Isuzu Catatkan Produksi 300 Ribu Unit di Tengah Ketatnya Persaingan Kendaraan Komersial Tanah Air

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 20 Juli 2026 | 16:07 WIB
Isuzu Catatkan Produksi 300 Ribu Unit di Tengah Ketatnya Persaingan Kendaraan Komersial Tanah Air
Proses produksi di pabrik Isuzu Karawang. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
baca 10 detik
  • PT Isuzu Astra Motor Indonesia berhasil memproduksi 300.000 unit kendaraan di pabrik Karawang sejak tahun 2015 hingga 2026.
  • Pencapaian ini memperkuat peran perusahaan dalam mendukung industrialisasi nasional melalui peningkatan TKDN dan penyerapan 884 tenaga kerja lokal.
  • Pabrik Isuzu di Karawang telah menjadi basis manufaktur global yang mengekspor produknya ke 25 negara sejak tahun 2019.

Suara.com - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mencatatkan tonggak sejarah baru melalui pencapaian produksi 300.000 unit kendaraan di Isuzu Karawang Plant. Prestasi ini berhasil diraih dalam kurun waktu satu dekade sejak pabrik mulai beroperasi pada tahun 2015 sekaligus menjadi bukti konsistensi Isuzu dalam menghadirkan kendaraan komersial berkualitas global.

Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia Masayasu Hideshima menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan Isuzu bersama para mitra bisnis yang telah mendukung perjalanan perusahaan selama sepuluh tahun terakhir.

"Pencapaian produksi 300.000 unit di Isuzu Karawang Plant merupakan tonggak penting dalam perjalanan PT Isuzu Astra Motor Indonesia. Sejak mulai beroperasi pada tahun 2015, pabrik ini telah berkembang menjadi fasilitas manufaktur berstandar global yang menjadi kebanggaan Indonesia sekaligus bagian penting dari jaringan produksi Isuzu dunia," ujar Hideshima, di Karawang, Senin (20/7/2026).

Pencapaian ini menjadi refleksi nyata Isuzu sebagai spesialis kendaraan komersial dalam menggerakkan roda ekonomi riil di Indonesia. Selain berkontribusi pada industrialisasi nasional, Isuzu terus meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri atau TKDN pada setiap produknya. Saat ini TKDN untuk Isuzu Traga mencapai 46,45 persen, Isuzu ELF sebesar 33,04 persen, dan Isuzu GIGA menyentuh angka 38,07 persen.

Tingginya penggunaan komponen lokal ini memberikan dampak berganda bagi masyarakat mulai dari penyediaan lapangan kerja bagi 884 karyawan hingga transfer teknologi bagi vendor lokal. Selain memproduksi merek Isuzu, pabrik di Karawang ini juga dipercaya merakit kendaraan UD Trucks seperti UD Quester dan UD Kuzer untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Sebagai fasilitas manufaktur kelas dunia, Isuzu Karawang Plant tidak hanya fokus pada pasar dalam negeri. Sejak tahun 2019, Isuzu Indonesia telah aktif melakukan ekspor ke 25 negara tujuan termasuk Jepang, Afrika Selatan, Filipina, hingga Panama.

Proses produksi di pabrik Isuzu Karawang. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
Proses produksi di pabrik Isuzu Karawang. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)

"Kepercayaan pelanggan, dukungan pemerintah, para pemasok, dealer, serta dedikasi seluruh karyawan menjadi pondasi utama yang memungkinkan kami mencapai pencapaian ini. Kami akan terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing manufaktur nasional, memperbesar kontribusi ekspor, serta menghadirkan kendaraan komersial yang mampu menjadi mitra bisnis terbaik bagi pelanggan di Indonesia maupun pasar global," tutup Hideshima.

Ke depan Isuzu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas produksi guna menyambut regulasi standar emisi yang semakin ketat melalui pengembangan teknologi yang lebih ramah lingkungan. Fasilitas produksi ini kini semakin memperkokoh posisinya sebagai basis manufaktur global yang siap mendukung berbagai sektor bisnis di pasar internasional.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga

Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:50 WIB

Bukan Sekadar Mobil Pikap Ternyata Isuzu Traga Bisa Disulap Jadi Bus Penumpang

Bukan Sekadar Mobil Pikap Ternyata Isuzu Traga Bisa Disulap Jadi Bus Penumpang

Otomotif | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:52 WIB

Sikat sebelum Kehabisan! Ini 5 Mobil Bekas 7 Seater di Bawah 70 Juta yang Paling Bandel

Sikat sebelum Kehabisan! Ini 5 Mobil Bekas 7 Seater di Bawah 70 Juta yang Paling Bandel

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 14:38 WIB

Terkini

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

News | Senin, 02 November 2026 | 19:37 WIB

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 19:36 WIB

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

News | Senin, 02 November 2026 | 19:33 WIB

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

News | Senin, 02 November 2026 | 19:29 WIB

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:25 WIB

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

News | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

×