Pemotor Dianjurkan Pakai Kacamata Khusus dan Masker N95 untuk Hadapi Abu Vulkanik

Cesar Uji Tawakal

Minggu, 06 September 2026 | 17:32 WIB
Pemotor Dianjurkan Pakai Kacamata Khusus dan Masker N95 untuk Hadapi Abu Vulkanik
Ilustrasi kacamata anti debu. (Pexels/Brahmbhatt)
baca 10 detik
  • Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi menerus sejak September 2026 dan menyebarkan hujan abu vulkanik abrasif.
  • Pengendara motor wajib memakai kacamata pelindung khusus rapat tanpa ventilasi samping dan menghindari penggunaan lensa kontak.
  • Pemotor juga harus menggunakan masker respirator N95 serta pakaian pelindung tubuh lengkap untuk mencegah iritasi.

Suara.com - Aktivitas vulkanik di Indonesia belakangan ini sedang mengalami peningkatan yang cukup masif. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang terus menunjukkan aktivitas tinggi dan bertahan pada status Level III atau Siaga.

Gunung ini dilaporkan mengalami erupsi menerus dengan jenis letusan strombolian—yaitu letusan yang memancarkan pancuran lava pijar ringan disertai suara dentuman keras—sejak awal September 2026.

Dampaknya, hujan abu vulkanik intensif menyebar luas ke perairan Selat Sunda hingga wilayah Lampung. Bahkan, sisa-sisa abu tipis juga mulai membayangi langit Jakarta dan sekitarnya.

Pengendara Motor Wajib Waspada

Penggunaan Kaca Mata Khusus Sangat Dianjurkan

Ilustrasi kacamata anti debu. (Pexels/Cotton Bro)
Ilustrasi kacamata anti debu. (Pexels/Cotton Bro)

Bagi pengendara sepeda motor atau pemotor, situasi ini menjadi tantangan berat yang sangat membahayakan keselamatan di jalan raya.

Pemotor adalah kelompok pengguna jalan yang paling rentan karena langsung terpapar udara luar tanpa pelindung kabin kendaraan.

Paparan debu letusan ini tidak bisa dianggap sepele karena karakteristiknya yang jauh berbeda dari debu jalanan biasa.

Pusat Geografi Nasional Amerika Serikat menjelaskan bahwa abu vulkanik sebenarnya adalah tephra, istilah ilmiah untuk semua material padat yang disemburkan oleh gunung berapi ke udara.

Abu ini terbentuk dari serpihan kecil batu bergerigi tajam, mineral, dan serpihan kaca vulkanik yang sangat keras.

Berbeda dengan abu pembakaran kayu yang bertekstur lembut, abu vulkanik bersifat sangat abrasif. Istilah abrasif ini merujuk pada sifat bahan yang sangat kasar, keras, tajam, dan dapat mengikis atau merusak permukaan objek lain melalui gesekan langsung.

baca juga

Selain itu, abu vulkanik juga tidak dapat larut di dalam air. Jika terhirup atau mengenai mata pemotor saat berkendara dengan kecepatan tinggi, efeknya bisa sangat merusak fisik organ tubuh.

Untuk melindungi penglihatan saat menembus hujan abu, pemotor sangat tidak disarankan hanya mengandalkan kacamata hitam biasa atau kaca helm (visor) yang longgar.

Perlindungan mata yang wajib digunakan adalah kacamata pelindung khusus berjenis kacamata google tanpa ventilasi samping (goggles without side vents).

Spesifikasi rapat tanpa lubang samping ini krusial agar partikel abu mikroskopis tidak menyusup dari sela-sela kacamata akibat terpaan angin kencang saat berkendara.

Hindari Pakai Softlens

Pakar kesehatan juga memberikan peringatan keras bagi pemotor yang biasa menggunakan lensa kontak atau softlens. Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) sangat melarang penggunaan lensa kontak selama paparan abu vulkanik terjadi.

Hal ini dikarenakan partikel abu vulkanik yang tajam dapat menyelinap dan terjebak di belakang lensa kontak, yang kemudian akan menggesek kornea mata dan berisiko tinggi memicu luka atau kerusakan permanen pada mata.

Masker Khusus untuk Lindungi Paru-Paru

Jenis Masker N95. (Pexels)
Jenis Masker N95. (Pexels)

Selain mata, organ pernapasan adalah benteng krusial yang wajib dilindungi. Pemotor sering kali salah kaprah dengan memakai masker kain tipis atau masker debu biasa di jalanan.

Asosiasi Paru-paru Amerika (American Lung Association) secara tegas menyatakan:

"Masker debu biasa, yang dirancang untuk menyaring partikel besar, tidak akan membantu karena masker tersebut tetap membiarkan partikel kecil yang lebih berbahaya melewatinya".

Oleh karena itu, spesifikasi masker respirator yang wajib dipakai pemotor adalah masker N95 yang telah mendapatkan sertifikasi resmi dari NIOSH.

Respirator merupakan alat pelindung pernapasan khusus yang dirancang dengan kerapatan tinggi untuk menyaring partikel berbahaya di udara.

Saat menggunakan masker N95, pemotor wajib memastikan bahwa masker terpasang dengan sangat rapat dan menempel sempurna (sealed tightly) di wajah tanpa ada celah udara sedikit pun.

Jika terpaksa menggunakan masker dengan filter HEPA (penyaring partikel udara berefisiensi sangat tinggi), Anda harus ekstra hati-hati karena jenis ini cenderung sulit disesuaikan dengan bentuk wajah dan dapat membuat pemotor merasa lebih sesak atau sulit bernapas saat berkendara.

Jangan Lupa Lindungi Kulit

Jaket kulit pemotor dengan fitur airbag. (rideapart.com)
Jaket kulit pemotor dengan fitur airbag. (rideapart.com)

Sebagai perlindungan tambahan yang tidak kalah penting, lindungi juga kulit Anda dari iritasi akibat sifat korosif debu vulkanik.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyarankan pemotor untuk selalu mengenakan pakaian pelindung luar yang menutupi seluruh tubuh.

Kenakan jaket lengan panjang, celana panjang tebal, serta alas kaki yang kokoh seperti sepatu bot kulit guna meminimalkan paparan abu langsung ke kulit yang dapat menyebabkan gatal-gatal dan peradangan.

Dengan persiapan matang dan alat pelindung yang tepat, perjalanan berkendara di tengah ancaman abu vulkanik Anak Krakatau akan menjadi jauh lebih aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Presiden Prabowo Buka Suara: Semoga Allah SWT Berikan Perlindungan

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Presiden Prabowo Buka Suara: Semoga Allah SWT Berikan Perlindungan

News | Minggu, 06 September 2026 | 17:19 WIB

Singapore Airlines Kena Imbas Erupsi Anak Gunung Krakatau, Batalkan 19 Penerbangan ke Jakarta

Singapore Airlines Kena Imbas Erupsi Anak Gunung Krakatau, Batalkan 19 Penerbangan ke Jakarta

News | Minggu, 06 September 2026 | 16:44 WIB

Tanpa Tsunami dan Korban Jiwa, Kenapa Erupsi Anak Krakatau Tetap Bisa Lumpuhkan Indonesia?

Tanpa Tsunami dan Korban Jiwa, Kenapa Erupsi Anak Krakatau Tetap Bisa Lumpuhkan Indonesia?

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 16:36 WIB

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Singapore Airlines Batalkan 18 Penerbangan Jakarta

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Singapore Airlines Batalkan 18 Penerbangan Jakarta

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 16:35 WIB

Abu Vulkanik Menyebar ke Jakarta, Transjakarta Setop Lift dan Eskalator di Seluruh Halte

Abu Vulkanik Menyebar ke Jakarta, Transjakarta Setop Lift dan Eskalator di Seluruh Halte

News | Minggu, 06 September 2026 | 16:31 WIB

Terkini

41 Penerbangan di Kualanamu Dibatalkan Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

41 Penerbangan di Kualanamu Dibatalkan Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Sumut | Minggu, 06 September 2026 | 17:27 WIB

Keracunan MBG Berulang, Komnas HAM Minta SPPG Dievaluasi

Keracunan MBG Berulang, Komnas HAM Minta SPPG Dievaluasi

Video | Minggu, 06 September 2026 | 17:26 WIB

3 Pilihan HP Realme RAM 8 GB Memori 256 GB, Spek Kencang untuk Bujet Rp3 Juta

3 Pilihan HP Realme RAM 8 GB Memori 256 GB, Spek Kencang untuk Bujet Rp3 Juta

Tekno | Minggu, 06 September 2026 | 17:23 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Presiden Prabowo Buka Suara: Semoga Allah SWT Berikan Perlindungan

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Presiden Prabowo Buka Suara: Semoga Allah SWT Berikan Perlindungan

News | Minggu, 06 September 2026 | 17:19 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya

Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 17:18 WIB

Punya Rumah di Jogja, Mimpi yang Makin Mahal bagi Gen Z

Punya Rumah di Jogja, Mimpi yang Makin Mahal bagi Gen Z

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 17:16 WIB

Sedang Berlangsung! Link Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Australia: Garuda Muda Unggul 1-0

Sedang Berlangsung! Link Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Australia: Garuda Muda Unggul 1-0

Bola | Minggu, 06 September 2026 | 17:02 WIB

Belanja 9.9 di Lazada Pakai Kartu BRI Dapat Diskon 12%, Cek Syaratnya!

Belanja 9.9 di Lazada Pakai Kartu BRI Dapat Diskon 12%, Cek Syaratnya!

Bri | Minggu, 06 September 2026 | 16:58 WIB

Bedah Duel Premier League: Arsenal Kokoh Tanpa Kebobolan, Chelsea Rawan di Lini Belakang

Bedah Duel Premier League: Arsenal Kokoh Tanpa Kebobolan, Chelsea Rawan di Lini Belakang

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 16:55 WIB

Link Streaming dan Head to Head Persib Bandung vs PSM Makassar Malam Ini

Link Streaming dan Head to Head Persib Bandung vs PSM Makassar Malam Ini

Bola | Minggu, 06 September 2026 | 16:52 WIB

×