- Libur kenaikan kelas 2026 meningkatkan mobilitas masyarakat sehingga kemacetan lebih sering terjadi di berbagai ruas jalan.
- Berkendara dalam kondisi macet dapat membuat konsumsi bensin lebih boros dibandingkan saat melaju stabil.
- Simak tips menghemat bensin saat terjebak macet agar perjalanan tetap efisien selama libur sekolah.
Suara.com - Libur semester genap 2026 atau libur kenaikan kelas telah dimulai. Momen libur sekolah ini berlangsung mulai akhir Juni 2026 hingga awal Juli 2026.
Karena cukup panjang, liburan kenainkan kelas biasanya dimanfaatkan banyak keluarga untuk bepergian, baik ke tempat wisata maupun ke kampung halaman.
Meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa liburan sering kali berdampak pada kondisi lalu lintas di berbagai ruas jalan.
Kemacetan pun menjadi pemandangan yang umum terjadi, terutama di jalur menuju destinasi wisata atau pusat keramaian.
Selain menghabiskan waktu perjalanan, kondisi macet juga dapat membuat konsumsi bahan bakar kendaraan meningkat.
Kendaraan yang terlalu lama berhenti dan berjalan perlahan cenderung menggunakan lebih banyak bensin dibandingkan saat melaju dengan kecepatan stabil.
Karena itu, pengendara perlu menerapkan kebiasaan berkendara yang lebih efisien agar penggunaan bahan bakar tetap terkendali.
Langkah-langkah sederhana yang dilakukan selama perjalanan dapat membantu mengurangi pemborosan bensin meski terjebak kemacetan.
Simak sejumlah tips berikut agar perjalanan tetap nyaman tanpa membuat pengeluaran bahan bakar membengkak.
Tips Hemat Bahan Bakar saat Macet
![Pengendara terjebak kemacetan di Jakarta, Jumat (8/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/11/08/50902-macet-jakarta-kemacetan-jakarta-lalu-lintas-jakarta-ilustrasi-macet.jpg)
Kondisi stop-and-go saat macet dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar hingga 30–50 persen dibandingkan saat berkendara di jalan yang lancar.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara berkendara yang bisa menghemat bensin saat macet. Berikut tipsnya, dilansir dari Toyota Astra dan sumber lain:
1. Hindari Akselerasi dan Pengereman Mendadak
Saat arus lalu lintas mulai bergerak, injak pedal gas atau putar tuas gas secara bertahap. Akselerasi yang halus membuat mesin tidak membutuhkan suplai bahan bakar berlebih sehingga konsumsi bensin menjadi lebih hemat.
2. Jaga Kecepatan Tetap Stabil
Usahakan mempertahankan kecepatan yang stabil ketika kondisi jalan memungkinkan. Berkendara secara konstan membantu mengurangi frekuensi akselerasi berulang yang menjadi salah satu penyebab boros bahan bakar.
3. Beri Jarak Aman dengan Kendaraan di Depan
Menjaga jarak aman memungkinkan Anda membaca situasi lalu lintas lebih awal. Dengan begitu, Anda tidak perlu terlalu sering mengerem dan kembali berakselerasi, sehingga penggunaan bensin menjadi lebih efisien.
4. Gunakan Teknik Rolling jika Memungkinkan
Saat antrean kendaraan bergerak perlahan, biarkan kendaraan tetap menggelinding tanpa harus sering berhenti total selama kondisi aman.
Teknik ini membantu mengurangi kebutuhan akselerasi dari posisi diam yang cenderung menghabiskan lebih banyak bahan bakar.
![Pengendara terjebak kemacetan di Jakarta, Jumat (8/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/11/08/80980-macet-jakarta-kemacetan-jakarta-lalu-lintas-jakarta-ilustrasi-macet.jpg)
5. Matikan Mesin saat Berhenti Lama
Jika kendaraan diperkirakan berhenti lebih dari sekitar satu menit, misalnya di perlintasan kereta atau lampu lalu lintas yang panjang, mematikan mesin dapat menghemat bensin.
Namun, lakukan cara ini hanya ketika situasi benar-benar aman dan tidak mengganggu pengguna jalan lain.
6. Pastikan Tekanan Ban Sesuai Rekomendasi
Ban yang kurang angin meningkatkan hambatan gulir sehingga mesin harus bekerja lebih keras.
Memeriksa tekanan ban secara rutin dapat membantu menjaga efisiensi bahan bakar sekaligus meningkatkan keselamatan berkendara.
7. Kurangi Beban Kendaraan yang Tidak Diperlukan
Semakin berat beban kendaraan, semakin besar tenaga yang dibutuhkan mesin untuk bergerak.
Oleh karena itu, keluarkan barang-barang yang tidak diperlukan agar konsumsi bensin tetap lebih irit, terutama saat menghadapi kemacetan.
8. Lakukan Servis Kendaraan Secara Berkala
Perawatan rutin, seperti mengganti oli, membersihkan filter udara, dan memeriksa kondisi mesin, membantu menjaga performa kendaraan tetap optimal.
Kendaraan yang terawat akan bekerja lebih efisien sehingga konsumsi bahan bakarnya tetap terkendali meski sering digunakan di jalan macet.