Banyak yang Keliru: Begini Beda Cara Rotasi Ban FWD, RWD dan AWD

Cesar Uji Tawakal

Senin, 02 Februari 2026 | 10:34 WIB
Banyak yang Keliru: Begini Beda Cara Rotasi Ban FWD, RWD dan AWD
Ilustrasi mobil berpenggerak depan (FWD), Mitsubishi Xforce. (Foto: Mitsubishi)
baca 10 detik
  • Rotasi ban wajib dilakukan dengan pola berbeda berdasarkan sistem penggerak FWD, RWD, atau AWD untuk pemerataan keausan.
  • Spooring penting untuk menyelaraskan sudut roda sesuai spesifikasi, ideal dilakukan setiap 10.000 km atau setelah benturan.
  • Balancing memastikan roda berputar seimbang tanpa getaran, sebaiknya dilakukan bersamaan dengan rotasi ban rutin.

Suara.com - Ban mobil adalah salah satu komponen yang paling sering bekerja keras. Setiap kali mobil melaju, ban menanggung beban kendaraan sekaligus menghadapi gesekan dengan permukaan jalan.

Karena itu, keausan ban tidak pernah merata. Rotasi ban menjadi langkah penting agar umur ban lebih panjang, kenyamanan tetap terjaga, dan handling mobil tidak berubah.

Sayangnya, banyak pemilik mobil masih menganggap rotasi ban bisa dilakukan sembarangan.

Padahal, cara rotasi berbeda tergantung sistem penggerak mobil: Front Wheel Drive (FWD), Rear Wheel Drive (RWD), atau All Wheel Drive (AWD/4WD).

Jika salah, bukan hanya ban cepat habis, tapi juga bisa memengaruhi kestabilan mobil.

Selain rotasi, ada dua hal lain yang tidak kalah penting: spooring dan balancing. Ketiganya saling melengkapi untuk memastikan mobil tetap nyaman dikendarai, aman di jalan, dan tidak boros biaya perawatan.

Begini cara rotasi ban yang tepat seperti telah Suara.com rangkum dari situs resmi Mitsubishi:

Mitsubishi XForce. (Mitsubishi Motors)
Mitsubishi XForce. (Mitsubishi Motors)

Rotasi Ban Berdasarkan Sistem Penggerak

1. Front Wheel Drive (FWD)

baca juga

Pada mobil berpenggerak roda depan, beban terbesar ada di ban depan. Cara rotasi yang benar adalah ban depan dipindah ke belakang dengan posisi menyilang (ban kiri depan ke kanan belakang, ban kanan depan ke kiri belakang).

Sementara itu, ban belakang dipindah ke depan di sisi yang sama. Tujuannya agar ban depan yang lebih cepat aus bisa diganti posisi dengan ban belakang yang lebih awet.

2. Rear Wheel Drive (RWD)

Untuk mobil berpenggerak roda belakang, beban terbesar ada di ban belakang. Rotasi dilakukan dengan cara ban belakang dipindah ke depan secara menyilang (ban kiri belakang ke kanan depan, ban kanan belakang ke kiri depan).

Sedangkan ban depan dipindah ke belakang di sisi yang sama. Dengan pola ini, keausan ban bisa lebih merata karena ban belakang biasanya lebih cepat habis.

3. All Wheel Drive (AWD/4WD)

Pada mobil berpenggerak empat roda, semua ban bekerja hampir seimbang. Rotasi dilakukan dengan cara ban depan dipindah ke belakang sambil bertukar sisi, dan ban belakang dipindah ke depan juga bertukar sisi.

Pola ini memastikan keausan ban benar-benar merata, karena setiap roda mendapat giliran menanggung beban di posisi berbeda.

Perawatan Ban yang Nggak Kalah Penting

Tak cuma rotasi, ada juga jenis perawatan lain yang perlu dilakukan secara rutin oleh para  pemilik mobil. Apa saja?

Pentingnya Spooring

Rotasi ban tidak akan maksimal tanpa spooring. Spooring memastikan roda sejajar dan sudutnya sesuai spesifikasi pabrikan.

Tanda mobil perlu spooring antara lain: setir terasa tidak lurus saat mobil melaju, mobil cenderung menarik ke kanan atau kiri, serta ban aus tidak merata.

Waktu ideal melakukan spooring adalah setiap 10 ribu kilometer, atau setelah mobil melewati jalan rusak, menabrak lubang, atau naik trotoar.

Pentingnya Balancing

Selain spooring, balancing juga wajib dilakukan. Tujuannya agar roda berputar seimbang dan tidak menimbulkan getaran saat mobil melaju cepat.

Tanda mobil perlu balancing biasanya terasa dari setir yang bergetar di kecepatan tinggi atau ban terasa bergoyang. Waktu ideal balancing adalah setiap kali melakukan rotasi ban, atau segera jika muncul gejala getaran.

 Dengan memahami cara rotasi sesuai sistem penggerak, serta rutin melakukan spooring dan balancing, pemilik mobil bisa menjaga ban tetap awet, kenyamanan berkendara terjaga, dan biaya perawatan lebih efisien.

Jadi, jangan anggap remeh urusan ban—karena dari sinilah keselamatan dan kenyamanan berkendara dimulai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Mobil Bekas City Car Bekas Paling Bandel Rp70 Jutaan, Ground Clearance Tinggi Anti Banjir

7 Mobil Bekas City Car Bekas Paling Bandel Rp70 Jutaan, Ground Clearance Tinggi Anti Banjir

Otomotif | Senin, 02 Februari 2026 | 10:23 WIB

Terpopuler: Mobil Toyota Paling Jarang Rewel hingga Motor Bebek Yamaha Terbaik

Terpopuler: Mobil Toyota Paling Jarang Rewel hingga Motor Bebek Yamaha Terbaik

Otomotif | Senin, 02 Februari 2026 | 09:45 WIB

Nissan Bubuhkan Panel Surya di Bodi Mobil Listrik, Jarak Tempuh Nambah Berapa KM?

Nissan Bubuhkan Panel Surya di Bodi Mobil Listrik, Jarak Tempuh Nambah Berapa KM?

Otomotif | Senin, 02 Februari 2026 | 08:40 WIB

5 Mobil MPV Bekas Paling Mudah Perawatan dan Ramah untuk Lansia

5 Mobil MPV Bekas Paling Mudah Perawatan dan Ramah untuk Lansia

Otomotif | Senin, 02 Februari 2026 | 08:02 WIB

Terkini

Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku

Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:50 WIB

Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026

Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:38 WIB

Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas

Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:19 WIB

Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian

Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:10 WIB

Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda

Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:35 WIB

Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar

Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:13 WIB

Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak

Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:05 WIB

Penjualan Toyota GR Supra Justru Melejit saat Produksinya Resmi Dihentikan

Penjualan Toyota GR Supra Justru Melejit saat Produksinya Resmi Dihentikan

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:05 WIB

Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026

Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:32 WIB

Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional

Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:10 WIB

×