- CEO Astra UD Trucks, Bambang Widjanarko, menyatakan fokus pengembangan truk jangka pendek adalah teknologi berkendara cerdas atau smart truck.
- Perusahaan telah menerapkan teknologi telematika My UD Fleet sejak 2023 untuk memantau performa dan efisiensi operasional kendaraan secara real time.
- Pengembangan truk listrik masih dalam tahap riset jangka panjang karena terkendala infrastruktur pengisian daya dan efisiensi waktu operasional.
Belum lagi masalah waktu yang diperlukan untuk mengisi baterai truk listrik yang lebih lama dari pengisian mobil penumpang.
"Truk kan kendaraan untuk kerja. Kalau istirahat 9 jam sehari (untuk isi ulang baterai) pengusaha bisa rugi," kata dia.
Akan tetapi UD Trucks sendiri sebenarnya sudah melakukan riset dan pengembangan ke arah truk listrik. Bahkan pabrikan sudah memiliki purwarupa truk listrik di Jepang.
"Prototype-nya sudah ada. Tapi itu enggak gampang, perlu waktu," tutup Bambang.