Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian

Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:10 WIB
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
Ilustrasi mobil listrik. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia menunda pemberian insentif pajak mobil listrik hingga Agustus 2026 demi melakukan finalisasi regulasi terkait.
  • Skema insentif PPN DTP sebesar 40 hingga 100 persen diberikan berdasarkan tingkat kandungan nikel baterai kendaraan listrik.
  • Hyundai Motors Indonesia menunggu kepastian regulasi pemerintah untuk menjaga keberlangsungan ekosistem serta pertumbuhan pasar otomotif nasional.

Suara.com - Rencana pemberian insentif mobil listrik oleh pemerintah kembali menemui jalan buntu setelah mengalami penundaan. Langkah ini memicu reaksi dari pelaku industri otomotif termasuk PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) yang kini hanya bisa bersikap pasif menanti keputusan resmi.

Ketidakjelasan insentif mobil listrik ini dikhawatirkan dapat mengganggu ritme pasar yang sedang bertransformasi menuju era elektrifikasi di tanah air.

Chief Operating Officer HMID Fransiscus Soerjopranoto menyatakan bahwa perusahaan akan tetap mematuhi seluruh aturan yang diterbitkan otoritas terkait. Meskipun terdapat pergeseran jadwal ia menegaskan posisi Hyundai tetap mengikuti ritme kebijakan nasional demi menjaga keberlangsungan ekosistem kendaraan listrik.

"Kita hanya nunggu aturan dari pemerintah. Kalau kita ingin berjualan otomotif di Indonesia, ada dua kan, satu customer, satu lagi regulasi yang diterbitkan oleh pemerintah. Untuk regulasi sendiri kan kita selalu mengikuti aturan yang ditetapkan oleh pemerintah. Kita gak pernah komplain," ujar Soerjopranoto,  di Jakarta, Jumat (3 Juli 2026).

Ia menekankan bahwa dukungan regulasi yang kuat sangat krusial dalam mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Tanpa kepastian hukum para produsen akan menghadapi tantangan besar dalam menentukan langkah strategis untuk menjangkau konsumen di kota-kota besar secara maksimal.

"Harapannya tentunya, pastinya Indonesia bisa memberikan policy-policy atau kebijakan yang mendukung engine ataupun powertrain yang lebih ramah lingkungan," tambah Soerjo.

Berdasarkan informasi terbaru skema insentif yang awalnya ditargetkan berlaku mulai 1 Juli 2026 diperkirakan mundur hingga Agustus mendatang. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa pembahasan regulasi masih dalam tahap finalisasi. Pemerintah sendiri telah menyiapkan kuota insentif untuk 100 ribu unit mobil listrik melalui skema Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah atau PPN DTP dengan besaran 40 persen hingga 100 persen.

Besaran nilai potongan pajak tersebut akan sangat bergantung pada tingkat kandungan nikel dalam baterai masing-masing kendaraan. Kepastian regulasi ini menjadi faktor penentu utama daya beli masyarakat karena mampu menekan harga jual mobil listrik secara signifikan di pasar domestik. Para pelaku industri kini menanti keseriusan pemerintah dalam mengeksekusi kebijakan tersebut guna menghindari kelesuan pasar otomotif nasional.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional

Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:10 WIB

Strategi Hyundai Redam Dominasi Mobil China Lewat Jajaran Produk Baru

Strategi Hyundai Redam Dominasi Mobil China Lewat Jajaran Produk Baru

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:48 WIB

Bocoran Spesifikasi dan Harga Leapmotor B10 yang Segera Melantai di GIIAS 2026

Bocoran Spesifikasi dan Harga Leapmotor B10 yang Segera Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:53 WIB

Terkini

Anak Usaha GGRM Resmi Kelola Bandara Dhoho, Skema KSO Angkasa Pura berakhir

Anak Usaha GGRM Resmi Kelola Bandara Dhoho, Skema KSO Angkasa Pura berakhir

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:37 WIB

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus  Rp100 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:35 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:07 WIB

×