Suara.com - Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali memantik perhatian publik di Asia Tenggara. Dalam beberapa pekan terakhir, masyarakat di berbagai negara mulai merasakan dampak langsung dari kenaikan harga energi, mulai dari ongkos transportasi hingga harga kebutuhan pokok yang ikut terdorong naik.
Situasi ini tak lepas dari gejolak pasar minyak global yang dipicu konflik geopolitik sehingga membuat banyak negara harus menyesuaikan harga BBM demi menjaga stabilitas ekonomi.
Di tengah kondisi tersebut, Indonesia justru masih berada dalam posisi relatif stabil dibanding sejumlah negara tetangga.
Harga BBM khususnya yang bersubsidi, masih tergolong lebih terjangkau sehingga menjadi penopang daya beli masyarakat.
Namun, perbedaan kebijakan energi di tiap negara membuat harga BBM di kawasan ASEAN sangat bervariasi. Lantas bagaimana perbandingan harga BBM di negara ASEAN? simak penjelasan berikut ini.
Perbandingan Harga BBM di Negara ASEAN

Berikut ini gambaran perbandingan harga BBM di sejumlah negara ASEAN:
Vietnam
- Bensin RON 95: sekitar Rp15.678 per liter
- E5 RON 92: sekitar Rp18.088 per liter
- Solar: sekitar Rp22.840 per liter
Thailand
- Gasohol E85: sekitar Rp12.833 per liter
- Gasohol E20: sekitar Rp14.520 per liter
- Gasohol 91: sekitar Rp16.917 per liter
- Gasohol 95: sekitar Rp17.108 per liter
- Bensin (petrol): sekitar Rp21.559 per liter
- Diesel: sekitar Rp23.112 per liter
Singapura
- Bensin RON 95: sekitar Rp28.359 per liter
- Bensin RON 92: sekitar Rp37.964 per liter
- Bensin RON 98: sekitar Rp45.082 per liter
- Solar: sekitar Rp34.394 per liter
Malaysia
- Bensin RON 97: sekitar Rp19.199 per liter
- Bensin RON 95: sekitar Rp8.396 per liter
- Solar: sekitar Rp19.923 per liter
Filipina