Berpotensi Sebabkan Cidera, Model Setir Mobil Setengah Lingkaran Mulai Dilarang 2027

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Senin, 16 Februari 2026 | 19:05 WIB
Berpotensi Sebabkan Cidera, Model Setir Mobil Setengah Lingkaran Mulai Dilarang 2027
Ilustrasi setir mobil setengah lingkaran layaknya mobil F1. (Foto: Ist)
baca 10 detik
  • Regulator China, melalui MIIT, melarang penggunaan setir model yoke karena potensi risiko cedera saat terjadi tabrakan.
  • Rancangan standar baru ini mencakup uji tabrak spesifik yang sulit dipenuhi oleh setir berbentuk setengah lingkaran.
  • Aturan pelarangan ini dijadwalkan berlaku efektif pada 1 Januari 2027, bersama larangan gagang pintu rata.

Suara.com - Pemerintah China menerapkan aturan baru yang melarang penggunaan setir model yoke atau setir mobil setengah lingkaran layaknya mobil F1 untuk mobil baru.

Dilansir dari Autohome, otoritas China sedang menyiapkan aturan baru yang melarang penggunaan setir model yoke.

Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) telah menerbitkan rancangan standar baru yang bertujuan mengurangi risiko cidera akibat mekanisme kemudi saat terjadi kecelakaan. Dalam draft itu, terdapat prosedur uji tabrak baru yang mengharuskan pengujian benturan di beberapa titik pada lingkar kemudi.

Persyaratan itu dinilai sulit dipenuhi oleh desain yoke yang berbentuk setengah lingkaran karena tidak memiliki lingkar penuh seperti setir konvensional. Di dalam dokumen disebutkan bahwa desain yoke berpotensi membuat tubuh pengemudi terlempar melewati lingkar kemudi menuju dasbor saat terjadi benturan.

Selain itu, sistem airbag pada desain setir ini dinilai memiliki pola pengembangan yang kurang dapat diprediksi dibandingkan setir berbentuk bulat penuh yang memiliki permukaan lebih luas untuk meredam benturan.

Aturan baru ini dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Januari 2027, berbarengan dengan penerapan regulasi larangan gagang pintu flush atau rata. Pemerintah China juga memberikan masa transisi selama 13 bulan bagi kendaraan dengan setir model yoke yang telah mendapat persetujuan dan saat ini masih dipasarkan.

Setir model yoke sebelumnya dipopulerkan oleh sejumlah produsen mobil listrik. Desain ini digunakan pada Tesla Model S dan Model X generasi terbaru, serta menjadi fitur utama pada Tesla Cybertruck yang mengusung sistem steer-by-wire. Selain itu, Lexus RZ juga menawarkan opsi setir model yoke di beberapa pasar.

Meski penggunaan desain ini masih tergolong terbatas di industri otomotif global, langkah China sebagai pasar otomotif terbesar di dunia berpotensi memberi pengaruh signifikan terhadap arah desain kendaraan ke depan, khususnya bagi produsen yang sedang mempertimbangkan penggunaan setir model yoke di masa depan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Hyundai Hadapi Gempuran Mobil Hybrid dan Listrik di Indonesia

Strategi Hyundai Hadapi Gempuran Mobil Hybrid dan Listrik di Indonesia

Otomotif | Senin, 16 Februari 2026 | 16:10 WIB

Masalah Baru Mobil Listrik Bukan Harga atau Jarak Tempuh? Simak 4 Rekomendasi Terbaik di 2026

Masalah Baru Mobil Listrik Bukan Harga atau Jarak Tempuh? Simak 4 Rekomendasi Terbaik di 2026

Otomotif | Senin, 16 Februari 2026 | 11:37 WIB

Dafrar Mobil Listrik Rp 200 Jutaan yang Bisa Jadi Pilihan di IIMS 2026

Dafrar Mobil Listrik Rp 200 Jutaan yang Bisa Jadi Pilihan di IIMS 2026

Otomotif | Jum'at, 13 Februari 2026 | 19:09 WIB

Terkini

Pohon Berukuran Raksasa Tumbang Dekat Stasiun UI, KRL Lintas Bogor Sempat Tertahan

Pohon Berukuran Raksasa Tumbang Dekat Stasiun UI, KRL Lintas Bogor Sempat Tertahan

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:57 WIB

Usut Suap Bupati Bekasi, KPK Sasar Aset Mewah Anggota Polri di Subang

Usut Suap Bupati Bekasi, KPK Sasar Aset Mewah Anggota Polri di Subang

Bekaci | Rabu, 30 September 2026 | 17:53 WIB

Gus Ipul Dikabarkan Jadi Waketum PBNU: di Mana Saja Siap

Gus Ipul Dikabarkan Jadi Waketum PBNU: di Mana Saja Siap

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:51 WIB

Deretan 5 Gubernur Hadiri Apel Akbar, 243 Ribu 'Hansip Reborn' Resmi Dikumpulkan di Jateng!

Deretan 5 Gubernur Hadiri Apel Akbar, 243 Ribu 'Hansip Reborn' Resmi Dikumpulkan di Jateng!

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 17:50 WIB

Review Milk & Mocha Our Little Moments, Komik Hangat yang Bikin Gemas

Review Milk & Mocha Our Little Moments, Komik Hangat yang Bikin Gemas

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 17:49 WIB

The Veil Club Layer 2 Gaet Trinkieland, Hadirkan Eksplorasi Modest Wear Lewat Main Character Weekend

The Veil Club Layer 2 Gaet Trinkieland, Hadirkan Eksplorasi Modest Wear Lewat Main Character Weekend

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 17:48 WIB

Awas Ketagihan! 5 Street Food Legendaris Korea yang Paling Dicari Saat Musim Gugur

Awas Ketagihan! 5 Street Food Legendaris Korea yang Paling Dicari Saat Musim Gugur

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 17:46 WIB

Guru Besar UGM: Gugatan Denny Indrayana Jadi Momen Bayar Utang MK atas Putusan 90

Guru Besar UGM: Gugatan Denny Indrayana Jadi Momen Bayar Utang MK atas Putusan 90

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:45 WIB

Tim Dokter Ungkap Misteri Kematian Sutrimo dengan Mulut Berbusa, Ini Penyebabnya

Tim Dokter Ungkap Misteri Kematian Sutrimo dengan Mulut Berbusa, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:41 WIB

Gunakan Nama 'Volcano', Durian Unggulan Sulawesi Tengah Bersiap Miliki Identitas Hukum

Gunakan Nama 'Volcano', Durian Unggulan Sulawesi Tengah Bersiap Miliki Identitas Hukum

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 17:40 WIB

×