- Kia menarik 381 unit SUV listrik EV5 di Tiongkok akibat cacat produksi pada panel instrumen yang berpotensi membahayakan keselamatan.
- Gangguan teknis pada sirkuit manajemen daya menyebabkan tampilan layar lambat dan berubah menjadi hijau saat lampu sein diaktifkan.
- Kia menyediakan pembaruan perangkat lunak gratis melalui teknologi over the air atau perbaikan fisik di dealer resmi bagi konsumen.
Suara.com - Produsen otomotif asal Korea Selatan Kia sedang menghadapi tantangan berat di pasar Tiongkok setelah melakukan penarikan kembali atau recall terhadap SUV listrik andalannya yakni Kia EV5. Langkah ini diambil karena adanya temuan cacat produksi pada bagian panel instrumen yang berpotensi memicu risiko bahaya fatal bagi pengemudi maupun penumpang saat berkendara.
Berdasarkan informasi resmi dari Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China penarikan ini melibatkan total 381 unit Kia EV5 yang diproduksi antara pertengahan Agustus hingga akhir Oktober 2025. Gangguan ini bermula dari adanya sinyal abnormal pada sirkuit terpadu manajemen daya di dalam pengontrol instrumen kendaraan yang membuat respons tampilan layar menjadi sangat lambat.
Masalah teknis tersebut semakin mengkhawatirkan karena saat pengemudi mengaktifkan lampu sein antarmuka bagian belakang pada layar instrumen berisiko mengalami gangguan visual berupa tampilan layar hijau. Kondisi ini dinilai sangat berbahaya karena dapat mengalihkan fokus pengemudi serta menghilangkan informasi penting pada panel instrumen saat sedang berkendara dalam kecepatan tinggi.
Menyikapi temuan tersebut pihak Kia melalui perusahaan patungannya di Negeri Tirai Bambu menjanjikan pembaruan perangkat lunak secara gratis melalui teknologi over the air atau OTA. Bagi pemilik kendaraan yang tidak dapat melakukan pembaruan secara mandiri dealer resmi akan mengundang mereka untuk melakukan perbaikan fisik guna memastikan risiko keselamatan dapat segera dihilangkan sepenuhnya.
Meskipun Kia EV5 baru memulai debut globalnya di Tiongkok pada November 2023 dengan harga kompetitif sekitar 149.800 yuan posisi Kia di pasar tersebut tampak semakin terpinggirkan. Performa penjualan model ini dilaporkan cukup memprihatinkan karena sepanjang tahun 2025 akumulasi penjualannya hanya tercatat sebanyak 572 unit saja di seluruh China. Recall di tengah angka penjualan yang sangat rendah ini tentu menjadi pukulan telak bagi kredibilitas Kia dalam menghadapi gempuran merek lokal yang sangat kompetitif.