Berkendara Nyaman dan Aman di Jalan Beton, Ini Tipsnya

Muhammad Yunus

Rabu, 09 April 2025 | 14:08 WIB
Berkendara Nyaman dan Aman di Jalan Beton, Ini Tipsnya
Lalu lintas kendaraan di Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Solo di wilayah Bawen, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Jumat (4/4/2025) [Suara.com/ANTARA]

Suara.com - Pernah melaju di jalan tol yang begitu mulus dan rata, terasa minim guncangan?

Mungkin itu karena Anda sedang melintasi jalan dengan perkerasan kaku alias rigid pavement.

Jenis perkerasan yang satu ini kini makin banyak digunakan di berbagai ruas jalan tol besar di Indonesia.

Sebut saja tol Semarang–Solo, Jakarta–Cikampek Elevated, atau beberapa bagian dari jalan tol Trans Sumatera.

Jalan-jalan tersebut memanfaatkan beton sebagai material utama karena sifatnya yang kuat, stabil, dan tahan banting terhadap beban berat serta cuaca ekstrem.

Menurut Syarif Hidayat, Kepala Pemasaran Teknis Semen Merah Putih, permukaan jalan beton atau rigid pavement memberikan banyak keuntungan bagi pengendara.

"Permukaan rigid pavement memberikan kestabilan lebih baik bagi kendaraan, mengurangi guncangan berlebih, dan meminimalkan keausan pada suspensi," ujarnya dalam siaran pers resmi.

Namun, kenyamanan itu tentu harus didukung dengan kondisi kendaraan yang prima dan cara berkendara yang tepat.

Apalagi kalau Anda sedang dalam perjalanan panjang seperti saat arus balik mudik Lebaran, penting banget menjaga keselamatan dan kenyamanan di atas jalan yang “terlalu” mulus ini.

baca juga

Nah, biar perjalanan Anda tetap lancar, berikut beberapa tip ringan dan praktis untuk melewati jalan beton dengan aman:

1. Periksa Tekanan dan Kondisi Ban

Beton memberi traksi maksimal, tapi hanya jika tekanan ban Anda ideal. Ban yang terlalu kempis atau sudah aus akan cepat rusak saat melaju di jalur panjang yang stabil ini.

Jadi sebelum berangkat, sempatkan cek tekanan angin dan kondisi permukaan ban. Jangan menunggu ban kempis baru ambil tindakan.

2. Gunakan Kecepatan Stabil

Salah satu keunggulan jalan beton adalah permukaannya yang mendukung laju kendaraan secara konstan.

Maka dari itu, hindari kebiasaan gas-rem-gas-rem yang bikin rem dan ban cepat aus.

Gunakan kecepatan yang stabil, dan jangan terlalu sering pindah jalur kecuali memang perlu.

3. Perhatikan Sistem Suspensi

Berbeda dengan aspal yang cenderung lebih lunak, jalan beton cenderung keras dan kaku.

Kalau suspensi mobil Anda dalam kondisi kurang baik, getaran dari sambungan beton bisa terasa sampai ke tulang belakang.

Pastikan per kejut dan komponen suspensi lainnya dalam kondisi sehat sebelum melaju jauh.

4. Jangan Lupa Istirahat

Karena jalan beton terasa halus dan minim guncangan, kadang pengendara bisa terlena—merasa tidak lelah padahal tubuh sebenarnya butuh jeda.

Ingat, baik pengemudi maupun kendaraan sama-sama perlu waktu istirahat.

Selain menghindari kelelahan, ini juga penting agar mesin kendaraan tidak overheat.

5. Waspadai Sambungan Beton

Meskipun rata, jalan beton tetap memiliki sambungan-sambungan antarseksi yang kadang bisa membuat mobil sedikit “loncat” kalau melaju terlalu kencang.

Jadi, tetap perhatikan kondisi jalan dan jangan terlalu agresif saat melaju.

Menurut Nyiayu Chairunnikma, Kepala Pemasaran PT Cemindo Gemilang Tbk., berbagai tip tersebut tidak hanya membuat perjalanan lebih mulus, tapi juga berkontribusi menjaga performa kendaraan dalam jangka panjang.

Ia juga menambahkan, bahwa perkerasan kaku punya keunggulan lain yang tak kalah penting, lebih ramah lingkungan.

“Rigid pavement juga lebih ramah lingkungan karena masa pakainya beberapa kali lebih lama daripada aspal, sehingga mengurangi frekuensi perbaikan dan limbah konstruksi,” ujarnya.

Jadi, Siap Menaklukkan Jalan Beton?

Dengan infrastruktur jalan yang makin canggih dan material yang makin kuat, perjalanan Anda seharusnya makin nyaman.

Tapi tetap saja, kendaraan yang sehat dan gaya mengemudi yang cermat adalah kunci utama keselamatan.

Beton boleh kokoh, tapi keselamatan tetap nomor satu.

Selamat berkendara, dan semoga selamat sampai tujuan!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Pelecehan saat Mudik, Ini Tips Buat Wanita Menghadapi Predator Seks di Transportasi Umum

Heboh Pelecehan saat Mudik, Ini Tips Buat Wanita Menghadapi Predator Seks di Transportasi Umum

Lifestyle | Selasa, 08 April 2025 | 18:17 WIB

Celana Jeans Tak Sekadar Tren: Tips Mencuci Jeans Agar Tetap Awet

Celana Jeans Tak Sekadar Tren: Tips Mencuci Jeans Agar Tetap Awet

Lifestyle | Selasa, 08 April 2025 | 15:45 WIB

5 Tips Hemat Ala BRI Biar Bisa Investasi bisa Lebih Cepat

5 Tips Hemat Ala BRI Biar Bisa Investasi bisa Lebih Cepat

Bri | Selasa, 08 April 2025 | 15:42 WIB

Terkini

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 10:11 WIB

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:06 WIB

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal

Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal

Banten | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia

Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

7 Cara Ampuh Menghilangkan Bau di Toilet agar Tetap Bersih dan Wangi

7 Cara Ampuh Menghilangkan Bau di Toilet agar Tetap Bersih dan Wangi

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 09:59 WIB

Konflik Keluarga Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Cianjur Ludes

Konflik Keluarga Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Cianjur Ludes

Jabar | Rabu, 30 September 2026 | 09:57 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.595.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.595.000/Gram

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:56 WIB

Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot

Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot

Malang | Rabu, 30 September 2026 | 09:52 WIB

Pengaturan Bunga Pindar Dinilai Pakar Tak Otomatis Bisa Disebut Kartel

Pengaturan Bunga Pindar Dinilai Pakar Tak Otomatis Bisa Disebut Kartel

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:52 WIB

×