- PT Astra Honda Motor meresmikan Pos AHASS Teaching Factory di SMKN 3 Mandau, Riau, sebagai sarana pendidikan vokasi standar industri.
- Fasilitas bengkel ini melayani perawatan motor masyarakat sekitar yang dikerjakan langsung oleh siswa terpilih di bawah pengawasan teknisi.
- Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi teknis dan kesiapan kerja siswa agar mampu terserap maksimal oleh kebutuhan industri sepeda motor.
Suara.com - PT Astra Honda Motor (AHM) memperkuat komitmen dalam dunia pendidikan vokasi dengan meresmikan Pos AHASS Teaching Factory atau TEFA di SMK Negeri 3 Mandau, Riau. Langkah ini menjadi tonggak sejarah baru sebagai SMK mitra binaan pertama di provinsi tersebut yang mengoperasikan bengkel resmi Honda dengan standar industri nyata.
Fasilitas ini dikembangkan untuk memberikan solusi layanan servis sepeda motor yang lebih dekat bagi masyarakat di area rural. Berkolaborasi dengan Main Dealer Capella Dinamik Nusantara Riau, para siswa mendapatkan akses pengetahuan dan situasi belajar yang setara dengan kualitas pengalaman industri di kota besar.
Muhammad Faried Hidayat salah satu siswa kelas XI mengungkapkan bahwa fasilitas ini menjadi ruang untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam meraih karier profesional.
“Metode pembelajaran praktik Pos AHASS TEFA memberikan pengalaman bagi kami para pelajar untuk memahami ritme kerja industri sesungguhnya agar dapat memberikan layanan terbaik bagi konsumen.” ujar Faried, Jumat (22/5/2026).
Pos AHASS TEFA di SMKN 3 Mandau didukung oleh tiga pit kerja yang mampu melayani hingga 12 unit sepeda motor per hari. Seluruh pengerjaan dilakukan oleh siswa yang telah lulus Uji Kompetensi Keahlian atau UKK Astra Honda serta diawasi langsung oleh teknisi ahli dari AHASS mitra terdekat. Layanan yang tersedia meliputi perawatan berkala, penggantian oli, hingga penyediaan suku cadang asli Honda Genuine Part.
Kepala SMKN 3 Mandau Agus Subagiyo menegaskan bahwa kehadiran fasilitas ini adalah langkah nyata dalam mengantarkan pelajar masuk ke dunia kerja.
"Peresmian Pos AHASS TEFA ini menjadi fondasi kami untuk mengembangkan siswa agar mampu merasakan dunia industri di sekolah dan memberikan layanan purna jual yang berkualitas. Kami berkomitmen untuk menjadikan fasilitas ini sebagai pusat belajar yang nyata bagi siswa agar mereka siap terserap oleh industri atau mandiri sebagai wirausaha," ujar Agus Subagiyo.
General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin menyampaikan bahwa program ini bertujuan mencetak generasi muda unggul yang memiliki keterampilan teknis dan mental profesional.
"Kami berharap kehadiran Pos AHASS TEFA di Kota Duri, Bengkalis ini tidak hanya menjadi sarana belajar yang riil bagi siswa, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, terutama dalam layanan purna jual sepeda motor," ujar Muhibbuddin.
Saat ini terdapat 29 Pos AHASS TEFA yang tersebar di 20 provinsi di Indonesia. Program ini merupakan bagian dari kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor atau TBSM Astra Honda yang telah dikembangkan sejak tahun 2010.