Perbandingan Harga BBM di Negara ASEAN, Indonesia Masih Paling Murah?

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 01 April 2026 | 15:14 WIB
Perbandingan Harga BBM di Negara ASEAN, Indonesia Masih Paling Murah?
SPBU Pertamina (Foto: Dok. Pertamina)

- Bensin RON 91: sekitar Rp15.843 per liter
- Bensin RON 95: sekitar Rp16.263 per liter
- Bensin RON 100: sekitar Rp19.017 per liter
- Solar: sekitar Rp15.870 per liter

Indonesia (Pertamina)

- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Solar subsidi: Rp6.800 per liter
- Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter
- Pertamax Green (RON 95): Rp12.900 per liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.100 per liter
- Dexlite: Rp14.200 per liter
- Pertamina Dex: Rp14.500 per liter

Lonjakan Harga BBM ASEAN

Plang SPBU milik Pertamina kini ada SPBU warna biru, SPBU warna Merah dan SPBU warna hijau. (Otomania.com)
Plang SPBU milik Pertamina kini ada SPBU warna biru, SPBU warna Merah dan SPBU warna hijau. (Otomania.com)

Sejumlah negara seperti Thailand, Vietnam, hingga Singapura mulai melakukan penyesuaian harga BBM sejak pertengahan Maret. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap lonjakan harga minyak mentah dunia.

Negara dengan sistem harga berbasis pasar seperti Thailand dan Vietnam mencatat kenaikan yang cukup signifikan, terutama pada jenis solar yang krusial bagi sektor logistik dan industri.

Di sisi lain, Malaysia masih mampu menahan lonjakan harga berkat kebijakan subsidi energi yang cukup besar. Berbeda lagi dengan Singapura yang mencatat harga BBM tertinggi di kawasan karena tidak menerapkan subsidi dan memberlakukan pajak energi yang tinggi.

Jika ditarik lebih luas, rata-rata harga bensin di kawasan Asia Tenggara saat ini berada di kisaran Rp23.000 hingga Rp43.000 per liter. Angka ini tentu cukup tinggi jika dibandingkan dengan harga BBM bersubsidi di Indonesia yang masih berada jauh di bawahnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki bantalan ekonomi melalui kebijakan subsidi BBM. Meski harga BBM nonsubsidi ikut mengalami penyesuaian, kenaikannya masih tergolong moderat sehingga tidak terlalu membebani masyarakat.

Meski begitu, tantangan ke depan tetap besar. Ketergantungan pada kondisi global membuat harga BBM tetap rentan terhadap fluktuasi. Karena itu, kebijakan energi yang adaptif dan berkelanjutan menjadi kunci agar stabilitas harga tetap terjaga tanpa membebani anggaran negara secara berlebihan.

baca juga

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Harga BBM di Indonesia vs Iran, Bak Langit dan Bumi

Beda Harga BBM di Indonesia vs Iran, Bak Langit dan Bumi

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 13:01 WIB

BBM Batal Naik per 1 April 2026, Antrean SPBU Kembali Normal

BBM Batal Naik per 1 April 2026, Antrean SPBU Kembali Normal

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:49 WIB

Anomali Harga BBM Imbas Perang Iran: Australia Kena Diskon, Indonesia Tak Berubah

Anomali Harga BBM Imbas Perang Iran: Australia Kena Diskon, Indonesia Tak Berubah

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 12:10 WIB

Terkini

Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi

Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Data Sering Nyangkut, DPRD DKI Minta Mekanisme Sanggah Manual untuk Desil Warga

Data Sering Nyangkut, DPRD DKI Minta Mekanisme Sanggah Manual untuk Desil Warga

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Cara Pakai Tinted Sunscreen Yang Benar Ala dr Zie Untuk Samarkan Flek Hitam

Cara Pakai Tinted Sunscreen Yang Benar Ala dr Zie Untuk Samarkan Flek Hitam

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:28 WIB

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin

Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:26 WIB

Kawasan Hutan 60 Hektare Diduga Punya Anggota DPRD Kampar, Belum Ada Tersangka

Kawasan Hutan 60 Hektare Diduga Punya Anggota DPRD Kampar, Belum Ada Tersangka

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:25 WIB

2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?

2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Suzuki XL Terbaru Mulai Diserahkan Kepada Konsumen Jabodetabek

Suzuki XL Terbaru Mulai Diserahkan Kepada Konsumen Jabodetabek

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:19 WIB

Apakah Serum Penumbuh Rambut Aman Digunakan Setiap Hari?

Apakah Serum Penumbuh Rambut Aman Digunakan Setiap Hari?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:15 WIB

×