor jadi boros dan tidak bertenaga. Cek filter udara secara berkala dan ganti jika sudah terlalu kotor, idealnya setiap 12.000 km atau lebih cepat jika sering melewati jalan berdebu.

4. Cek dan Bersihkan Busi

Lakukan pengecekan busi setiap 4.000 km. Jika busi bermasalah, segera ganti dengan yang original agar performa motor tetap maksimal.

5. Pastikan Rem Masih Pakem

Kondisi kampas rem sangat penting untuk keselamatan. Setelah perjalanan jauh, kampas rem bisa aus. Jika sudah tipis, segera ganti dan bersihkan bagian rem dari kotoran.

6. Periksa Kondisi Ban

Ban yang aus atau tekanan angin yang tidak sesuai bisa berbahaya. Cek tekanan dan kondisi ban setiap 4.000 km. Jika permukaan ban sudah mulai botak, segera ganti agar tidak tergelincir.

7. Periksa Gear dan Rantai (Motor Manual)

Untuk motor manual, cek gear dan rantai, pastikan tidak terlalu kendor atau kencang. Untuk motor matic, cek kondisi CVT dan V-Belt. Penggantian V-Belt disarankan setiap 24.000 km.

Melakukan perawatan secara menyeluruh setelah motor digunakan mudik lebaran sangat penting agar kendaraan tetap nyaman dan aman digunakan. Jangan tunggu sampai muncul kerusakan, rawat motor secara rutin sesuai petunjuk pabrikan.

Tips Hemat BBM Saat Arus Balik Lebaran

Saat arus balik Lebaran, para pengemudi kerap dihadapkan pada kepadatan lalu lintas yang tinggi. Untuk menghadapi kondisi ini, penting menerapkan cara mengemudi hemat bahan bakar agar perjalanan tetap efisien dan aman.

Dengan mengadopsi teknik berkendara hemat bensin, pengemudi bisa mengurangi pengeluaran sekaligus mencegah risiko kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan. Langkah ini sangat dianjurkan terutama di tengah potensi kemacetan saat arus balik.

Dikutip dari laman resmi AUTO2000, berikut lima strategi jitu yang bisa diterapkan untuk menjaga efisiensi konsumsi bahan bakar mobil selama perjalanan panjang:

1. Hindari Rem Mendadak

Manuver pengereman mendadak menyebabkan kecepatan mobil menurun secara drastis. Untuk kembali melaju, mesin membutuhkan tenaga lebih besar, yang berdampak pada peningkatan konsumsi BBM. Hindari kebiasaan ini untuk menghemat bahan bakar.

2. Jangan Lakukan Akselerasi Spontan

Menekan pedal gas secara mendadak membuat bahan bakar terbuang sia-sia. Teknik ini juga bisa mempercepat keausan ban. Baik mobil manual maupun matic, pengemudi sebaiknya menekan pedal gas secara perlahan dan stabil agar BBM tidak cepat habis.

3. Usahakan Berangkat Lebih Awal

Memulai perjalanan lebih pagi membantu pengemudi menghindari kepadatan dan tekanan waktu. Dengan kecepatan yang lebih konstan dan tidak terburu-buru, penggunaan bahan bakar bisa lebih efisien.

4. Hindari Gaya Mengemudi Agresif

Mengemudi dengan cara agresif sulit dikendalikan dan membuat konsumsi BBM meningkat drastis. Selain itu, gaya ini juga memperbesar risiko kecelakaan di jalan.

5. Selalu Jaga Jarak Aman

Menjaga jarak dengan kendaraan di depan membantu menghindari rem mendadak. Saat kendaraan melambat, cukup lepaskan gas perlahan dan manfaatkan engine brake. Teknik ini mendukung efisiensi bahan bakar dan meningkatkan keselamatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol

Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:27 WIB

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:55 WIB

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:53 WIB

Itung-itungan Biaya Servis Motor Listrik: 5 Unit Ini Anti Langganan Bengkel

Itung-itungan Biaya Servis Motor Listrik: 5 Unit Ini Anti Langganan Bengkel

Otomotif | Sabtu, 04 April 2026 | 19:10 WIB

Mudik 2026 Lancar dan Aman, DPR Apresiasi Polri

Mudik 2026 Lancar dan Aman, DPR Apresiasi Polri

DPR | Kamis, 02 April 2026 | 11:08 WIB

Daftar Komponen Motor yang Wajib Diperiksa Setelah Libur Lebaran

Daftar Komponen Motor yang Wajib Diperiksa Setelah Libur Lebaran

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam

Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam

Foto | Senin, 30 Maret 2026 | 18:54 WIB

Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal

Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:08 WIB

Penerapan One Way Nasional Tahap Dua untuk Arus Balik Lebaran 2026

Penerapan One Way Nasional Tahap Dua untuk Arus Balik Lebaran 2026

Foto | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:00 WIB

Lebih dari 2 Juta Kendaraan Kembali ke Jakarta Pada Arus Balik Mudik Lebaran 2026

Lebih dari 2 Juta Kendaraan Kembali ke Jakarta Pada Arus Balik Mudik Lebaran 2026

Otomotif | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:55 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×