Toyota Yaris, terutama generasi pertama yang akrab disapa "Yaris Bakpao", adalah pilihan solid lainnya. Desainnya yang membulat dan timeless membuatnya tetap relevan untuk anak muda. Selain itu, Yaris terkenal dengan durabilitas dan ketersediaan spare part yang melimpah.
Harga Bekas:
- Yaris "Bakpao" (2006-2008): Rp 65 juta – Rp 75 jutaan.
- Yaris "Lele" (2014-2015): Sekitar Rp 140 juta – Rp 160 juta.
Spesifikasi Unggulan:
- Mesin: 1.5L VVT-i yang handal dengan tenaga 107 hp.
- Fitur Keamanan: Tipe menengah ke atas sudah dilengkapi dengan dual airbag dan sistem pengereman ABS.
- Kenyamanan: Interiornya dikenal cukup lega dan nyaman untuk perjalanan jauh sekalipun.
Perkiraan Pajak:
- Pajak Yaris cenderung terjangkau seiring usia kendaraan.
- Untuk Yaris tahun 2008, estimasi pajak tahunannya sekitar Rp 1,4 juta – Rp 1,7 juta.
- Untuk Yaris tahun 2014, pajaknya berkisar antara Rp 2,0 juta – Rp 2,3 juta, belum termasuk SWDKLLJ.
4. Toyota Agya: Solusi Hemat untuk Mobilitas Harian
Sama seperti Brio, Toyota Agya juga bermain di kelas LCGC. Mobil ini menjadi pilihan paling rasional jika prioritas utama adalah bujet minim dan efisiensi maksimal. Perawatannya yang mudah dan suku cadang yang murah menjadi nilai plus.
Harga Bekas:
- Agya Generasi Pertama (2014-2016): Rp 90 juta – Rp 120 juta.
- Agya Facelift (2019-2021): Rp 120 juta – Rp 155 juta.
Spesifikasi Unggulan:
- Mesin: Tersedia dalam dua pilihan, 1.0L dan 1.2L. Varian 1.2L menawarkan tenaga 87 hp yang lebih dari cukup untuk kebutuhan dalam kota.
- Fitur: Model facelift hadir dengan desain yang lebih agresif dan fitur yang lebih lengkap, termasuk head unit layar sentuh pada varian TRD.
- Perawatan: "Salah satu alasan mengapa perawatan Toyota Agya menjadi mudah adalah karena mobil ini dirancang sebagai kendaraan entry level yang tidak membutuhkan perawatan rumit."
Perkiraan Pajak:
- Pajak Agya sangat terjangkau, berada di rentang Rp 1 jutaan hingga Rp 2 jutaan.
- Contohnya, Agya G 1.0 AT tahun 2014 memiliki pajak sekitar Rp 1,7 jutaan.
- Untuk Agya G 1.2 MT tahun 2019, pajaknya sekitar Rp 2,2 jutaan, belum termasuk biaya SWDKLLJ.
5. Suzuki Swift: DNA Sporty dengan Handling Lincah
Suzuki Swift menawarkan karakter yang sedikit berbeda. Dengan handling yang tajam dan desain yang terinspirasi dari reli, Swift cocok untuk mahasiswa yang menginginkan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan dan sporty.
Harga Bekas:
- Generasi Kedua (2015-2019): Mulai dari Rp 120 juta – Rp 150 jutaan.
- Generasi Pertama (CBU, 2006): Bisa ditemukan di harga Rp 80 jutaan.
Spesifikasi Unggulan:
- Mesin: Umumnya menggunakan mesin 1.4L K14B DOHC atau 1.5L yang efisien.
- Bobot: Bobotnya yang ringan membuat mobil ini sangat lincah dan gesit saat bermanuver.
- Desain: Tampilannya yang stylish dan compact menjadikannya pusat perhatian di jalan.
Perkiraan Pajak:
- Pajak tahunan Suzuki Swift cukup kompetitif, umumnya berada di angka Rp 2 jutaan.
- Untuk model tahun 2012 tipe 1.5L AT, pajaknya sekitar Rp 2,8 jutaan.
- Sementara untuk tahun 2014, pajaknya bisa mencapai Rp 3 jutaan untuk tipe tertinggi.
6. Suzuki Karimun: Si Mungil Legendaris yang Super Irit
Jika bujet Anda sangat terbatas, Suzuki Karimun adalah pilihan legendaris yang tidak boleh dilewatkan. Mulai dari generasi pertama yang ikonik, "Karimun Kotak", hingga Karimun Wagon R yang lebih modern, mobil ini terkenal super irit dan praktis.
Harga Bekas:
- Karimun Kotak (2000-2006): Mulai dari Rp 45 jutaan – Rp 60 jutaan.
- Karimun Wagon R (2014-2019): Sekitar Rp 70 juta – Rp 95 jutaan.
Spesifikasi Unggulan:
- Mesin: Mengusung mesin 1.000 cc yang efisiensinya tidak perlu diragukan lagi.
- Desain: Karimun Kotak menawarkan desain boxy yang retro dan unik, sementara Wagon R hadir dengan konsep tall boy yang memberikan ruang kepala sangat lega.
- Kabin: "Meski berstatus City Car, dimensi Suzuki Karimun cukup bongsor dikelasnya... Ukuran tersebut tentunya menjadi nilai lebih karena ruang kabinnya lebih lega."
Perkiraan Pajak:
- Ini adalah juara pajak murah. Pajak Karimun Kotak berkisar antara Rp 800 ribuan hingga Rp 1,1 jutaan.
- Untuk Karimun Wagon R tahun 2015, pajaknya sekitar Rp 1,3 juta hingga Rp 1,5 jutaan per tahun, belum termasuk SWDKLLJ.
Memilih mobil bekas pertama memang butuh ketelitian. Selain harga, pertimbangkan juga biaya perawatan, ketersediaan suku cadang, dan yang terpenting, pajak tahunan agar tidak memberatkan pengeluaran bulanan Anda. Keenam mobil di atas menawarkan keunggulannya masing-masing, mulai dari gaya, performa, hingga efisiensi.
Sudah punya incaran? Atau mungkin Anda punya rekomendasi mobil bekas lain yang cocok untuk mahasiswa? Bagikan pendapat dan pengalaman Anda di kolom komentar di bawah ini! Mari berdiskusi dan bantu teman-teman lain menemukan mobil idaman mereka