3. Dashboard Camera (Dash Cam)
Dash cam menjadi aksesori penting untuk meningkatkan keamanan berkendara. Kamera ini merekam aktivitas di jalan dan bisa menjadi bukti jika terjadi kecelakaan atau insiden.
Rekomendasi produk seperti 70mai Dash Cam Pro Plus+ atau DDPAI Mini 5 menawarkan resolusi hingga 4K, night vision, dan sensor gerak. Harganya berkisar antara Rp1 juta hingga Rp3 juta.
Fitur tambahan seperti cloud storage dan konektivitas ke smartphone membuat pengguna lebih mudah mengakses rekaman kapan saja. Ini sangat berguna, terutama saat parkir di tempat umum atau minim pengawasan.
4. Pelindung Layar Infotainment
Mobil listrik modern umumnya memiliki layar infotainment besar yang menjadi pusat kontrol kendaraan. Karena sering disentuh, layar ini rentan terhadap goresan dan sidik jari.
Aksesori seperti tempered glass screen protector anti-glare bisa menjadi solusi. Harga produk ini relatif terjangkau, mulai dari Rp100 ribu hingga Rp300 ribu tergantung ukuran dan kualitas.
Pelindung layar tidak hanya menjaga tampilan tetap jernih, tetapi juga meningkatkan visibilitas saat terkena sinar matahari langsung. Gunakan kain microfiber untuk membersihkan layar agar tetap optimal.
5. Phone Holder dan Wireless Charger
Navigasi menjadi bagian penting dalam berkendara, terutama untuk mencari SPKLU terdekat. Phone holder membantu Anda melihat peta tanpa harus memegang ponsel, sehingga lebih aman.
Untuk mobil yang belum memiliki fitur wireless charging, Anda bisa menambahkan phone holder dengan wireless charger built-in. Produk seperti ini dijual dengan harga sekitar Rp150 ribu hingga Rp500 ribu. Beberapa model bahkan dilengkapi auto-clamp dan fast charging hingga 15W, membuat pengisian daya tetap cepat selama perjalanan.
6. Power Bank Khusus EV (Range Extender Battery)
Meskipun belum umum di Indonesia, power bank khusus mobil listrik mulai dilirik, terutama oleh pengguna yang sering bepergian jarak jauh.
Aksesori ini berfungsi sebagai sumber daya darurat saat baterai hampir habis di lokasi tanpa SPKLU. Contohnya adalah portable EV battery pack kapasitas kecil (3–5 kWh) yang dibanderol sekitar Rp30 juta hingga Rp80 juta.
Meski mahal, alat ini bisa menjadi penyelamat dalam kondisi darurat. Namun, penggunaannya tetap terbatas dan lebih cocok sebagai solusi cadangan, bukan sumber daya utama.