Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.405,685
LQ45 632,547
Srikehati 308,939
JII 387,605
USD/IDR 17.712

Harga Minyak Turun Didorong Prospek Pembukaan Selat Hormuz

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:09 WIB
Harga Minyak Turun Didorong Prospek Pembukaan Selat Hormuz
Harga minyak dunia turun akibat kemungkinan Selat Hormuz dibuka. [Suara.com/Iqbal]
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia turun pada Kamis akibat potensi pembukaan kembali Selat Hormuz melalui perundingan.
  • Perdana Menteri Qatar dijadwalkan ke Iran pada Kamis untuk merundingkan penghentian konflik di Timur Tengah.
  • Badan Informasi Energi AS melaporkan stok produk sulingan turun 2,2 juta barel pada pekan lalu.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia kembali terkoreksi pada perdagangan Kamis, melanjutkan tren pelemahan dalam beberapa hari terakhir. 

Penurunan ini dipicu oleh ekspektasi bahwa perundingan antara Iran dan Qatar dapat membuka kembali Selat Hormuz sehingga mengurangi gangguan pasokan akibat perang di Timur Tengah.

Mengutip dari Reuters, minyak mentah berjangka Brent turun 60 sen atau 0,7 persen menjadi 87,24 dolar AS per barel, mencatat pelemahan hari keempat berturut-turut.

Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 56 sen atau 0,7 persen ke 81,67 dolar AS per barel, yang merupakan pelemahan hari kelima.

Seorang sumber senior Iran pada Rabu menyebutkan bahwa Iran dan Oman tengah menyelesaikan rincian kesepakatan untuk mengelola Selat Hormuz. 

Hal ini menyusul pernyataan Garda Revolusi Iran terkait kesepakatan pembagian jalur air strategis tersebut.

Iran memperingatkan bahwa harga minyak dunia akan mencapai 200 dolar AS per Selat Hormuz yang berada di antara Iran, Qatar dan Uni Emirat Arab. [Google Maps]
Selat Hormuz yang berada di antara Iran, Qatar dan Uni Emirat Arab. [Google Maps]

Sebelum perang AS-Israel terhadap Iran meletus pada 28 Februari, Selat Hormuz dilewati oleh pengiriman minyak dan gas alam yang setara dengan sekitar seperlima dari total konsumsi global. 

Menurut data pelacakan kapal, upaya Iran untuk menutup jalur tersebut membuat aliran minyak anjlok hingga tersisa seperempat dari volume sebelum perang.

"Harga minyak mentah melemah karena prospek pembukaan kembali Selat Hormuz membaik di tengah perundingan yang berlangsung," kata Daniel Hynes, analis komoditas senior di ANZ. 

baca juga

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kekhawatiran atas kekurangan pasokan di pasar masih membayangi.

Perdana Menteri Qatar dijadwalkan bertolak ke Iran pada Kamis untuk memulai kembali perundingan diplomatik guna mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir enam bulan tersebut.

Di sisi lain, AS telah menghentikan serangannya terhadap Iran selama sekitar satu bulan dan beralih pada upaya tekanan ekonomi. Langkah ini meningkatkan ekspektasi investor akan meredanya gangguan pasokan di Teluk.

Namun, kesepakatan akhir masih menghadapi kendala. Tuntutan masing-masing negara untuk mengakhiri pertempuran masih jauh dari titik temu, dan Iran terus menargetkan kapal-kapal di Teluk untuk mempertahankan kendalinya. 

Pejabat Iran juga menegaskan bahwa selat tersebut tidak akan dibuka kecuali AS mematuhi kesepakatan gencatan senjata sementara yang sebelumnya dibuat pada bulan Juni.

Selain isu Selat Hormuz, Hynes juga menyoroti dampak perang Timur Tengah dan perang Rusia-Ukraina terhadap pasar diesel. Kerusakan pada sejumlah kilang di Timur Tengah dan Rusia telah memangkas ekspor dari wilayah-wilayah pemasok utama tersebut.

Ketatnya produksi diesel global ini tercermin pada data persediaan. Badan Informasi Energi AS (EIA) pada Rabu melaporkan stok produk sulingan (termasuk diesel dan minyak pemanas) turun 2,2 juta barel pada pekan yang berakhir 21 Agustus menjadi 103,4 juta barel. 

Ilustrasi fasilitas minyak mentah di mana harga mulai melonjak kembali. [Pexels].
Ilustrasi fasilitas minyak mentah. [Pexels]

Menurut Hynes, angka ini merupakan tingkat persediaan terendah yang pernah tercatat pada periode waktu ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Donald Trump Dikabarkan Deklarasikan Selat Hormuz Masuk Wilayah Amerika Serikat

Donald Trump Dikabarkan Deklarasikan Selat Hormuz Masuk Wilayah Amerika Serikat

Video | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Meski Diancam AS, Harga Minyak Naik Tipis

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Meski Diancam AS, Harga Minyak Naik Tipis

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Stok AS Melonjak, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen

Stok AS Melonjak, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Negosiasi Iran dan AS Buntu, Blokade Selat Hormuz Picu Kenaikan Harga Minyak

Negosiasi Iran dan AS Buntu, Blokade Selat Hormuz Picu Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Stabil di Tengah Eskalasi Serangan di Jalur Pelayaran Timur Tengah

Harga Minyak Stabil di Tengah Eskalasi Serangan di Jalur Pelayaran Timur Tengah

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Harga Minyak Turun Didorong Prospek Pembukaan Selat Hormuz

Harga Minyak Turun Didorong Prospek Pembukaan Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:09 WIB

Dentuman Keras Iringi Erupsi Lewotobi Laki-laki, Radius 5 Kilometer Disterilkan!

Dentuman Keras Iringi Erupsi Lewotobi Laki-laki, Radius 5 Kilometer Disterilkan!

Bali | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:09 WIB

Jelang Demo DPR, Harga Emas Antam Anjlok Lagi Jadi Rp2.723.000/Gram

Jelang Demo DPR, Harga Emas Antam Anjlok Lagi Jadi Rp2.723.000/Gram

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Labirin Birokrasi Mau Dipangkas,UMKM Tak Perlu Pusing Cari Layanan

Labirin Birokrasi Mau Dipangkas,UMKM Tak Perlu Pusing Cari Layanan

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:59 WIB

Gubernur Sulsel: Tidak Ada Kenaikan Pajak

Gubernur Sulsel: Tidak Ada Kenaikan Pajak

Sulsel | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:56 WIB

Misteri Jasad Bayi dalam Saluran Air Dekat Pasar Tugu Terungkap, Dibuang Ibu yang Malu

Misteri Jasad Bayi dalam Saluran Air Dekat Pasar Tugu Terungkap, Dibuang Ibu yang Malu

Lampung | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Perubahan Rute Transjakarta Selama Demo di Gedung DPR RI

Perubahan Rute Transjakarta Selama Demo di Gedung DPR RI

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:52 WIB

Ikan 'Kiamat' Terdampar di Pantai Pink Lombok, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Ikan 'Kiamat' Terdampar di Pantai Pink Lombok, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Bali | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!

Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!

Malang | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:44 WIB

FMN UI Serukan Demo di Istana Hari Ini, Bawa Sejumlah Tuntutan ke Pemerintah

FMN UI Serukan Demo di Istana Hari Ini, Bawa Sejumlah Tuntutan ke Pemerintah

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:43 WIB

×