Fakta dan Mitos Menghemat Bensin Mobil, Begini Triknya Biar Irit Ongkos Jalan

Cesar Uji Tawakal

Minggu, 24 Mei 2026 | 10:17 WIB
Fakta dan Mitos Menghemat Bensin Mobil, Begini Triknya Biar Irit Ongkos Jalan
Ilustrasi isi bensin (pixabay)
baca 10 detik
  • Suara.com menjelaskan bahwa kebiasaan seperti menggoyangkan mobil saat mengisi bensin atau memanaskan mesin terlalu lama hanyalah mitos.
  • Pengemudi dapat menghemat bahan bakar dengan memastikan tekanan ban ideal, mengurangi beban kendaraan, serta menggunakan oktan yang tepat.
  • Praktik berkendara secara halus dan mematikan mesin saat berhenti lama terbukti meningkatkan efisiensi penggunaan BBM secara signifikan.

Suara.com - Mengatur pengeluaran bahan bakar minyak (BBM) kini jadi prioritas bagi banyak pemilik mobil guna menekan biaya operasional harian.

Di tengah maraknya informasi, banyak pengendara yang terjebak pada kebiasaan lama yang dianggap bisa menghemat bensin, padahal sebenarnya hanya mitos belaka.

Memahami perbedaan antara fakta teknis dan mitos sangat penting agar upaya penghematan yang Anda lakukan benar-benar efektif dan tidak justru merusak mesin. Berikut fakta dan mitosnya menurut hasil rangkuman Suara.com

Apa saja mitosnya?

Ilustrasi mobil sedang isi bahan bakar minyak. (freepik)
Ilustrasi mobil sedang isi bahan bakar minyak. (freepik)

Mitos pertama yang sangat populer adalah menggoyang-goyangkan mobil saat mengisi bensin agar tangki lebih padat.

Secara ilmiah, bensin adalah benda cair yang akan otomatis mengisi setiap celah kosong di wadahnya, sehingga tindakan menggoyangkan mobil sama sekali tidak berguna.

Selain itu, mengisi bensin hingga luber atau tumpah juga merupakan kesalahan.

Mobil modern sudah dilengkapi dengan vapor recovery system yang mendeteksi kelebihan kapasitas, sehingga mengisi hingga tumpah justru membuat BBM banyak terbuang sia-sia dan merugikan kantong Anda.

Banyak juga yang percaya bahwa mengisi bensin di malam hari atau subuh saat suhu udara dingin akan membuat bensin lebih kental dan volumenya lebih banyak.

baca juga

Faktanya, tangki penyimpanan SPBU terletak jauh di bawah tanah dengan suhu yang sangat stabil, sehingga volume bensin yang keluar dari pompa tetap sama terlepas dari waktu pengisian.

Terkait suhu mesin, memanaskan mobil terlalu lama sebelum berangkat juga tidak lagi relevan bagi mesin modern.

Mesin injeksi saat ini hanya butuh waktu 30 hingga 60 detik saja agar oli bersirkulasi sempurna; membiarkan mesin idle lebih dari 5 menit justru membuang bensin tanpa ada jarak yang ditempuh.

Penggunaan AC sering dianggap sebagai beban utama, dan faktanya memang AC bisa meningkatkan konsumsi bensin sekitar 5 persen hingga 20 persen.

Namun, membuka jendela saat melaju kencang di atas 60-80 km/jam justru lebih boros daripada menyalakan AC. Hal ini dikarenakan hambatan angin atau drag meningkat secara eksponensial, sehingga mesin butuh tenaga ekstra besar untuk melawan angin tersebut.

Begini trik biar hemat bensin

Pengendara mengisi bensin untuk kendaraannya di SPBU Pertamina, kawasan Palmerah, Jakarta, Jumat (8/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengendara mengisi bensin untuk kendaraannya di SPBU Pertamina, kawasan Palmerah, Jakarta, Jumat (8/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Trik nyata yang terbukti efektif adalah mematikan mesin saat berhenti lebih dari satu menit, misalnya di lampu merah yang memiliki penghitung waktu mundur.

Kebiasaan membiarkan mesin idle selama satu jam setara dengan membuang hampir satu liter bensin tanpa menghasilkan jarak tempuh. Selain itu, perhatikan beban kendaraan Anda.

Setiap tambahan beban sebesar 50 kg dapat meningkatkan konsumsi BBM hingga 2 persen. Membersihkan bagasi dari barang-barang yang tidak diperlukan adalah cara termudah untuk mengurangi bobot mobil.

Pemilihan nilai oktan juga berpengaruh besar pada efisiensi. Menggunakan BBM dengan oktan yang sesuai rekomendasi pabrikan memastikan pembakaran sempurna dan mencegah engine knocking.

Mesin dengan pembakaran yang efisien akan menghasilkan tenaga yang lebih responsif, yang pada akhirnya membuat konsumsi bensin lebih hemat dalam jangka panjang.

Jangan lupa untuk selalu mengecek tekanan angin ban; ban yang kurang tekanan hanya 3 psi saja sudah bisa membuat mobil lebih boros 3 persen hingga 5 persen karena meningkatnya rolling resistance.

Kunci terakhir dari penghematan bensin adalah gaya berkendara atau eco driving. Menjaga putaran mesin di rentang 1.500 hingga 2.500 RPM dan menghindari akselerasi mendadak dapat menghemat bensin hingga 15 persen.

Mengemudi secara halus dan memanfaatkan momentum kendaraan jauh lebih efisien daripada gaya mengemudi agresif yang memaksa ECU menyemprotkan lebih banyak bahan bakar ke ruang bakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan LCGC, Ini 5 Mobil Bekas Irit BBM Mulai Rp 80 Jutaan

Bukan LCGC, Ini 5 Mobil Bekas Irit BBM Mulai Rp 80 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:25 WIB

Kualitas Mobil Listrik Honda Dipertanyakan Puluhan Ribu Unit Kena Recall Akibat Kamera Rusak

Kualitas Mobil Listrik Honda Dipertanyakan Puluhan Ribu Unit Kena Recall Akibat Kamera Rusak

Otomotif | Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:45 WIB

Moeldoko Sentil Pemerintah Terkait Nasib Subsidi Mobil Listrik yang Bikin Konsumen Bingung

Moeldoko Sentil Pemerintah Terkait Nasib Subsidi Mobil Listrik yang Bikin Konsumen Bingung

Otomotif | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:15 WIB

Cara Ampuh Jaga Konsumsi BBM Tetap Irit dengan Rutin Uji Emisi

Cara Ampuh Jaga Konsumsi BBM Tetap Irit dengan Rutin Uji Emisi

Otomotif | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:10 WIB

Lebih Sporty dari Wuling Air EV? EV Hatchback Ini Pamer Muka Baru, Siap Rusak Harga Pasar!

Lebih Sporty dari Wuling Air EV? EV Hatchback Ini Pamer Muka Baru, Siap Rusak Harga Pasar!

Otomotif | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:38 WIB

Terkini

Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD

Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Prabowo Kembali ke Jombang, Hadiri Penutupan Muktamar NU ke-35

Prabowo Kembali ke Jombang, Hadiri Penutupan Muktamar NU ke-35

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Buruan Antre, Harga Emas Antam Masih Dipatok Rp2,67 Juta/Gram

Buruan Antre, Harga Emas Antam Masih Dipatok Rp2,67 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Begini Strategi Rebranding Emiten Bank BCIC

Begini Strategi Rebranding Emiten Bank BCIC

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:24 WIB

3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship

3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship

Tekno | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Bergerak di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau ASGR

IHSG Masih Bergerak di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau ASGR

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:17 WIB

Wajib Punya! 5 Parfum Vanilla-Floral Lokal & Mewah yang Bikin Jatuh Cinta

Wajib Punya! 5 Parfum Vanilla-Floral Lokal & Mewah yang Bikin Jatuh Cinta

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Sering Tertukar? Ini Cara Mudah Membedakan Soal Cerita KPK dan FPB dalam Matematika

Sering Tertukar? Ini Cara Mudah Membedakan Soal Cerita KPK dan FPB dalam Matematika

Tekno | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Sejumlah Pejabat Polda Riau Dimutasi, Karo SDM hingga 3 Kapolres

Sejumlah Pejabat Polda Riau Dimutasi, Karo SDM hingga 3 Kapolres

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Tembus US$90 Lagi

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Tembus US$90 Lagi

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:00 WIB

×