Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 09 April 2026 | 19:27 WIB
Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol
Ilustrasi mudik lebaran (Pexels/Dapur Melodi)
baca 10 detik
  • Mobilitas mudik Lebaran 2026 mencapai 147 juta orang dengan tingkat kecelakaan yang menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
  • Komisi V DPR menyoroti kemacetan di Tol Trans Jawa dan kepadatan penyeberangan Gilimanuk-Ketapang yang perlu evaluasi.
  • Pemerintah didorong menerapkan kebijakan kerja jarak jauh untuk mendistribusikan waktu keberangkatan pemudik agar tidak terjadi penumpukan.

Suara.com - Pelaksanaan mudik dan arus balik Lebaran 2026 mencatat lonjakan mobilitas masyarakat yang mencapai angka 147 juta orang.

Kendati secara umum dinilai lebih terkendali, dengan tren penurunan angka kecelakaan, sejumlah titik krusial seperti kapasitas rest area dan pelabuhan penyeberangan tetap menjadi catatan evaluasi serius bagi pemerintah.

Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya, mengungkapkan bahwa berdasarkan data sementara dari Kementerian Perhubungan, terdapat peningkatan pergerakan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Namun, ia menyambut positif adanya penurunan pada tingkat fatalitas kecelakaan selama periode tersebut.

“Pergerakan mencapai sekitar 147 juta orang, dan alhamdulillah tingkat fatalitas menurun,” ujar Danang dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema "Catatan Evaluasi Arus Mudik 2026" di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Meskipun capaian tahun ini menunjukkan tren positif, Danang menegaskan bahwa DPR akan terus mendorong pemerintah untuk mencapai target zero accident dalam setiap penyelenggaraan mudik nasional.

Ia menilai keberhasilan tahun ini merupakan buah dari kolaborasi solid antarlembaga, termasuk Kemenhub, Kementerian PU, BMKG, hingga Korlantas Polri.

Di sisi lain, Danang memberikan catatan khusus mengenai kemacetan yang masih terjadi di ruas Tol Trans Jawa.

Menurutnya, wilayah Cirebon menjadi salah satu titik yang paling terdampak akibat terbatasnya kapasitas tempat istirahat yang memicu antrean kendaraan hingga ke badan jalan.

baca juga

“Rest area di Cirebon perlu ditingkatkan karena menjadi titik tengah krusial bagi pemudik,” tegasnya.

Persoalan kepadatan juga ditemukan di sektor penyeberangan laut. Danang menyoroti rute Gilimanuk–Ketapang yang tahun ini menghadapi tantangan tambahan karena berdekatan dengan momentum Hari Raya Nyepi.

Meski sempat terjadi penumpukan kendaraan, ia mengapresiasi kesigapan petugas di lapangan dalam merespons situasi tersebut.

Sebagai solusi jangka panjang, Danang menilai kebijakan work from anywhere (WFA) sebagai langkah yang sangat efektif dalam mengurai puncak arus perjalanan.

Kebijakan ini dinilai mampu menyebarkan distribusi waktu keberangkatan pemudik sehingga tidak terjadi penumpukan massa pada waktu yang bersamaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usulan BNN Soal Larangan Vape, DPR: Kalau Memang Ada Risetnya, Itu Bagus

Usulan BNN Soal Larangan Vape, DPR: Kalau Memang Ada Risetnya, Itu Bagus

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:25 WIB

No Viral No Justice: Amsal Sitepu Bebas setelah 'Sidang' di Medsos

No Viral No Justice: Amsal Sitepu Bebas setelah 'Sidang' di Medsos

Your Say | Kamis, 09 April 2026 | 16:30 WIB

Harga Plastik Melonjak, Komisi XII DPR Koordinasi dengan Kemenperin

Harga Plastik Melonjak, Komisi XII DPR Koordinasi dengan Kemenperin

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 10:27 WIB

Eks Pimpinan KPK: RUU Perampasan Aset Jangan Sasar 'Pedagang Pecel Lele', Fokus ke Pejabat Korupsi

Eks Pimpinan KPK: RUU Perampasan Aset Jangan Sasar 'Pedagang Pecel Lele', Fokus ke Pejabat Korupsi

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:51 WIB

Soroti RUU Perampasan Aset, Eks Pimpinan KPK: Harus Ada Pidana Asal, Jangan Main Rampas

Soroti RUU Perampasan Aset, Eks Pimpinan KPK: Harus Ada Pidana Asal, Jangan Main Rampas

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:45 WIB

Purbaya Tak Masalah Jika Gaji Menteri Dipotong, Perkirakan Sampai 25%

Purbaya Tak Masalah Jika Gaji Menteri Dipotong, Perkirakan Sampai 25%

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 17:35 WIB

Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?

Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?

Your Say | Rabu, 08 April 2026 | 15:22 WIB

DPR Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dave Laksono: Diplomasi Masih Jadi Instrumen Utama!

DPR Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dave Laksono: Diplomasi Masih Jadi Instrumen Utama!

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:03 WIB

Harga Avtur Naik, Anggota DPR Shanty Alda Ingatkan Dampaknya pada Transportasi dan Konektivitas

Harga Avtur Naik, Anggota DPR Shanty Alda Ingatkan Dampaknya pada Transportasi dan Konektivitas

News | Rabu, 08 April 2026 | 12:59 WIB

Ketua Banggar DPR Desak Reformasi Kebijakan: 79 Persen Subsidi Pertalite Dinikmati Orang Mampu

Ketua Banggar DPR Desak Reformasi Kebijakan: 79 Persen Subsidi Pertalite Dinikmati Orang Mampu

News | Rabu, 08 April 2026 | 11:25 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×