Rimueng atau Barracuda? Mobil Rantis Brimob yang Tewaskan Ojol saat Demo, Ini Bedanya

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 11:29 WIB
Rimueng atau Barracuda? Mobil Rantis Brimob yang Tewaskan Ojol saat Demo, Ini Bedanya
Ilustrasi Rantis Brimob, Rimueng vs Barracuda (Gemini AI)

Suara.com - Insiden tragis yang menimpa seorang driver ojek online (ojol) di Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam, sontak menyulut sorotan publik pada kendaraan taktis (rantis) polisi. Di tengah simpati yang mengalir, banyak yang penasaran: sekuat dan secanggih apa sebenarnya 'monster' lapis baja ini?

Yuk, kita bedah tuntas perbedaan dua rantis andalan Brimob yang sering wara-wiri di jalanan: Rimueng dan Barracuda.

Peristiwa nahas itu terjadi saat sebuah rantis polisi menabrak driver ojol di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Kejadian ini langsung memicu perdebatan sengit di media sosial mengenai penggunaan kendaraan berat di lalu lintas padat.

Dua nama yang sering disebut saat membahas rantis Brimob adalah Rimueng dan Barracuda.

Meski sama-sama lapis baja dan berbadan bongsor, keduanya punya spesifikasi dan 'DNA' yang sangat berbeda.

Rimueng - Si Harimau Kebanggaan Lokal

Rantis Rimueng yang dinaiki Bupati Pati saat aksi demo di Kabupaten Pati (YouTube)
Rantis Rimueng yang dinaiki Bupati Pati saat aksi demo di Kabupaten Pati (YouTube)

Rantis Rimueng adalah bukti kemampuan industri pertahanan dalam negeri.

Namanya sendiri berarti "Harimau" dalam bahasa Aceh, mencerminkan kegagahannya di medan tugas.

baca juga
  • Proteksi dan Kapasitas: Dengan bobot sekitar 14 ton, bodinya dirancang untuk menahan terjangan peluru dari senjata ringan. Di dalamnya, Rimueng mampu mengangkut hingga 12 personel bersenjata lengkap untuk berbagai misi taktis Brimob.
  • Performa Mesin: Di balik kap mesinnya, tersemat mesin diesel bertenaga besar yang siap melibas medan perkotaan maupun pedalaman yang sulit dijangkau.
  • Fitur Krusial: Salah satu fitur paling vital adalah penggunaan ban jenis run flat tire. Teknologi ini membuatnya tetap bisa melaju dengan aman meskipun ban sudah kempis atau bahkan tertembak.

Barracuda - Benteng Berjalan dari Jerman

Kendaraan taktis (rantis) barracuda yang membawa tim Persib Bandung ke Stadion Manahan, Solo, Jumat (3/11/2017). [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]
Kendaraan taktis (rantis) barracuda yang membawa tim Persib Bandung ke Stadion Manahan, Solo, Jumat (3/11/2017). [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]

Berbeda dengan Rimueng, Barracuda adalah bagian dari modernisasi alutsista yang didatangkan khusus untuk Brimob.

Kendaraan ini sering menjadi ujung tombak untuk meredam situasi panas, mulai dari demo anarkis hingga operasi anti-terorisme.

  • Level Proteksi Superior: Keunggulan utamanya terletak pada proteksi maksimal. Bodinya dilapisi plat baja setebal 8 mm, membuatnya kebal terhadap peluru kaliber 7,62 mm yang biasa digunakan senapan serbu. Bahkan, Barracuda dirancang mampu menahan serpihan ledakan granat.
  • Kaki-kaki Tangguh: Untuk menopang bobotnya yang masif, Barracuda dibangun di atas sasis truk Unimog seri 5000 buatan Jerman, yang sudah teruji ketangguhannya di medan paling ekstrem sekalipun.
  • Jantung Pacu Powerfull: Sektor dapur pacu dipercayakan pada mesin diesel Mercedes-Benz OM 924 LA. Mesin empat silinder berkapasitas 3.730 cc ini mampu menyemburkan tenaga hingga 218 hp dengan sistem penggerak 4x4, memungkinkannya melesat hingga 100 km/jam.

Adu Kuat: Siapa Lebih Unggul?

Membandingkan keduanya seperti membandingkan dua petarung dengan gaya berbeda.

Rimueng adalah simbol kemandirian dan kebanggaan nasional. Ia adalah kendaraan taktis serbaguna yang handal untuk berbagai kondisi di Indonesia.

Barracuda adalah spesialis pertahanan. Dengan sasis Jerman, mesin Mercedes-Benz, dan lapisan baja yang lebih tebal, ia dipersiapkan untuk menghadapi ancaman dengan tingkat eskalasi tinggi.

Fleksibilitasnya untuk dipasangi berbagai jenis senapan mesin berat di atap juga menjadi nilai plus dalam operasi khusus.

Pada akhirnya, baik Rimueng maupun Barracuda adalah alat negara yang dirancang untuk menjaga keamanan. Namun, insiden yang terjadi menjadi pengingat bahwa kekuatan besar juga menuntut tanggung jawab yang lebih besar saat berada di jalan raya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Anjlok Parah Pasca Tragedi Driver Ojol, Bursa AS dan Asia Menguat!

IHSG Anjlok Parah Pasca Tragedi Driver Ojol, Bursa AS dan Asia Menguat!

Bisnis | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 11:05 WIB

Anies: Kami Amat Terpukul dan Geram Atas Wafatnya Driver Ojol Affan

Anies: Kami Amat Terpukul dan Geram Atas Wafatnya Driver Ojol Affan

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 11:01 WIB

LBH Jakarta Tuntut Negara Bebaskan Demonstran dan Usut Tuntas Kematian Driver Ojol

LBH Jakarta Tuntut Negara Bebaskan Demonstran dan Usut Tuntas Kematian Driver Ojol

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 10:59 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Cerah, Ini Cara Baru Menjaga Kualitas Kulit dalam Jangka Panjang

Bukan Sekadar Cerah, Ini Cara Baru Menjaga Kualitas Kulit dalam Jangka Panjang

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Protes Larangan Hijab di Sekolah Memanas, Azerbaijan Gelar Karpet Merah untuk Presiden Israel

Protes Larangan Hijab di Sekolah Memanas, Azerbaijan Gelar Karpet Merah untuk Presiden Israel

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Ekonom: Implementasi Kewajiban Sertifikasi Halal Perlu Ditunda

Ekonom: Implementasi Kewajiban Sertifikasi Halal Perlu Ditunda

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Urutan Skincare Malam Pond's Bright Miracle untuk Atasi Flek Hitam di Usia 50 Tahun

Urutan Skincare Malam Pond's Bright Miracle untuk Atasi Flek Hitam di Usia 50 Tahun

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Ledakan Guncang Pasar Cimanggis Ciputat, Sejumlah Korban Terluka Tertimpa Reruntuhan

Ledakan Guncang Pasar Cimanggis Ciputat, Sejumlah Korban Terluka Tertimpa Reruntuhan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Pendapatan Blibli Tembus Rp14,8 Triliun, Tumbuh 55 Persen pada Semester I 2026

Pendapatan Blibli Tembus Rp14,8 Triliun, Tumbuh 55 Persen pada Semester I 2026

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Budaya Study Date di Kafe: Antara Produktif, Numpang Wifi, dan Ajang Konten

Budaya Study Date di Kafe: Antara Produktif, Numpang Wifi, dan Ajang Konten

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Tak Perlu Tunggu DPR, Refly Harun Cs Usul DPD Inisiasi Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Tunggu DPR, Refly Harun Cs Usul DPD Inisiasi Pemakzulan Gibran

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:05 WIB

BRI Perkuat Pengalaman Nasabah Lewat BRImo dan Sabrina, Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026

BRI Perkuat Pengalaman Nasabah Lewat BRImo dan Sabrina, Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026

Sumbar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:04 WIB

ISEF 2026: Jadi Ajang Sinergi untuk Akselerasi Ekonomi Syariah

ISEF 2026: Jadi Ajang Sinergi untuk Akselerasi Ekonomi Syariah

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:04 WIB

×