Jarak Tempuh Mobil Listrik Bisa Berkurang Drastis Akibat AC Saat Cuaca Panas

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Kamis, 28 Mei 2026 | 19:50 WIB
Jarak Tempuh Mobil Listrik Bisa Berkurang Drastis Akibat AC Saat Cuaca Panas
Mobil listrik lakukan pengisian daya. [Freepik]
baca 10 detik
  • Penggunaan AC pada mobil listrik di cuaca panas mengonsumsi daya baterai yang signifikan setelah motor penggerak utama.
  • Suhu lingkungan di atas 29 derajat Celcius dapat mengurangi efisiensi jarak tempuh kendaraan hingga mencapai 17 persen.
  • Pemilik mobil listrik disarankan menggunakan fitur pre-conditioning serta memarkir kendaraan di tempat teduh untuk menghemat baterai.

Suara.com - Penggunaan AC pada mobil menjadi kebutuhan utama bagi pemilik kendaraan di kota besar saat cuaca panas melanda. Namun bagi pemilik mobil listrik, menyalakan sistem pendingin kabin ternyata memiliki dampak langsung terhadap efisiensi baterai dan jarak tempuh kendaraan.

Melansir Recharged, sistem pendingin kabin adalah komponen yang mengonsumsi daya cukup besar setelah motor penggerak utama. Konsumsi energi ini sangat bergantung pada suhu lingkungan sekitar. Semakin panas temperatur di luar kendaraan, semakin besar daya baterai yang terkuras untuk menjaga suhu kabin tetap sejuk.

Pengaruh nyata mulai terlihat saat suhu udara menyentuh angka di atas 29 derajat Celcius. Pada suhu sekitar 27 derajat Celcius, penggunaan AC rata-rata dapat mengurangi jarak tempuh sekitar 2,8 persen.

Namun ketika suhu melonjak hingga 35 derajat Celcius, penurunan daya jelajah bisa meningkat hingga 17 persen. Secara umum, penggunaan AC di cuaca terik dapat memangkas efisiensi jarak tempuh sekitar 11 persen.

Berbeda dengan mobil bermesin bensin atau diesel yang bisa memanfaatkan panas mesin, mobil listrik sepenuhnya mengandalkan energi baterai utama. Kompresor AC pada mobil listrik bekerja menggunakan tenaga listrik secara langsung.

Hal ini berarti setiap kali sistem pendingin dinyalakan, baterai akan menyuplai daya untuk memindahkan panas dari dalam kabin ke luar kendaraan. Meskipun demikian, sistem AC masih jauh lebih efisien dibandingkan pemanas kabin atau heater yang umum dipakai di negara bermusim dingin.

Penggunaan heater dengan metode resistance heating bahkan dapat memotong jarak tempuh kendaraan hingga 17 persen. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan pengemudi untuk menjaga efisiensi baterai.

Salah satunya adalah memanfaatkan fitur pre-conditioning saat mobil sedang mengisi daya agar kabin sudah dingin sebelum perjalanan dimulai. Selain itu, memarkir kendaraan di tempat teduh dan menggunakan fitur climate control zone juga sangat disarankan untuk membantu menghemat konsumsi energi baterai selama berkendara.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cuma Ganti Baju, BYD Atto 3 Generasi Baru Kini Pakai RWD! Tenaga Tembus 240 kW

Tak Cuma Ganti Baju, BYD Atto 3 Generasi Baru Kini Pakai RWD! Tenaga Tembus 240 kW

Otomotif | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:55 WIB

Mengenal Teknologi ADAS Chery Q Sebagai Solusi Berkendara Aman di  Perkotaan

Mengenal Teknologi ADAS Chery Q Sebagai Solusi Berkendara Aman di Perkotaan

Otomotif | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:15 WIB

Wuling Daftarkan Air EV Versi Empat Pintu Ramaikan Segmen Mobil Listrik Murah

Wuling Daftarkan Air EV Versi Empat Pintu Ramaikan Segmen Mobil Listrik Murah

Otomotif | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:14 WIB

Terkini

Jarang Disadari, Kualitas Air Jadi Bagian dari Rahasia Perawatan Kulit dan Rambut ala Korea

Jarang Disadari, Kualitas Air Jadi Bagian dari Rahasia Perawatan Kulit dan Rambut ala Korea

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:31 WIB

BRI Beri Diskon Spektakuler 45 Persen Tanpa Minimal Belanja di ALAND, Ini Syaratnya

BRI Beri Diskon Spektakuler 45 Persen Tanpa Minimal Belanja di ALAND, Ini Syaratnya

Bri | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:30 WIB

18 Lokasi Unjuk Rasa di Kota Makassar

18 Lokasi Unjuk Rasa di Kota Makassar

Sulsel | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:27 WIB

Perbedaan Rangkaian Listrik Seri dan Paralel, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Perbedaan Rangkaian Listrik Seri dan Paralel, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:24 WIB

Ada Aksi Demo, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia Hari Ini

Ada Aksi Demo, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia Hari Ini

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:22 WIB

Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target

Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target

Bekaci | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:21 WIB

IHSG Dibuka Sempat Jatuh ke 6.390, Tapi Langsung Menghijau ke 6.400

IHSG Dibuka Sempat Jatuh ke 6.390, Tapi Langsung Menghijau ke 6.400

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:17 WIB

Krisis Usia 25: Lepas dari Jebakan Timeline Media Sosial dan Temukan Rute Sendiri

Krisis Usia 25: Lepas dari Jebakan Timeline Media Sosial dan Temukan Rute Sendiri

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Demo 27 Agustus 2026 Mulai Jam Berapa? Cek Link Live CCTV untuk Pantau Situasi

Demo 27 Agustus 2026 Mulai Jam Berapa? Cek Link Live CCTV untuk Pantau Situasi

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:13 WIB

Harga Minyak Turun Didorong Prospek Pembukaan Selat Hormuz

Harga Minyak Turun Didorong Prospek Pembukaan Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:09 WIB

×