-
Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 Aa Juju mogok akibat aki soak.
-
Penyebab aki mobil listrik soak diduga karena kebiasaan parkir paralel.
-
Fitur kelistrikan mobil listrik tetap menyedot daya aki saat netral.
Suara.com - Unggahan influencer sekaligus food vlogger, Aa Juju soal keluhannya pada mobil listrik Hyundai Ioniq 5 tengah menjadi perhatian publik.
Sebab, mobil listrik Hyundai Ioniq 5 yang dibelinya secara cash senilai Rp800 jutaan justru mengalami banyak masalah.
Masalah yang dialami Aa Juju mulai dari mobil yang tidak bisa pakai fitur fast charging, mobil tidak bisa dinyalakan hingga aki mobil listrik soak dan harus diganti.
Setelah mengundang teknisi ketika mobilnya tak bisa nyala, Aa Juju baru mengetahui aki mobilnya yang masih baru itu soak dan harus diganti.
Teknisi juga menjelaskan pada Aa Juju bahwa penyebab aki soak itu akibat kebiasaannya parkir paralel.
Sebab, teknisi tak pernah menyarankan mobil listrik tersebut diparkir paralel dalam waktu lama.
Paadahal, sebelum membelinya Aa Juju mengaku selalu menekankan bahwa dirinya membutuhkan mobil yang bisa parkir paralel dan sales menyebut mobil Hyundai Ioniq 5 itu salah satu yang aman diparkir paralel.
Lantas, benarkah mobil listrik (EV) yang parkir paralel bisa menyebabkan aki soak? Simak ulasannya berikut ini.
Berdasarkan keterangan teknisi yang memperbaiki mobil Aa Juju tersebut, terungkap fakta bahwa aki 12 volt (aki kecil) pada mobil tersebut sudah habis atau soak.
Pihak mekanik menyebut bahwa fitur kelistrikan seperti Bluelink tetap bekerja mengirim data saat mobil diparkir dalam posisi paralel (gigi netral).
Hal inilah yang dituding menjadi biang kerok'] tersedotnya daya aki hingga habis.
Penjelasan Ahli Soal Parkir Paralel untuk Mobil Listrik
Menanggapi isu yang tengah viral tersebut, influencer otomotif yang kerapmengulas mobil listrik, Jason Nathaniel, ikut memberikan pencerahan.
Menurutnya, mobil listrik memang bisa diparkir paralel, tapi ada syarat dan ketentuan yang berlaku.
"Mobil EV biasanya sudah ada fitur untuk menetralkan mobil saat parkir. Tapi, sadar tidak biasanya nama pengaturannya itu towing mode, tow away mode, atau trailer mode," ujar Jason dalam unggahan Instagram-nya.
Ia menjelaskan bahwa meskipun ada beberapa mobil yang memiliki Neutral Parking Mode, fitur tersebut sebenarnya dirancang untuk kebutuhan singkat, seperti saat mobil hendak diderek (towing).
"Memang tidak disarankan untuk jangka panjang. Setelah itu harus dikembalikan ke posisi P (Park) lagi," tambahnya.
Lebih lanjut, Jason menjelaskan bahwa saat mobil listrik berada di posisi netral, sistem DC Converter yang bertugas mengisi daya aki 12 volt dari baterai besar bisa terganggu kinerjanya.
Sistem ini berbeda-beda pada setiap merek mobil. Ada mobil yang tetap mengisi daya aki kecil meski di posisi netral,tapi banyak juga yang berhenti mengisi daya jika tidak dalam mode yang tepat.
"Pastinya harus cek buku manualnya dulu. Yang pasti, kalau EV kita dalam kondisi ON, Utility Mode, atau Showroom Mode, biasanya aki kecil masih bisa dicas secara normal," jelas Jason.
Tips Aman Parkir Mobil Listrik
Belajar dari kasus Aa Juju, para pemilik mobil listrik disarankan untuk memperhatikan hal-hal berikut saat parkir.
- Baca Buku Manual: Pahami prosedur parkir paralel yang benar sesuai spesifikasi pabrikan.
- Jangan Terlalu Lama: Hindari meninggalkan mobil dalam posisi netral untuk waktu yang sangat lama jika sistem tidak mendukung pengisian aki 12V di posisi tersebut.
- Gunakan Utility Mode: Jika harus berhenti lama dengan kondisi alat elektronik menyala, pastikan masuk ke mode yang aman bagi aki.