Apakah Pajak Mobil Listrik Masih Murah? Ini 5 Rekomendasinya

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 23 Juli 2026 | 11:04 WIB
Apakah Pajak Mobil Listrik Masih Murah? Ini 5 Rekomendasinya
BYD Atto 1 dan Seres E1. (Suara.com/Gemini AI)
baca 10 detik
  • Pemerintah menerbitkan Permendagri Nomor 11 Tahun 2026 yang berlaku sejak 1 April 2026 mengenai pencabutan pembebasan otomatis pajak daerah untuk kendaraan listrik.
  • Pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk memberikan insentif pengurangan atau pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor hingga seratus persen bagi pemilik kendaraan listrik.
  • Pasar mobil bekas menyediakan berbagai pilihan kendaraan listrik terjangkau seperti DFSK Seres E1 dan Wuling Air EV untuk masyarakat.

Suara.com - Akhir-akhir ini muncul kegalauan baru di tengah masyarakat terkait adanya skema pajak terbaru mobil listrik yang mulai berlaku di tahun 2026.

Banyak yang bertanya-tanya, apakah mobil listrik masih tetap ekonomis jika beban pajaknya berubah?

Kebingungan ini wajar terjadi karena informasi mengenai aturan baru sering kali terasa teknis dan membingungkan bagi calon pembeli.

Menjawab keraguan tersebut, kita perlu menengok aturan terbaru yang dikeluarkan pemerintah.

Wewenang menaikan pajak mobil listrik ada di tangan gubernur

Berdasarkan informasi dari laman Pajakku, skema perpajakan kendaraan listrik telah mengalami perubahan signifikan melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 11 Tahun 2026 yang berlaku efektif sejak 1 April 2026.

Aturan ini menegaskan bahwa kendaraan listrik tidak lagi otomatis mendapatkan pembebasan pajak daerah seperti sebelumnya.

Dalam salah satu poin krusialnya, Permendagri tersebut menyatakan bahwa mobil listrik kini masuk ke dalam objek pajak yang setara dengan kendaraan konvensional.

"Kendaraan listrik tidak lagi disebut sebagai objek yang dikecualikan dari pajak. Artinya, kendaraan listrik kini diperlakukan sama seperti kendaraan konvensional dalam hal kewajiban pajak daerah," tulis situs mitra resmi Direktorat Jendral Pajak tersebut.

Opsi mobil bekas dengan harga terjangkau

Meskipun demikian, Anda tidak perlu langsung berkecil hati, karena pemerintah daerah masih diberikan kewenangan untuk memberikan insentif berupa pembebasan atau pengurangan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) hingga 100 persen tergantung kebijakan wilayah masing-masing.

baca juga

Jika Anda tetap ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan dengan budget yang lebih terjaga, melirik pasar mobil bekas adalah langkah yang cerdas.

Berikut adalah 5 rekomendasi mobil listrik bekas yang ramah di kantong dengan spesifikasi yang masih sangat mumpuni untuk kebutuhan harian:

1. DFSK Seres E1

Mobil Listrik SERES E1 Dari PT Sokonindo Automobile. (Foto: SUARA.com/Manuel Jeghesta)
Mobil Listrik SERES E1 Dari PT Sokonindo Automobile. (Foto: SUARA.com/Manuel Jeghesta)

Ini adalah salah satu opsi termurah yang bisa Anda temukan di pasar saat ini, sangat ideal untuk mobilitas jarak dekat di dalam kota.

  • Harga Bekas: Mulai Rp89 juta hingga Rp130 juta.
  • Jarak Tempuh: 180 sampai 220 km.
  • Tenaga dan Torsi: 25-30 kW dengan torsi mencapai 100 Nm.

2. Wuling Air EV

Mobil listrik Wuling Air EV. [Wuling]
Mobil listrik Wuling Air EV. [Wuling]

Mobil mungil yang sempat menjadi primadona ini masih sangat dicari karena kemudahan parkir dan biaya operasionalnya yang rendah.

  • Harga Bekas: Mulai Rp95 juta hingga Rp160 jutaan tergantung varian.
  • Jarak Tempuh: 200 sampai 300 km tergantung kapasitas baterai.
  • Tenaga dan Torsi: 30 kW (40 hp) dengan torsi 110 Nm.

3. BYD Atto 1

BYD Seagull a.k.a BYD Atto 1. (Drive Place)
BYD Seagull a.k.a BYD Atto 1. (Drive Place)

Bagi Anda yang menginginkan kualitas build yang lebih premium dalam bentuk SUV mungil, mobil ini adalah jawabannya.

  • Harga Bekas: Mulai Rp150 juta hingga Rp225 juta.
  • Jarak Tempuh: 300 sampai 380 km.
  • Tenaga dan Torsi: 55 kW (73 hp) dengan torsi 135 Nm.

4. Neta V

Test Drive Mobil Listrik Neta V di Semarang, Jawa Tengah. (Suara.com/Manuel Jeghesta)
Test Drive Mobil Listrik Neta V di Semarang, Jawa Tengah. (Suara.com/Manuel Jeghesta)

SUV ini menawarkan keunggulan pada jarak tempuhnya yang cukup jauh dibandingkan pesaing di kelas harga yang sama.

  • Harga Bekas: Mulai Rp150 juta hingga Rp250 juta.
  • Jarak Tempuh: 380 sampai 401 km.
  • Tenaga dan Torsi: 70 kW (94 hp) dengan torsi 150 Nm.

5. Hyundai Ioniq Electric

Hyundai IONIQ electric yang baru saja meluncur di Tanah Air (6/11/2020) [PT Hyundai Motors Indonesia].
Hyundai IONIQ electric. [PT Hyundai Motors Indonesia].

Dikenal karena kenyamanan dan efisiensinya yang sudah teruji, mobil ini cocok untuk Anda yang menginginkan sensasi berkendara sedan listrik yang matang.

  • Harga Bekas: Mulai Rp195 juta.
  • Jarak Tempuh: Sekitar 250 sampai 300 km pada penggunaan nyata.
  • Tenaga dan Torsi: 100 kW (134 hp) dengan torsi melimpah mencapai 295 Nm.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta atau Mitos? Kupas Tuntas Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Beralih ke Kendaraan Listrik

Fakta atau Mitos? Kupas Tuntas Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Beralih ke Kendaraan Listrik

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:18 WIB

Wuling Aira EV Hype di Medsos, Mending Mana sama Atto 1?

Wuling Aira EV Hype di Medsos, Mending Mana sama Atto 1?

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:51 WIB

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:17 WIB

Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun

Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:33 WIB

Ada Rupa Ada Harga, Changan Ogah Ikut Tren 'Perang Harga' Mobil Listrik di Indonesia

Ada Rupa Ada Harga, Changan Ogah Ikut Tren 'Perang Harga' Mobil Listrik di Indonesia

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:15 WIB

Terkini

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:44 WIB

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×