Tips Menghindari Jalan Sempit di Google Maps, agar Tidak Terjebak dan Kesasar

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 10 April 2026 | 11:29 WIB
Tips Menghindari Jalan Sempit di Google Maps, agar Tidak Terjebak dan Kesasar
Ilustrasi Aplikasi Google Maps (Pexels/Ingo Joseph)
baca 10 detik
  • Pengguna mobil disarankan memastikan mode kendaraan telah diatur ke opsi mobil agar Google Maps memberikan rute sesuai.
  • Pengguna dapat memverifikasi lebar jalan melalui fitur Street View dan Satellite View sebelum memulai perjalanan berkendara.
  • Hindari mengikuti rute pintas mencurigakan serta tetap utamakan jalur utama demi keamanan navigasi selama berada di jalan.

Suara.com - Pernahkah Anda sedang asyik berkendara mengikuti arahan navigasi, lalu tiba-tiba Google Maps mengarahkan Anda ke sebuah jalan sempit yang lebarnya nyaris pas-pasan dengan badan mobil?

Kejadian ini bukan hanya menyebalkan, tetapi juga bisa menabrak pagar warga atau bahkan tersesat di area pemakaman dan hutan.

Google Maps memang dirancang untuk mencari rute tercepat menuju tujuan. Namun, algoritma cerdas ini terkadang tidak mempertimbangkan dimensi kendaraan Anda.

Bagi pengguna mobil, masuk ke "jalan tikus" adalah mimpi buruk. Agar perjalanan Anda tetap aman dan nyaman, berikut adalah tips dan trik setting Google Maps paling ampuh untuk menghindari jalan sempit.

1. Pastikan Mode Kendaraan Terpasang pada "Mobil"

Ini adalah kesalahan paling umum namun sering diabaikan. Google Maps memiliki ikon navigasi yang berbeda untuk mobil, sepeda motor, jalan kaki, dan transportasi umum.

Secara default, jika Anda terakhir kali mencari rute dengan mode motor, aplikasi akan tetap menyimpan pengaturan tersebut.

Jalan yang bisa dilalui motor tentu berbeda dengan mobil. Motor sering diarahkan melewati gang sempit atau jalan pintas antar-perumahan.

Sebelum menekan tombol "Start", pastikan ikon mobil di bagian atas layar sudah terpilih. Ini akan meminimalkan risiko diarahkan ke jalan yang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

baca juga
Ilustrasi Google Maps. [Unsplash/henry perks]
Ilustrasi Google Maps. [Unsplash/henry perks]

2. Manfaatkan Fitur "Street View" Sebelum Berangkat

Jangan langsung percaya pada garis biru di layar. Jika Anda melihat rute yang tampak berkelok-kelok tajam di area pemukiman, gunakan fitur Street View. Caranya, ketuk pada titik jalan yang mencurigakan, lalu lihat foto panorama jalannya.

Jika di foto tersebut jalanan tampak tidak memiliki trotoar, banyak jemuran di pinggir jalan, atau lebar aspalnya hanya cukup untuk satu mobil, sebaiknya Anda mencari rute alternatif.

Fitur ini adalah cara paling akurat untuk memverifikasi kondisi fisik jalan secara visual.

3. Pantau "Satellite View" untuk Melihat Lebar Jalan

Jika Street View terasa lambat, Anda bisa beralih ke mode Satellite View (Tampilan Satelit). Dengan tampilan satelit, Anda bisa melihat perbedaan antara jalan raya arteri dan jalan lingkungan.

Jalan utama biasanya memiliki garis marka yang jelas dan berwarna abu-abu gelap, sementara jalan sempit biasanya terlihat lebih pudar, tidak rata, dan dikelilingi oleh atap rumah yang rapat.

4. Cek Opsi "Route Options" dan Hindari Jalan Tol (Jika Perlu)

Terkadang, demi menghindari kemacetan di jalan tol, Google Maps akan mencarikan rute alternatif melalui jalan-jalan kecil di sekitarnya. Masuklah ke menu Settings > Navigation Settings > Route Options.

Jika Anda tidak keberatan membayar tol demi keamanan, pastikan opsi "Avoid Tolls" tidak diaktifkan. Sebaliknya, jika Anda berada di area pedesaan, cobalah mematikan opsi "Prefer Fuel-Efficient Routes".

Terkadang rute paling irit bahan bakar justru membawa Anda melewati jalanan desa yang sempit dan curam.

5. Curigai Rute "Lebih Cepat 1-2 Menit"

Google Maps sering memberikan notifikasi "A faster route is available" saat Anda sedang di perjalanan. Jangan langsung menyetujui.

Sering kali rute tersebut hanya lebih cepat 1 atau 2 menit, namun risikonya adalah melewati jalan tikus yang berliku.

Tetaplah pada jalur utama (jalan nasional atau provinsi) meskipun estimasi waktunya sedikit lebih lama. Jalan utama jauh lebih aman untuk ukuran mobil daripada memotong jalan lewat gang.

6. Update Aplikasi dan Gunakan Fitur "Preview Route"

Selalu pastikan aplikasi Google Maps Anda dalam versi terbaru. Google terus memperbarui data jalan, termasuk informasi mengenai lebar jalan dan klasifikasi jalan.

Sebelum mulai mengemudi, gunakan fitur Preview. Geser daftar arahan navigasi ke atas untuk melihat daftar jalan yang akan dilewati.

Jika Anda melihat nama jalan seperti "Jl. Gang..." atau jalan tanpa nama, itu adalah sinyal merah untuk segera mengganti rute.

7. Percayalah pada Intuisi dan Rambu Lalu Lintas

Teknologi tidaklah sempurna. Jika Google Maps menyuruh Anda belok ke sebuah jalan yang terlihat sangat sempit atau memiliki portal penghalang, jangan dipaksakan.

Berhentilah sejenak atau tetaplah lurus di jalan utama. Google Maps akan secara otomatis melakukan rerouting (mencari rute ulang) untuk membawa Anda kembali ke jalur yang lebih layak.

Mencegah lebih baik daripada terjepit. Dengan melakukan pengecekan mode kendaraan, melihat tampilan satelit, dan tidak tergiur dengan rute "potong jalan", Anda bisa menghindari drama mobil terjebak di gang sempit.

Jadikan Google Maps sebagai asisten, namun tetap jadikan logika dan rambu jalan sebagai instruktur utama Anda di jalan raya. Selamat berkendara dengan aman!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagaimana Cara Mengetahui Riwayat Servis Mobil Bekas? Cek Hal Ini

Bagaimana Cara Mengetahui Riwayat Servis Mobil Bekas? Cek Hal Ini

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 11:15 WIB

Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman

Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:50 WIB

4 Mobil 7-Seater yang Aman Pakai Pertalite, Solusi Hemat BBM bagi Keluarga Muda

4 Mobil 7-Seater yang Aman Pakai Pertalite, Solusi Hemat BBM bagi Keluarga Muda

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 10:47 WIB

Terkini

Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen

Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:56 WIB

Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027

Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:46 WIB

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:18 WIB

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Sumsel | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×