- Renault India merilis varian Evolution+ dan transmisi manual baru untuk SUV Kiger pada 24 Juni 2026 mendatang.
- Pembaruan Renault Kiger di India menawarkan beragam fitur modern dan pilihan mesin dengan harga mulai 5,81 lakh.
- Pasar Indonesia kini kehilangan akses resmi Renault karena operasional dealer dan layanan servis telah ditutup sejak 2025.
Suara.com - Renault India baru saja memberikan kejutan besar bagi para pecinta otomotif dengan memperbarui lini SUV andalannya, Renault Kiger.
Kabar ini menarik perhatian karena Kiger kini hadir dengan varian baru yang lebih beragam, namun tetap mempertahankan harga yang sangat kompetitif di pasar India.
Menurut Motorbeam, Renault memperkenalkan varian Evolution+ dan opsi transmisi manual untuk tipe Techno Turbo.
Penambahan ini bertujuan untuk memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen yang mencari keseimbangan antara performa mesin dan kelengkapan fitur dengan budget terbatas.
Varian Evolution+ yang baru saja diluncurkan ini hadir dengan tiga kombinasi mesin dan transmisi yang berbeda.
Konsumen bisa memilih mesin bensin 1.0 liter naturally aspirated dengan tenaga 71 BHP atau mesin 1.0 liter turbocharged yang lebih bertenaga dengan 99 BHP.
Renault menyematkan berbagai fitur modern di varian ini, mulai dari kontrol iklim otomatis, tombol start/stop, hingga konektivitas nirkabel untuk Apple CarPlay dan Android Auto.
Selain itu, ada juga fitur pengaturan ketinggian kursi pengemudi dan material jok yang ditingkatkan agar lebih nyaman.
Hal yang paling mencolok tentu saja soal harganya. Di India, Renault Kiger dipasarkan mulai dari 5,81 lakh hingga yang termahal 10,35 lakh.
Jika dikonversikan ke dalam Rupiah, harga varian tertinggi Kiger tersebut hanya menyentuh angka sekitar Rp196,4 juta.
Angka ini tentu sangat menggoda karena setara dengan harga mobil LCGC di Indonesia, padahal Kiger secara spesifikasi dan fitur berada di kelas SUV compact yang siap menantang dominasi Toyota Raize.
Napak tilas Kiger di Indonesia

Melihat gebrakan di India tersebut, kita mungkin akan sedikit bernostalgia dengan momen kehadiran Renault Kiger di Indonesia beberapa tahun lalu.
Kala itu, Maxindo Renault Indonesia memboyong Kiger untuk bersaing langsung dengan Toyota Raize, Daihatsu Rocky, dan Nissan Magnite.
Kiger versi Indonesia hadir dengan desain SUV futuristis yang menonjolkan grille khas Renault dan lampu depan LED bertingkat yang sangat modern.
Tampilannya gagah dengan ground clearance setinggi 205 mm, sangat cocok untuk melibas berbagai kondisi jalanan tanah air.
Secara spesifikasi, Kiger yang sempat mengaspal di Indonesia hanya dibekali satu pilihan mesin, yaitu 1.000 cc turbo tiga silinder.
Mesin ini mampu memuntahkan tenaga 100 PS dan torsi 152 Nm yang disalurkan melalui transmisi CVT.
Fitur-fiturnya pun cukup mewah di kelasnya, seperti audio premium dari Arkamys 3D Auditorium, filter udara PM 2.5 yang bisa menyaring partikel mikro, hingga lampu kabin yang warnanya bisa berubah sesuai mode berkendara. Saat itu, Renault Kiger dibanderol dengan harga Rp279 juta OTR Jakarta.
Sayangnya, kemesraan Renault dengan pasar Indonesia harus berakhir pahit. Renault tampaknya sudah tidak lagi memiliki jejak operasional resmi di tanah air setelah sebelumnya sempat dipegang oleh Indomobil Group, Maxindo, hingga terakhir Prestige Motorcars.
Kini, merek asal Prancis ini tidak lagi tercatat sebagai anggota GAIKINDO dan operasional dealer-dealernya pun sudah tutup.