Suara.com - Daihatsu dikenal sebagai salah satu pabrikan mobil Jepang yang berhasil menghadirkan kendaraan tangguh sekaligus praktis untuk kebutuhan sehari-hari.
Salah satu model yang menarik untuk dibahas adalah Daihatsu Bego (atau Be-Go), SUV kompak yang pernah dipasarkan di berbagai negara sebagai versi luar negeri dari Daihatsu Terios, hanya saja Terios lebih panjang.
Be-go bukan sekadar nama unik, ini merupakan representasi dari SUV yang dirancang agar pemiliknya “Being & Going” secara dinamis di berbagai situasi berkendara, baik di perkotaan maupun perjalanan jauh.
Apa Itu Daihatsu Bego?
Daihatsu Bego adalah SUV kompak yang diproduksi oleh Daihatsu dari tahun 2006 hingga sekitar 2016 untuk pasar Jepang dan beberapa negara lain.
Model ini dibangun berdasarkan platform Daihatsu Terios generasi kedua, sehingga memiliki DNA SUV serupa dengan terios yang dikenal banyak konsumen di Asia.
Be-go hadir dengan konfigurasi 5 pintu, mesin 1.5 liter, dan kapasitas 5 penumpang, menjadikannya ideal sebagai kendaraan keluarga kecil atau SUV harian multifungsi.
Spesifikasi Daihatsu Be-go

Berikut adalah ringkasan spek teknis yang sering ditemukan pada Be-go:
- Mesin: 1.5 L (1,495 cc) petrol, 4 silinder
- Tenaga Maksimum: ±107–109 PS (sekitar 107 HP)
- Torsi: ±141 Nm
- Transmisi: Otomatis 4-speed (varian tertentu ada manual)
- Kapasitas Penumpang: 5 orang
- Dimensi: ±4.0 m panjang | 1.7 m lebar | 1.7 m tinggi
- Kapasitas Tangki BBM: ±50 liter
- Konsumsi BBM: sekitar 10–14 km/liter (gabungan kota & luar kota)
- Top Speed: ±180 km/jam
- Ground Clearance: ±195 mm
- Boot Space: sekitar 450 L
- Drive Type: FWD (beberapa varian AWD)
Catatan Konsumsi BBM: Dari data berbagai sumber, konsumsi bahan bakar Be-go relatif moderat untuk SUV berukuran kompaknya, sekitar 10–12 km/liter–14 km/liter tergantung kondisi berkendara dan varian.
Harga Daihatsu Be-go (Bekas)
Daihatsu Be-go sudah tidak diproduksi lagi baru di banyak pasar, tapi unit bekasnya masih banyak dijual terutama melalui impor dari Jepang atau negara lain. Kisaran harga bekas Be-go menurut listing pasar seperti PakWheels atau situs penjualan mobil bekas adalah sekitar:
- PKR 2.98 – 3.0 lakh (sekitar Rp 270 – Rp 280 jutaan jika dikonversi) untuk unit bekas di Pakistan, harga bisa berbeda di setiap negara sesuai pajak dan biaya impor.
Di pasar Indonesia, Be-go yang masuk biasanya melalui jalur importir umum (non-resmi), jadi harga bekas unit di Indonesia bisa bervariasi, tergantung tahun produksi, kondisi mesin, kilometer, dan modifikasi.
Di situs jual beli lokal, harga kendaraan bekas dari segmen serupa SUV compact sering berkisar antara Rp 100 juta – Rp 250 jutaan, tergantung kondisi unit.
Pajak & Biaya Lainnya
Karena Be-go biasanya adalah mobil impor bekas, pajak yang dibayarkan di Indonesia meliputi:
- Bea Masuk & PPN Impor – biaya bea masuk (tergantung klasifikasi barang) + PPN 10% dari nilai barang (CIF).
- Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) – sekitar 1,5% – 2% dari NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) tiap tahunnya.
- SWDKLLJ (Sumbangan Wajib) – biaya standar wajib yang dibayarkan setiap tahunnya.
- Biaya Administrasi STNK & BBN-KB – biaya registrasi dan balik nama jika ada perpindahan kepemilikan.
Catatan: Besaran pajak bisa berubah tiap provinsi. Konsumen biasanya perlu menghitung ulang dengan NJKB khusus mobil bekas impor yang bisa berbeda jauh dari harga pasar. (Estimasi umum sesuai aturan pajak kendaraan di Indonesia).
Perbandingan dengan Daihatsu Terios (Versi Indonesia)
Be-go punya kaitan erat dengan Daihatsu Terios generasi awal, bahkan desain & struktur master-nya digunakan sebagai basis. Sementara itu, Daihatsu Terios versi terbaru yang dijual resmi di Indonesia memiliki harga baru sekitar Rp 230 – 300 jutaan untuk varian terbaru 2025, dengan konsumsi BBM ±12–16 km/liter dan fitur modern seperti Eco Idle untuk efisiensi bahan bakar.
Daihatsu Be-go adalah pilihan menarik bagi yang mencari SUV kompak dengan karakter jiwa petualang namun tetap praktis, khususnya fleksibel untuk dipakai city drive maupun perjalanan weekend.
Dengan harga unit bekas yang relatif terjangkau dibanding SUV modern baru, Be-go tetap punya daya tarik tersendiri bagi collector ataupun peminat SUV klasik Jepang.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama