Bukan Cuma Musibah, Jalan Rusak Ternyata Ada UU yang Bisa Seret Pejabat ke Penjara

Nur Khotimah, Gagah Radhitya Widiaseno

Senin, 16 Februari 2026 | 13:25 WIB
Bukan Cuma Musibah, Jalan Rusak Ternyata Ada UU yang Bisa Seret Pejabat ke Penjara
Ilustrasi jalan berlubang (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Penyelenggara jalan wajib segera memperbaiki kerusakan atau memberi tanda peringatan bagi pengguna jalan.
  • Kelalaian perbaikan jalan yang menyebabkan kematian terancam hukuman penjara maksimal lima tahun.
  • Sanksi denda bagi pengelola jalan rusak mencapai Rp120 juta menurut aturan hukum berlaku.

Suara.com - Memasuki musim hujan, pemandangan jalan berlubang dan aspal yang mengelupas menjadi hal yang sering kita temui di berbagai daerah.

Kondisi ini bukan sekadar masalah kenyamanan berkendara, tetapi juga ancaman nyata bagi keselamatan nyawa pengguna jalan.

Tak jarang, kecelakaan lalu lintas fatal bermula dari lubang jalan yang tidak segera diperbaiki.

Namun, tahukah Anda bahwa jalan rusak bukan hanya "nasib buruk" bagi pengendara? Secara hukum, ada pihak yang harus bertanggung jawab, bahkan bisa terancam hukuman penjara jika membiarkan jalan rusak tanpa penanganan.

Payung Hukum: UU Nomor 22 Tahun 2009

Tanggung jawab penyelenggara jalan diatur secara tegas dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Dalam aturan ini, penyelenggara jalan—baik pemerintah pusat maupun daerah—memiliki kewajiban hukum untuk memastikan jalan dalam kondisi aman.

Berdasarkan Pasal 24, terdapat dua poin utama kewajiban penyelenggara jalan:

1. Wajib segera memperbaiki: Penyelenggara jalan harus secepatnya memperbaiki jalan rusak yang berpotensi memicu kecelakaan.
2. Memberi tanda atau rambu: Jika perbaikan belum bisa dilakukan, penyelenggara jalan wajib memberi tanda atau rambu pada area tersebut sebagai peringatan bagi pengguna jalan.

baca juga
Petugas Satlantas Polresta Bandar Lampung menandai jalan berlubang menggunakan cat semprot, Rabu (26/2/2025). [ANTARA]
Petugas Satlantas Polresta Bandar Lampung menandai jalan berlubang menggunakan cat semprot, Rabu (26/2/2025). [ANTARA]

Sanksi Pidana: Dari Denda Hingga Penjara

Jika kewajiban di atas diabaikan dan menyebabkan kecelakaan, Pasal 273 mengatur sanksi pidana yang cukup berat bagi penyelenggara jalan:

  • Korban Luka Ringan/Kerusakan Kendaraan: Dipidana penjara maksimal 6 bulan atau denda maksimal Rp12 juta.
  • Korban Luka Berat: Dipidana penjara maksimal 1 tahun atau denda maksimal Rp24 juta.
  • Korban Meninggal Dunia: Dipidana penjara maksimal 5 tahun atau denda maksimal Rp120 juta.

Tidak hanya itu, pejabat atau penyelenggara jalan yang bahkan hanya lalai memberi tanda/rambu pada jalan rusak (meskipun belum ada korban) juga bisa dikenakan pidana penjara 6 bulan atau denda Rp1,5 juta sesuai Pasal 273 ayat (4).

Hak Warga untuk Keamanan Jalan

Keberadaan undang-undang ini menunjukkan bahwa keamanan jalan raya adalah tanggung jawab serius negara. Pejabat publik tidak boleh abai terhadap kerusakan infrastruktur yang mengancam keselamatan masyarakat.

Bagi masyarakat, memahami aturan ini penting sebagai bentuk edukasi hukum. Jika Anda menemui jalan rusak, segera laporkan kepada pihak berwenang. Dan bagi para penyelenggara jalan, konsistensi dalam perawatan infrastruktur bukan hanya soal kinerja, tapi juga upaya menghindari jerat hukum yang sudah menanti di balik aspal yang berlubang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan

Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan

News | Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:54 WIB

Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal

Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal

News | Senin, 09 Februari 2026 | 21:47 WIB

Pelajar Tewas Gegara Jalan Berlubang di Matraman, Polisi Dalami Faktor Infrastruktur

Pelajar Tewas Gegara Jalan Berlubang di Matraman, Polisi Dalami Faktor Infrastruktur

News | Senin, 09 Februari 2026 | 16:48 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×